Bogor Timur Siapkan Lahan 56 Hektare untuk Ibu Kota Baru

Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji mengatakan, Pemkab Bogor sedang menyiapkan lahan seluas 50 hektare untuk kompleks Pemerintahan Kabupaten Bogor Timur.

KAB. BOGOR, MPI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai menyiapkan pembentukan Kabupaten Bogor Barat pada 2025. Sementara itu, persiapan pembentukan Kabupaten Bogor Timur dijadwalkan dimulai pada 2026.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor, Bambam Setia Aji, menyampaikan bahwa Pemkab Bogor telah menyiapkan lahan seluas 56 hektare di dua kecamatan, yakni Sukamakmur dan Jonggol. Lahan tersebut akan menjadi lokasi kompleks perkantoran pemerintahan sekaligus calon ibu kota Kabupaten Bogor Timur.

Baca juga:  Idul Adha 1447 H: PWRI Bogor Raya Sembelih Sapi Bantuan Bupati Bogor

“Lahan seluas 56 hektare di Sukamakmur dan Jonggol sudah kami siapkan untuk kompleks pemerintahan Kabupaten Bogor Timur,” ujar Bambam Setia Aji kepada media, Pada Senin, (29/12).

Menurut Bambam, pada 2026 lahan tersebut akan melalui proses cut and fill. Setelah itu, Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum akan membangun infrastruktur jalan menuju kawasan calon ibu kota. Pembangunan kompleks pemerintahan akan dilakukan secara bertahap, seiring dengan kebutuhan dan kesiapan daerah.

Baca juga:  Rudy Susmanto Tegaskan Perbaikan Pendidikan Harus Dimulai Dari Ruang Kelas

Ia menegaskan bahwa pembukaan lahan baru untuk kompleks pemerintahan Kabupaten Bogor Timur akan tetap mengedepankan harmonisasi dengan lingkungan hidup. Setiap lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) yang dialihfungsikan akan diganti dengan lahan pengganti yang luasnya tiga kali lebih besar.

“Kami tidak ingin pembangunan justru merusak lingkungan atau menimbulkan masalah di kemudian hari. Jika ada LP2B yang berubah fungsi, maka harus diganti tiga kali lipat atau titiknya digeser,” jelasnya.

Baca juga:  Musim Kemarau Ancam Kekeringan, Aktivitas Geothermal Jadi Sorotan

Dengan langkah ini, Pemkab Bogor berupaya memastikan bahwa pembangunan ibu kota Kabupaten Bogor Timur tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.[ATS]

 

Red

Latest

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...

Dugaan Sarang Prostitusi Online Berkedok “Kontrakan Reformasi” di Gunung Putri Resahkan Warga

GUNUNG PUTRI | MATA PENA INDONESIA - Sebuah bangunan indekos dua lantai bernama Kontrakan Reformasi yang berlokasi di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten...