Wamen Desa Apresiasi Kepemimpinan Prabowo: Pemerintah Hadir untuk Kesejahteraan Rakyat

CIBINONG, MPI – Wakil Menteri pembangunan desa tertinggal (WAMENDES PDT) riza patria menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai konsisten mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri acara Silaturahmi dan Diskusi Publik yang digelar Barisan Penggerak Supremasi Sipil (BAPERSIL) di Kopi Bento, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin sore (12/1).

Baca juga:  Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Sunda

Dalam keterangannya, Wamen menegaskan bahwa seluruh program pemerintah di bawah arahan Presiden bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat kecil di pedesaan.

“Program MBG, sekolah gratis, sekolah unggulan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penyediaan smart board—semuanya dirancang untuk kepentingan masyarakat,” ujar wamendes

Selain itu, ia menyoroti keberhasilan sektor pangan, terutama dalam hal pembelian hasil panen petani dengan harga yang layak.

Baca juga:  Polsek Sukamakmur Kab Bogor Terima Laporan Dugaan Penipuan dan Penggelapan oleh Mantan Ketua DKM Masjid Al-Anshori

“Sekarang rakyat tersenyum, petani senang. Panen mereka dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram. Ini belum pernah terjadi sebelumnya,” ungkapnya.

Wamen juga menekankan bahwa Indonesia telah mencapai cadangan beras tertinggi dalam sejarah, sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Tidak hanya beras, komoditas lain juga sedang diupayakan agar tidak bergantung pada impor,” tegasnya.

Baca juga:  Silaturahmi Alumni HMI di Kediaman MS Kaban: Dukungan Penuh untuk Kepemimpinan Presiden Prabowo

Menutup pernyataannya, Wamen menilai kepemimpinan Presiden Prabowo selalu memberikan yang terbaik, terbanyak, dan tercepat dalam menyelesaikan persoalan bangsa.

“Prinsipnya jelas, pemerintah hadir untuk memberikan yang terbaik bagi kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya.

 

 

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...