MUTIARA HIKMAH

BOGOR, MPI –  📅 Sabtu 28 Februari 2026,

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا

“Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, ‘salam,'”

(QS. Al-Furqan 25: Ayat 63) 🌿

Bahwa lebih elegan lagi dalam Surah Al-Muzzammil ayat 10:

وَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيْلًا

“Dan bersabarlah (Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik.”

(QS. Al-Muzzammil 73: Ayat 10) 🤲✨

Baca juga:  Dirut RSUD Kota Bogor Dirikan Majelis Taklim Asmaul Husnah, Syiar Islam di Tengah Pemukiman Tamansari

Bahwa konstruksi sabar haruslah persepsinya jangan terkesan lemah dan diam, bukanlah demikian, tapi sabar dalam ketentuan Allah dalam Surah Ali ‘Imran ayat 146:

وَكَأَيِّنْ مِّنْ نَّبِيٍّ قٰتَلَ مَعَهٗ رِبِّيُّوْنَ كَثِيْرٌ فَمَا وَهَنُوْا لِمَا أَصَابَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَمَا ضَعُفُوْا وَمَا اسْتَكَانُوْا ۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِيْنَ

“Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa.

Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh).

Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.”

(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 146) ⚔️🔥

Baca juga:  Anatomi Perpecahan Aktivis: Antara Strategi Jihad dan Jebakan Narasi

Bahwa konstruksi sabar persepsinya dalam menghadapi peperangan, sikapnya haruslah tidak lemah [tentu dalam segala hal terutama tak boleh lemah aqidahnya], tidak lesu/patah semangat, tidak menyerah pada musuh Allah dan musuh kita 💪🛡️

Bahwa cerita ini bila dihubungkan dengan peristiwa BES ke Solo, sungguh menyakitkan dan membangkitkan emosi amarah yang dahsyat untuk melawan fitnah dan caci maki yang menimpa BES.

Alhamdulillah Imam Besar, Habib Riziq Sihab (IB HRS) menasehati Broher Eggi Sudjana (BES) untuk Cooling Down (CD) untuk tidak membalas caci maki dan fitnah-fitnah tersebut. Untuk itulah BES dan Damai Hari Lubis (DHL) jalankan perintah IB tersebut karena sesuai dengan perintah Qur’an tersebut 🧊🤍

Baca juga:  Islam: Pelopor Hak Asasi Manusia Sejati

Akan tetapi sisi lain, agar tidak jadi beban buruk bagi keluarga dan keturunan BES dan DHL ke depannya dalam pandangan sosial masyarakat, maka kami upayakan secara terukur dengan membuat LP pada Roy suryo, Ahmad Khozinuddin dan Sobari, baik ke Polda Metro maupun di Polda Jabar, dengan harapan mereka yang kami LP-kan itu menyadari kekeliruannya.

Juga kami sangat bersedia memaafkannya ⚖️🙏

Insyaa Allah dirajut kembali ukhuwah Islamiyah di antara kita 🤝✨ Aamiin.

Salam Ta’ziem, Taqwa dan Jihad,

Brother Eggi Sudjana (BES)

Latest

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: 25 Pilar Kebajikan dalam Al-Qur’an, Prof. Eggi Sudjana Kritik Agama yang Hanya Jadi Formalitas

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang di sapa akrabnya Brother Eggi Sudjana (BES) melalui renungan Mutiara...

Mutiara Hikmah, Eggi Sudjana Bongkar Makna Rahmatan Lil Alamin: Rahmat Bukan Berarti Membiarkan Kezaliman

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Sabtu, 17 Oktober...

Mutiara Hikmah, Prof Eggi Sudjana Uraikan Logika OST JUBEDIL: Mau Damai Harus Siap Perang

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof Dr Eggi Sudjana, SH., M.Si atau dengan panggilan akrabnya Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan Mutiara Hikmah...