Puting Beliung Terjang Pakansari, Atap GOR Rusak dan Pohon Tumbang

CIBINONG, MPI – Hujan deras disertai angin puting beliung melanda kawasan Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/2) siang. Cuaca ekstrem yang datang mendadak ini menimbulkan kerusakan cukup parah, mulai dari atap bangunan yang terlepas hingga pohon tumbang di sejumlah titik.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan rangka atap bangunan rusak dan material beterbangan diterjang angin kencang. Kondisi hujan badai juga membuat jarak pandang terbatas, sehingga banyak pengendara memilih berhenti untuk menghindari risiko tertimpa pohon atau material bangunan.

Baca juga:  AMPB Bersiap ke Jakarta 27 Agustus, Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan dan Ingin Temui Puan Maharani

Dalam rekaman lain, warga terlihat panik dan berlarian masuk ke GOR Laga Tangkas untuk berlindung. Kepanikan dipicu oleh besi kanopi yang terlepas dan jatuh ke jalan. Atap Stadion Pakansari pun dilaporkan mengalami kerusakan di beberapa bagian. Seorang warga, Dian, menuturkan hujan badai terjadi tiba-tiba sekitar pukul 13.30 WIB. “Awalnya hujan biasa, tiba-tiba anginnya kencang. Kalau yang terlepas itu di Laga Tangkas, pohon juga tumbang,” ujarnya.

Baca juga:  Kemuliaan Dakwah dan Keteladanan Seorang Muslim

Penanganan Darurat BPBD

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa tim BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan pendataan dampak. “Keadaan masih darurat. Tim sedang di lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan,” katanya.

Imbauan Waspada

BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga diminta menjauhi area terdampak serta lokasi rawan pohon tumbang hingga kondisi dinyatakan aman. Hingga kini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama instansi terkait masih melakukan evakuasi pohon tumbang dan pembersihan material bangunan di lapangan.

Baca juga:  Garda Bela Negara Nasional Dukung TNI Berantas Narkoba dan Terorisme

[ATS]

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...