MUTIARA HIKMAH – RABU, 6 MEI 2026
Matapenaindonesia – Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
ٱلَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا ۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُ
“Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun.”
(QS. Al-Mulk: 2)
الَّذِيْ خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا ۗ مَا تَرٰى فِيْ خَلْقِ الرَّحْمٰنِ مِنْ تَفٰوُتٍ ۗ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرٰى مِنْ فُطُوْرٍ
“Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih. Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang cacat?”
(QS. Al-Mulk: 3)
ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ اِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَهُوَ حَسِيْرٌ
“Kemudian ulangi pandangan(mu) sekali lagi dan sekali lagi, niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu tanpa menemukan cacat dan ia dalam keadaan letih.”
(QS. Al-Mulk: 4)
🌌 Ayat-ayat ini menegaskan bahwa ciptaan Allah sempurna, seimbang, dan tanpa cacat. Kehidupan dan kematian hanyalah ujian untuk melihat siapa yang terbaik amalnya.
📚 Catatan Penting:
Menurut riwayat para ulama, membaca Surah Al-Mulk secara lengkap menjelang tidur, insyaa Allah menjadi sebab terhindarnya seseorang dari siksa/azab kubur.
✨ Ayat-ayat ini menghadirkan kesadaran total akan kehebatan Allah yang mutlak, sekaligus menyadarkan bahwa manusia hanyalah makhluk lemah yang hidup di bawah kekuasaan-Nya dan tidak berdaya tanpa-Nya.
⚠️ Namun ironisnya…
👑 Banyak manusia, termasuk para pemegang kekuasaan (raja, presiden, hingga pemimpin dunia) justru:
– Bersikap sombong dan “belagu”
– Menyalahgunakan amanah (abuse of power)
– Melampaui batas
– Bahkan merasa seperti tuhan
Sebagaimana kisah Firaun yang menjadi simbol kesombongan sepanjang zaman.
📖 Dalam perspektif tauhid, ada kesesatan yang lebih halus:
Menjadikan hawa nafsu sebagai tuhan.
اَفَرَءَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ اِلٰهَهٗ هَوٰٮهُ وَاَضَلَّهُ اللّٰهُ عَلٰى عِلْمٍ…
“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya…”
(QS. Al-Jasiyah: 23)
🔥 Ini terjadi ketika manusia:
➡️ Mengikuti keinginan tanpa kendali
➡️ Membenarkan diri sendiri dengan ilmunya
➡️ Menolak kebenaran karena ego
❗ Pertanyaan Serius:
Mengapa kita tidak menjadikan semua ini sebagai pelajaran hidup?
Hingga hari ini, Rabu 6 Mei 2026, masih banyak pejabat yang lalai terhadap kekuasaan yang seharusnya menjadi AMANAH.
Padahal amanah itu jelas tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4, yaitu:
🇮🇩 Menjaga tumpah darah
🤝 Mensejahterakan rakyat
📚 Mencerdaskan kehidupan bangsa
🌍 Ikut menjaga ketertiban dunia
⚖️ Maka kekuasaan bukanlah kehormatan semata, tetapi tanggung jawab besar yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah.
🌙 Kembali pada Surah Al-Mulk:
Insyaa Allah, amalkan setiap menjelang tidur. Bacalah bukan hanya dengan lisan, tetapi juga dengan tadabbur (perenungan mendalam) hingga lahir kesadaran bahwa:
🌌 ALLAH-lah yang BERKUASA MUTLAK
🚫 Jangan sombong, jangan merendahkan orang lain, dan jangan menolak kebenaran. Karena kesombongan itulah yang dapat menjerumuskan hingga berujung pada azab yang pedih.
📌 Pelajaran Penting:
– 🌌 Allah Maha Sempurna dan Maha Kuasa
– 🧍♂️ Manusia lemah dan sedang diuji
– ⚖️ Kekuasaan adalah amanah, bukan hak mutlak
– 🧠 Hawa nafsu bisa menjadi “tuhan” jika tidak dikendalikan
– 📖 Tadabburi Al-Mulk agar lahir kesadaran dan kerendahan hati
🤲 Semoga Allah menjaga kita dari kesesatan hawa nafsu, menjauhkan kita dari kesombongan, dan menyelamatkan kita dari azab kubur. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.
Salam Jihad – Brother Eggi Sudjana ( BES )



