Pekerjaan Proyek Galian Angke Jakarta Barat Dinilai Tidak Becus, Diminta Segera Koordinasi Wilayah

JAKARTA, MPI Elemen masyarakat bersama aparat keamanan wilayah menyoroti kejanggalan pelaksanaan proyek galian limbah di Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Proyek yang sudah berjalan beberapa bulan ini dinilai tidak sesuai standar dan berpotensi membahayakan masyarakat.

Ketua DPRT PPBNI Satria Banten, Kiswanto, menegaskan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) dan aturan keselamatan kerja (K3) tidak dijalankan oleh pekerja di lapangan. “Bahkan ada pekerja yang masuk ke lubang tanpa perlengkapan safety K3,” ujarnya. Pada Minggu (16/11).

Baca juga:  Timur Tengah, Peran Indonesia di BoP, dan Bayang-Bayang Perang Dunia Ketiga?

Selain itu, pihak pelaksana proyek yang berada di bawah PUPR DKI Jakarta diduga mengabaikan koordinasi dengan aparat wilayah seperti TNI, Polri, Satpol PP, serta organisasi masyarakat. Kiswanto menilai hal ini menunjukkan ketidakprofesionalan dan berpotensi menimbulkan konflik maupun risiko keamanan.

Masyarakat Angke juga mengeluhkan material galian yang tercecer ke badan jalan, sehingga menimbulkan kecelakaan lalu lintas. “Tanah galian yang tercecer membuat jalan licin dan membahayakan pengendara, khususnya roda dua,” jelas Kiswanto.

Baca juga:  Polres Cianjur Prioritaskan Pencegahan dan Tilang Elektronik dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2026

Selain melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, kondisi ini memperburuk keselamatan warga sekitar. Beberapa kecelakaan bermotor dilaporkan terjadi di sepanjang jalan Angke akibat proyek tersebut.

Minim Koordinasi

Ormas Satria Banten menegaskan bahwa proyek ini tidak pernah melakukan koordinasi dengan:

– Ketua RT/RW
– TNI dan Polri
– Satpol PP
– Ormas PPBNI Satria Banten
– Organisasi masyarakat lainnya

“Kami sudah coba tegur pihak manajemen, tapi tidak ada tanggapan. Sebagai perusahaan pemerintah, masa mengurus proyek perawatan saja tidak becus?” tegas Kiswanto.

Baca juga:  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Tindak Lanjut

Hingga kini, pengawas proyek berinisial A belum memberikan klarifikasi meski sudah dihubungi melalui pesan WhatsApp. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proyek galian ini dikelola PUPR DKI Jakarta dengan menunjuk pihak ketiga sebagai kontraktor. Namun, identitas perusahaan pelaksana belum diketahui.

Masyarakat Angke berencana segera bersurat ke DPRD DKI Jakarta agar proyek ini ditindak tegas dan tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut bagi warga.

 

Red

Latest

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia,...

Laskar Merah Putih Kota Bogor Gelar Halal Bihalal, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi

BOGOR, MPI - Dalam semangat dan suasana pasca Idul...

Newsletter

Don't miss

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia,...

Laskar Merah Putih Kota Bogor Gelar Halal Bihalal, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi

BOGOR, MPI - Dalam semangat dan suasana pasca Idul...

Rudy Susmanto Resmikan Bus Listrik Gratis di Bogor, Dorong Transportasi Publik Ramah Lingkungan

CIBINONG, MPI - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menghadirkan layanan bus listrik...

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda menerima kunjungan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Tahun...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali mencoreng citra birokrasi daerah. Sorotan publik kini tertuju pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, di mana...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah dan posisi geografis yang strategis, memiliki modal...