Diduga Terlibat KKN Proyek SPAM Desa, Nama Anggota DPRD Inhu Inisial RAM Jadi Sorotan

INDRAGIRI HULU, MPI Kasus dugaan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) pada dua paket proyek Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan Desa tahun anggaran 2025 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, kembali menjadi sorotan publik.

Kasus yang viral ini diduga melibatkan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhu berinisial RAM. Berdasarkan data yang beredar, RAM diketahui merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Pengamat Hukum Indonesia, Dumiati, S.H., M.H., menilai berita yang sudah viral ini harus disikapi dengan bijak dan optimal oleh Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah setempat.

“Karena sudah viral dan menjadi perhatian semua pihak, kasus itu harus dibongkar untuk membuktikan kebenarannya,” ujarnya.

Baca juga:  BPI KPNPA RI Bogor Kecam Inkonsistensi KPK Tangani Kasus di Pendopo Kabupaten Bogor

Menurutnya, data dan informasi yang ada sudah menjadi petunjuk awal bagi penegak hukum. Ia mendorong agar kasus ini tidak hanya berhenti di sini, namun bisa dikembangkan untuk mengungkap dugaan praktik serupa yang mungkin terjadi pada tahun-tahun sebelumnya maupun sesudahnya, serta di instansi terkait lainnya.

Hal senada disampaikan oleh tokoh masyarakat Riau, Hendrianto (50). Ia menilai kasus SPAM Desa ini bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap kasus serupa di daerah lain jika ditemukan indikasi yang sama.

“APH dapat mengembangkan kasus tersebut jika ada keinginan dan rasa tanggung jawab. Masyarakat sudah memberikan dukungan penuh,” tegasnya.

Baca juga:  Berbagi Puasa dari Rumah Zakat, Membangun Kebersamaan dan Kebahagiaan

Dumiati menyarankan agar penyidik segera memanggil dan meminta keterangan dari semua pihak terkait, khususnya jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Inhu, serta Inspektorat Daerah.

“Petunjuk sudah ada. Tinggal bagaimana aparat bereaksi dan bertindak,” tambahnya.

Mengingat dugaan KKN ini melibatkan banyak pihak, ia meminta agar tidak hanya Polres Inhu dan Kejaksaan Negeri Inhu, tetapi juga Polda Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

Reaksi keras publik, lanjut Dumiati, membuka celah bagi tim terpadu untuk mengusut tuntas agar kasus ini menjadi terang benderang. Dukungan masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian agar praktik KKN tidak lagi terjadi di pemerintahan.

Baca juga:  Bogor Hijau Lestari, Wabup Bogor Jaro Ade: Canangkan Program Penanaman Pohon di Pekarangan Rumah

Kasus ini sendiri awalnya viral setelah dibongkar oleh Direktur CV Kencana Prima Nusa, M Ridwan Yus, yang membeberkan kronologi proyek yang diduga adanya campur tangan oknum politikus dan birokrasi tersebut.

Hal ini dinilai bertentangan dengan visi dan misi Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, serta Wakil Bupati Hendrizal, yang mengusung perubahan dasar untuk mensejahterakan masyarakat dan membangun daerah yang bebas dari KKN.

“Sampai berita ini diturunkan, pihak terkait, penegak hukum maupun partai politik belum dapat dikonfirmasi terkait persoalan ini,” tutupnya.

Latest

Khianat, Amanah, Kesepakatan dan Kewajiban Menegakan Kebenaran

Oleh: Prof. Dr. H, Eggi Sudjana,  SH., M.Si JAKARTA |...

Mutiara Hikmah, BES: KHIANAT, Perjanjian, Garis Komando dan Pentingnya Fakta, Data serta Saksi

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Brother Eggi Sudjana (BES) dalam...

Mutiara Hikmah, BES: Rahasia Sabar dan Jihad, Rumus Surga Untuk Kader Umat Islam

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA – Brother Eggi Sudjana (BES)...

Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu Galang Sejuta Tanda Tangan Tolak Korupsi

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Gerakan Masyarakat Sipil...

Newsletter

Don't miss

Khianat, Amanah, Kesepakatan dan Kewajiban Menegakan Kebenaran

Oleh: Prof. Dr. H, Eggi Sudjana,  SH., M.Si JAKARTA |...

Mutiara Hikmah, BES: KHIANAT, Perjanjian, Garis Komando dan Pentingnya Fakta, Data serta Saksi

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Brother Eggi Sudjana (BES) dalam...

Mutiara Hikmah, BES: Rahasia Sabar dan Jihad, Rumus Surga Untuk Kader Umat Islam

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA – Brother Eggi Sudjana (BES)...

Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu Galang Sejuta Tanda Tangan Tolak Korupsi

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Gerakan Masyarakat Sipil...

Mutiara Hikmah, BES: Rasionalitas “Rasa Takut” dalam QS Ali Imran 149-151

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Bismillah, Prof. Dr....

Khianat, Amanah, Kesepakatan dan Kewajiban Menegakan Kebenaran

Oleh: Prof. Dr. H, Eggi Sudjana,  SH., M.Si JAKARTA | MATA PENA INDONESIA - MUTIARA HIKMAH - Rabu, 23 September 2026 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ بِسْــــــــــــــــــــــمِ...

Mutiara Hikmah, BES: KHIANAT, Perjanjian, Garis Komando dan Pentingnya Fakta, Data serta Saksi

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Brother Eggi Sudjana (BES) dalam Mutiara Hikmah Rabu, 23 September 2026, mengangkat tema “KHIANAT”. Dalam kajiannya, BES membahas sejumlah ayat...

Mutiara Hikmah, BES: Rahasia Sabar dan Jihad, Rumus Surga Untuk Kader Umat Islam

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA – Brother Eggi Sudjana (BES) dalam Mutiara Hikmah Selasa, 22 September 2026, mengangkat tema “QS. Ali Imran 142 & 146...