CIBINONG, MPI – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan camat adalah ujung tombak sekaligus perwakilan langsung Bupati di tingkat kecamatan, yang memegang peranan sentral agar program pemerintah berjalan efektif dan manfaat pelayanan publik dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Rudy saat memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh Camat se-Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Aula Soekarno-Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin (13/7) malam.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat sinergi antara Pemkab Bogor dengan pemerintah kecamatan, guna mempercepat laju pembangunan, meningkatkan mutu pelayanan publik, serta merampungkan berbagai persoalan kewilayahan secara terpadu.
Dalam arahannya, Rudy menekankan camat bukan sekadar pelaksana tugas administratif, melainkan pemimpin di wilayah yang wajib menggerakkan pembangunan, menampung aspirasi warga, dan menghadirkan solusi nyata atas setiap permasalahan yang muncul.
“Camat adalah kepanjangan tangan Bupati di lapangan. Harus menjadi motor penggerak pembangunan, memastikan program berjalan sesuai rencana, dan selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” tegas Rudy.
Keberhasilan pembangunan Kabupaten Bogor sangat bergantung pada kemampuan para camat menjalin kerja sama dengan seluruh unsur pemerintahan, Forkopimcam, kepala desa, lurah, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan di wilayahnya masing-masing.
Pada kesempatan itu, para camat juga menyampaikan berbagai kondisi lapangan dan tantangan yang dihadapi, mulai dari urusan infrastruktur, penataan ruang, pengelolaan lingkungan, pelayanan masyarakat, hingga pengelolaan aset daerah.
Merespons beragam masukan tersebut, Rudy menjamin Pemkab Bogor akan terus mempercepat pelaksanaan program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Salah satunya adalah pembangunan Jalan Sirnagalih yang menjadi aspirasi masyarakat dan akan segera direalisasikan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong percepatan pembangunan Jalan Khusus Angkutan Tambang di kawasan Parung Panjang–Rumpin–Cigudeg, penyelesaian ruas jalan strategis, Jalan Citeureup–Sukamakmur, Jalan Transyogi–Sukaresmi, serta kelanjutan pembangunan Jalan Bomang yang akan dilengkapi flyover pada tahun mendatang.
Di sektor pendidikan, Pemkab Bogor berkomitmen memperluas pemerataan akses pendidikan lewat pembangunan sekolah unggulan, sekolah terintegrasi SD dan SMP, serta Sekolah Rakyat di Jasinga yang merupakan bagian dari program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia.
Sementara untuk bidang kesehatan, ditargetkan capaian Universal Health Coverage (UHC) 100 persen agar seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Pembangunan ruang publik juga akan terus diperkuat lewat pembangunan sport center, universitas, dan alun-alun di sejumlah kecamatan, sebagai wadah interaksi warga sekaligus penggerak roda ekonomi daerah.
Rudy mengingatkan para camat untuk menjadi agen perubahan di wilayahnya dengan langkah yang terukur, kolaboratif, dan membawa dampak nyata. Setiap pembangunan harus mampu memberi manfaat menyeluruh, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong menjaga Kabupaten Bogor sebagai rumah bersama. Penataan lingkungan, kebersihan, hingga penyelesaian masalah kewilayahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan tetap mengutamakan aturan dan kepentingan masyarakat luas.
“Persatuan adalah kekuatan terbesar kita. Dengan semangat kebersamaan, mari bergerak bersatu mewujudkan Kabupaten Bogor yang semakin maju, nyaman, dan istimewa bagi seluruh warga,” ujarnya.
Melalui rapat ini, Pemkab Bogor kembali mempertegas komitmen menjadikan camat sebagai ujung tombak pembangunan dan perwakilan Bupati di wilayah, agar setiap kebijakan berjalan lebih efektif, responsif, dan bermanfaat nyata demi terwujudnya visi Bogor Istimewa dan Gemilang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, jajaran Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, para Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh Camat se-Kabupaten Bogor.
Red




