Polres Cianjur Prioritaskan Pencegahan dan Tilang Elektronik dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026

CIANJUR, MPI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026. Penindakan pelanggaran pun dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Aang Suhandi, mengatakan, dalam operasi kali ini pihaknya lebih memprioritaskan upaya pencegahan dibandingkan penindakan. “Dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026, sekitar 40 persen kegiatan kami bersifat preemtif dan preventif yang di punggawai oleh Kanit Kamsel. Kami lebih banyak mendatangi sekolah-sekolah, kemudian menyasar masyarakat yang terorganisir maupun tidak terorganisir,” ujar Aang kepada Media, Kamis (12/2/2026).

Baca juga:  Dedi Mulyadi Siapkan Knalpot Gratis, Pemprov Jabar Perketat Penertiban Knalpot Brong dan Obat Keras

Selain sosialisasi, Satlantas juga telah melaksanakan ramp check untuk memastikan kesiapan kendaraan dan pengemudi yang nantinya akan terlibat dalam Operasi Ketupat. Terkait penindakan, Aang menegaskan bahwa pihaknya tidak menggunakan tilang manual. Seluruh penindakan dilakukan melalui ETLE.

“Untuk penindakan, kami hanya menggunakan ETLE, tidak menggunakan tilang manual. Saat ini kami lebih memperbanyak sosialisasi guna meningkatkan disiplin masyarakat Cianjur,” ungkapnya.

Baca juga:  Sinergi Polda Jabar dan Polres Garut Berhasil Ringkus Residivis Pembobol Minimarket

Ia berharap melalui langkah tersebut dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang menyebabkan fatalitas, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Kabupaten Cianjur. Adapun hasil penindakan melalui ETLE akan diumumkan setelah dilakukan rekapitulasi.

Di tengah musim hujan, Satlantas Polres Cianjur juga mengimbau para pengendara roda dua maupun roda empat agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur rawan longsor seperti Puncak, Gekbrong, dan wilayah selatan Cianjur.

Baca juga:  BBR Konsolidasi Bersama Tim Advokasi Tindak Lanjut Insiden Pemerasan Dengan Kekerasan ke Polresta Bogor

“Sekarang situasinya musim hujan. Kami imbau kepada pengemudi, khususnya yang melintasi jalur Puncak, Gekbrong, dan selatan, karena ada beberapa titik rawan longsor. Persiapkan diri dan kendaraan, perhatikan situasi dan kondisi. Jika hujan turun deras, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu,” pungkasnya.

Dengan mengedepankan pencegahan dan penindakan melalui ETLE, diharapkan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dapat berjalan efektif dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di Kabupaten Cianjur.

Sumber : Tribaratanews | Polres Cianjur

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...