GUNUNG PUTRI | MATA PENA INDONESIA — Pemerintah Desa (Pemdes) Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Miptahul Palah, S.E., meluncurkan pembangunan betonisasi jalan desa melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) Akselerasi Tahun Anggaran 2026. Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendorong percepatan pembangunan yang merata dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui program Bankeu Akselerasi 2026, Pemdes Cikeas Udik memprioritaskan pembangunan infrastruktur berupa betonisasi jalan desa. Pekerjaan tersebut direncanakan tersebar di sejumlah titik strategis guna meningkatkan aksesibilitas serta mendukung kelancaran aktivitas warga.
Adapun lokasi pembangunan meliputi betonisasi Jalan Desa Kampung Cikeas Udik, Dusun 2; betonisasi Jalan Desa Kampung Swadaya 1, Dusun 3; serta kawasan Dayeuh Pajajaran di Dusun 1.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas jalan, memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, serta memperlancar mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan Program SASARSADESA yang melibatkan empat mahasiswa, terdiri dari tiga perangkat dan satu masyarakat umum, sebagaimana disampaikan dalam keterangan kegiatan.
Kades Cikeas Udik Apresiasi Dukungan Pemkab Bogor
Kepala Desa Cikeas Udik, Miptahul Palah, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor Rudy Susmanto, atas dukungan yang diberikan melalui program Bankeu Akselerasi Tahun Anggaran 2026.
“Pemerintah Desa Cikeas Udik mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bapak Bupati Bogor Rudy Susmanto, atas dukungan melalui program Bankeu Akselerasi 2026. Bantuan ini menjadi dorongan penting bagi kami untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Desa Cikeas Udik berkomitmen melaksanakan pembangunan secara terencana, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga dari kualitas hasil serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, meningkatkan kenyamanan warga, serta mendukung kelancaran kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.
Selain pelaksanaan pembangunan fisik, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses pembangunan dinilai penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, mengedepankan kualitas, serta memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Partisipasi masyarakat diharapkan dapat mendukung transparansi pelaksanaan pembangunan sekaligus mendorong pemanfaatan bantuan pemerintah agar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Program Bankeu Akselerasi 2026 menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan di tingkat desa. Melalui pelaksanaan program tersebut, Pemdes Cikeas Udik berharap peningkatan infrastruktur dapat berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemdes Cikeas Udik berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan bantuan yang diterima agar tepat sasaran, sesuai kebutuhan warga, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan desa. (Sym)




