Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu Galang Sejuta Tanda Tangan Tolak Korupsi

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu menggelar aksi di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi.

Dalam aksi tersebut, Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu menggagas Petisi Tolak Korupsi dengan target mengumpulkan satu juta tanda tangan masyarakat.

Gerakan tersebut hadir di tengah perhatian publik terhadap rangkaian penanganan perkara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kabupaten Bogor, khususnya terkait dugaan korupsi dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB).

Penasehat Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu, Dian Asmara (Paul), mengatakan petisi tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menyuarakan tuntutan agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan secara transparan dan berintegritas.

Baca juga:  Prof Eggi Sudjana: Haji Mabrur Harus Berdampak Pada Akhlak dan Kehidupan

“Petisi ini bukan untuk menghakimi siapa pun. Ini adalah suara masyarakat yang ingin Kabupaten Bogor bebas dari praktik korupsi dan meminta agar proses penegakan hukum berjalan secara transparan serta sesuai ketentuan,” ujar Dian.

Sementara itu, Koordinator Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu, Rizwan Riswanto, menyampaikan bahwa target satu juta tanda tangan diharapkan menjadi wadah partisipasi publik seluas-luasnya.

“Kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyatakan sikap. Target satu juta tanda tangan adalah simbol besarnya dukungan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi,” kata Rizwan.

Baca juga:  Lapor Pak Bupati! Jalan Bankeu Desa Gunung Sari Citeureup Diduga Cepat Rusak, LSM Akan Laporkan ke Kejari

Menurut Rizwan, momentum penanganan perkara oleh KPK di Kabupaten Bogor menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk memperkuat pengawasan publik serta membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Ia menegaskan, aksi dan petisi tersebut diarahkan sebagai gerakan sipil serta aspirasi masyarakat. Gerakan itu tidak dimaksudkan untuk mendahului proses hukum maupun menyimpulkan kesalahan pihak tertentu.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Yang kami dorong adalah transparansi, akuntabilitas dan keberanian masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan,” ujar Rizwan.

Baca juga:  Kebakaran Limbah Sukahati: PT Mitra Disorot, PT Elang Perdana Didesak Bertanggung Jawab

Aksi di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, tersebut menjadi bagian dari upaya Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu untuk mengajak masyarakat Kabupaten Bogor terlibat dalam menyuarakan pentingnya pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu berharap Petisi Tolak Korupsi dapat berkembang menjadi gerakan partisipasi publik yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bogor.

Target satu juta tanda tangan diharapkan menjadi simbol aspirasi masyarakat yang menginginkan Kabupaten Bogor yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas. (Sym)

Latest

GEGER! Tiga Jenderal Polri Terseret Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Listyo Sigit Disebut Jadi Tersangka

JAKARTA | MATA PENA iNDONESIA – Publik dikejutkan oleh pengungkapan kasus...

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Advokat Ahmad Muhibullah: Kejahatan Serius

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Dugaan penyadapan ilegal...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah BES: 950 Tahun Dakwah Nabi Nuh Tak Digubris, Eggi Sudjana Ungkap 7 Daya Halang Hidayah

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. H. Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Sabtu, 7 November 2026, mengangkat pelajaran mendalam dari...

Mutiara Hikmah Jumat: Eggi Sudjana Ungkap 3 Parameter Iman dalam Al-Qur’an, Dilengkapi 7 Hadis Rasulullah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. H. Eggi Sudjana, SH., M.Si atau dengan sebutan Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan kajian Mutiara...

GEGER! Tiga Jenderal Polri Terseret Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Listyo Sigit Disebut Jadi Tersangka

JAKARTA | MATA PENA iNDONESIA – Publik dikejutkan oleh pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam perkembangan penanganan perkara tersebut, tiga...