Rotasi Kepemimpinan Polri: AKBP Wikha Ardilestanto Gantikan AKBP Rio Wahyu Anggoro Sebagai Kapolres Bogor

KAB BOGOR, MPI – Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran struktural dalam rangka regenerasi dan peningkatan kinerja internal. Salah satu rotasi penting terjadi di wilayah hukum Kabupaten Bogor, di mana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk AKBP Wikha Ardilestanto sebagai Kapolres Bogor yang baru.

Mutasi jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1421/VI/KEP./2025, tertanggal 24 Juni 2025, yang ditandatangani oleh Asisten SDM Polri Irjen Anwar. Rotasi tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Polri untuk memastikan dinamika organisasi tetap berjalan dan kualitas pelayanan publik semakin ditingkatkan.

Baca juga:  Tanyakan Status Tanah Ahli Waris, Warga Bogor Dicekik & Dipukul Oknum Danramil di Ruangan Camat Rumpin

AKBP Wikha Ardilestanto akan menggantikan AKBP Rio Wahyu Anggoro, yang kini dipromosikan menjadi Kabagdalpres Ro SDM Polda Metro Jaya. Jabatan baru ini menandai langkah karier penting bagi AKBP Rio dalam bidang pengembangan sumber daya manusia Polri.

Sementara itu, AKBP Wikha sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Bungkol di bawah Satuan Kerja Spripim Kapolri. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2007 ini dikenal sebagai perwira menengah yang memiliki rekam jejak profesional serta sejumlah prestasi dalam pengelolaan tugas kepemimpinan.

Baca juga:  Mutiara Hikmah BES: Mendustakan Ayat Allah dan Bahaya Kesombongan

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri.

Surat Telegram (TR) tersebut bertanggal 24 Juni 2025 dan ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Anwar.

“Diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Bogor Polda Jabar,” demikian bunyi TR Kapolri tersebut.[ATS]

Baca juga:  Bibit Berkualitas, Panen Melimpah: Solusi Tepat Investasi Pertanian Bersama Abah Nana

 

 

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...