Gudang Limbah Terbakar, Dugaan B3 dan Legalitas Disorot

CITEREUP, MPI – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang yang diduga digunakan untuk menampung limbah di Kampung Tegal Jambu, RT 03/RW 05, Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Selasa (4/8/2026).

Peristiwa tersebut menimbulkan keresahan warga karena kepulan asap hitam pekat dan serbuk berwarna hitam dilaporkan beterbangan hingga mencemari lingkungan sekitar.

Kebakaran tersebut juga menimbulkan dugaan adanya material atau limbah yang terkontaminasi bahan berbahaya dan beracun (B3) ikut terbakar. Jika dugaan tersebut benar, kondisi itu dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, serta lingkungan di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga:  24 Tahun Tinggal di Warpat, Warga Puncak Tuntut Kejelasan Hukum dan Keadilan

Dugaan adanya limbah B3 yang ikut terbakar sempat dikonfirmasi oleh awak media kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor. Melalui pesan WhatsApp, pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor membenarkan dugaan tersebut dan menyampaikan bahwa pihaknya meminta bantuan kepolisian.

“Betul, makanya saya minta bantuan dari kepolisian,” demikian keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Kapolsek Citeureup menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan terkait insiden kebakaran tersebut setelah proses pendinginan selesai dan api dipastikan padam secara total.

Baca juga:  Tadabbur Al-Mulk: Menyikapi Fakta, Mensyukuri Nikmat, dan Meneguhkan Keimanan kepada Allah

“Masih nunggu pendinginan untuk dilakukan penyelidikan,” ujar Kapolsek Citeureup melalui pesan WhatsApp.

Selain persoalan dugaan limbah B3, keberadaan gudang yang terbakar juga menjadi sorotan. Berdasarkan penelusuran awak media kepada mantan pengurus lingkungan RT dan RW setempat yang menjabat pada saat gudang tersebut didirikan, keduanya menyampaikan bahwa gudang tersebut diduga tidak memiliki izin lingkungan.

“Seingat kami tidak ada izinnya. Kalau yang sebelahnya, gudang atas nama Ace, ada izin lingkungannya,” ungkap mantan ketua RT dan RW secara terpisah.

Namun demikian, terkait status perizinan gudang, kepemilikan bangunan, serta jenis material yang berada di dalamnya, masih diperlukan pemeriksaan dan verifikasi dari instansi berwenang.

Baca juga:  Wamendes PDT Riza Patria: Pemerintahan Presiden Prabowo Fokus pada Pembangunan SDM, Koperasi Desa, dan Ketahanan Pangan Nasional

Atas sejumlah dugaan tersebut, aparat penegak hukum diharapkan dapat melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kebakaran, memastikan status perizinan gudang, mengidentifikasi pemilik atau pengelola gudang, serta memastikan apakah terdapat limbah B3 yang ikut terbakar.

Hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai pihak-pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum atau ketentuan perizinan yang berkaitan dengan keberadaan gudang tersebut. (Syam)

Latest

Mutiara Hikmah, BES: QS. An-Nisa 150-152 dan Pentingnya Memahami Iman kepada Para Rasul

Oleh : Prof Dr H Eggi Sudjana, SH., M.Si BOGOR...

Mutiara Hikmah, BES: Jangan Takut Miskin, Rezeki Bukan Sekadar Gaji

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Brother Eggi Sudjana (BES)...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah, BES: QS. An-Nisa 150-152 dan Pentingnya Memahami Iman kepada Para Rasul

Oleh : Prof Dr H Eggi Sudjana, SH., M.Si BOGOR...

Mutiara Hikmah, BES: Jangan Takut Miskin, Rezeki Bukan Sekadar Gaji

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Brother Eggi Sudjana (BES)...

Pangdam I/BB Terima Audiensi PLN UID Sumut, Bahas Kondisi Kelistrikan dan Sinergi Program Pemerintah

MEDAN | MATA PENA INDONESIA – Pangdam I/BB Mayjen TNI...

Mutiara Hikmah Jumat, BES: Jangan Memilih-Milih Iman, QS. An-Nisa 150–152 Bicara Jalan Tengah yang Keliru

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Mutiara Hikmah Jumat, 18 September 2026, Brother Eggi Sudjana (BES) mengangkat pembahasan yang cukup serius mengenai persoalan aqidah...

Mutiara Hikmah, BES: QS. An-Nisa 150-152 dan Pentingnya Memahami Iman kepada Para Rasul

Oleh : Prof Dr H Eggi Sudjana, SH., M.Si BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan pesan keagamaan melalui rubrik Mutiara...

Mutiara Hikmah, BES: Jangan Takut Miskin, Rezeki Bukan Sekadar Gaji

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan pesan keagamaan melalui rubrik Mutiara Hikmah, Kamis, 17 September 2026. Kali ini, BES...