Amanat Juang Reuni Akbar Alumni 212 Jakarta, 2 Desember 2025 / 11 Jumadil Akhir 1447

JAKARTA, MPI Bahwa lahirnya Republik Indonesia tidak dapat dilepaskan dari perjuangan umat Islam di bawah kepemimpinan para ulama sholeh. Mereka mampu menggelorakan semangat perlawanan, mengangkat senjata menentang kezhaliman penjajahan, dan mengantarkan bangsa menuju kemerdekaan.

Semangat membela kebenaran dan menentang segala bentuk kedzaliman, sebagaimana diwariskan para ulama pejuang kemerdekaan, merupakan wujud cinta tanah air serta pengharapan tulus bagi kejayaan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera.

Bahwa lahirnya Aksi Bela Islam pada tahun 2016—baik pada 14 Oktober (1410), 4 November (411), maupun yang paling fenomenal pada 2 Desember (212)—turut mewarisi semangat yang sama. Semangat itu adalah pembelaan terhadap ayat suci Al-Qur’an dari penghinaan dan kedzaliman, serta penolakan terhadap penyalahgunaan kekuasaan demi kepentingan pribadi dan kelompok.

Hari ini, dalam perhelatan Reuni Akbar Alumni 212 tahun 2025, kita kembali menghadirkan rasa cinta tanah air dengan mengusung tema:
“Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjajahan dan Memerdekakan Palestina dari Penjajahan.”

Baca juga:  PWRI Bogor Raya Menyayangkan Kenaikan Tunjangan DPRD di Tengah Krisis Ekonomi

Kita menyadari bahwa penjajahan masih terus berupaya menimbulkan kerusakan multidimensi: kerusakan alam, sosial, moral, aparat, dan lainnya. Kerusakan ini tidak hanya dilakukan oleh aktor elit, tetapi juga menjalar hingga ke masyarakat akar rumput.

Semangat 212 adalah semangat persatuan yang wajib dirawat dan diwujudkan dalam solidaritas antar sesama. Kita melihat bangsa Palestina, khususnya di Gaza, telah nyata menjadi korban penjajahan dan genosida oleh rezim Zionis Israel.

Kita juga wajib mengingat saudara sebangsa yang mengalami musibah, seperti banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang merusak kehidupan masyarakat.

Seruan Alumni 212

Dengan menggelorakan Revolusi Akhlak, kami Alumni 212 menyampaikan seruan kepada diri sendiri, para pemangku kebijakan, dan seluruh rakyat Indonesia sebagai berikut:

1. Menyerukan kepada seluruh peserta Reuni 212 untuk menggelorakan semangat persatuan melalui solidaritas dan saling membantu saudara yang terkena musibah, baik di dalam negeri (korban banjir bandang di Sumatera) maupun di Gaza, Palestina.
2. Mendukung penuh dan mendorong Pemerintah Indonesia untuk menetapkan status bencana nasional atas bencana di Sumatera agar penanganannya semakin fokus dan serius.
3. Menuntut Pemerintah Indonesia menyelamatkan Sumber Daya Alam dari pengelolaan ugal-ugalan, memperbaiki tata kelola untuk kepentingan rakyat, serta menindak tegas pelaku perusakan alam yang merugikan bangsa.
4. Mendukung penuh Pemerintahan Presiden Prabowo untuk melakukan pembersihan internal dari pejabat dan aparat korup serta kaki tangan oligarki yang merugikan rakyat.
5. Menyerukan kepada seluruh pejabat dan aparatur negara, dari pusat hingga desa, untuk membersihkan pejabat yang merusak masyarakat dan menegakkan hukum terhadap pelindung kegiatan maksiat seperti perjudian, miras, narkoba, riba, LGBT, dan lainnya.
6. Menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia, ulama, pejabat, dan aparatur negara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bangkitnya jejaring PKI serta paham Islamofobia yang merongrong kehidupan berbangsa dan bernegara.
7. Menyerukan Pemerintah Indonesia mengupayakan solusi bagi kemerdekaan Palestina melalui penguatan Organisasi Kerjasama Islam dan pembentukan pakta pertahanan negara-negara Islam, sehingga terbangun wadah saling menjaga dengan kekuatan militer bersama.
8. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk bersatu dan merapatkan barisan demi menyongsong kejayaan umat Islam, yang sekaligus menjadi kejayaan bagi Indonesia tercinta.

Baca juga:  Inspektorat Kabupaten Bogor dalam Sorotan, LSM Harimau Bogor Raya: Jangan Sampai Laporan Dipetieskan!

 

Demikian amanat ini kami sampaikan. Semoga Allah SWT meridhoi usaha kebaikan kita dan menyelamatkan bangsa dari para penjahat.

Jakarta, 2 Desember 2025 / 11 Jumadil Akhir 1447

Habib Muhammad bin Husein Al-Attas, Lc., MA
Ketua Organizing Committee

KH. Ahmad Sabri Lubis, S.Pd.I
Ketua Steering Committee

 

 

Red

Latest

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia,...

Laskar Merah Putih Kota Bogor Gelar Halal Bihalal, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi

BOGOR, MPI - Dalam semangat dan suasana pasca Idul...

Newsletter

Don't miss

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia,...

Laskar Merah Putih Kota Bogor Gelar Halal Bihalal, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi

BOGOR, MPI - Dalam semangat dan suasana pasca Idul...

Rudy Susmanto Resmikan Bus Listrik Gratis di Bogor, Dorong Transportasi Publik Ramah Lingkungan

CIBINONG, MPI - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menghadirkan layanan bus listrik...

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda menerima kunjungan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Tahun...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali mencoreng citra birokrasi daerah. Sorotan publik kini tertuju pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, di mana...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah dan posisi geografis yang strategis, memiliki modal...