Beranda blog Halaman 8

GAMIS Indonesia Tebar 500 Paket Takjil dalam Program “Jumat Berkah: Mengais Berkah Ramadhan”

0

JAKARTA, MPI Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia menggelar kegiatan sosial bertajuk “Jumat Berkah” Mengais Berkah Ramadhan” dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Jakarta Timur, Jumat.

Kegiatan ini dilaksanakan di empat titik ruas jalan utama, yakni Jalan Pemuda, Rawamangun, dan Jalan Pramuka, yang merupakan kawasan dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi menjelang waktu berbuka puasa. Dalam kegiatan tersebut, GAMIS Indonesia membagikan sebanyak 500 paket takjil Ramadhan kepada pengendara, pekerja, serta masyarakat yang melintas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum GAMIS Indonesia, Fahri Salim, SH, didampingi oleh Bendahara Umum Yeni Agustin serta jajaran pengurus GAMIS Indonesia wilayah DKI Jakarta. Kehadiran para pengurus secara langsung di lapangan menjadi bentuk komitmen organisasi mahasiswa ini dalam menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Ketua Umum GAMIS Indonesia, Fahri Salim. SH, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bagian dari agenda sosial rutin organisasi selama bulan Ramadhan, sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan. Melalui kegiatan “Jumat Berkah” ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa, untuk tidak hanya menjalankan ibadah secara personal, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat luas. Semoga dari langkah kecil ini kita dapat benar-benar mengais berkah Ramadhan,” ujar Fahri Salim.

Ia juga menambahkan bahwa GAMIS Indonesia sebagai organisasi yang lahir dari semangat aktivisme mahasiswa Islam memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam ruang-ruang diskusi intelektual, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan sosial.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas ketika para relawan GAMIS Indonesia membagikan takjil kepada para pengendara motor, sopir angkutan umum, hingga pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka. Banyak dari mereka menyampaikan apresiasi atas kepedulian para mahasiswa yang turun langsung berbagi kebahagiaan di bulan suci ini.

Melalui kegiatan ini, GAMIS Indonesia berharap nilai-nilai ukhuwah, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Ke depan, organisasi ini juga berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program sosial dan keumatan sebagai wujud pengabdian mahasiswa kepada bangsa dan umat.

[ATS]

Bupati Bogor Dorong Solusi Pengelolaan Sampah Melalui Proyek Waste to Energy di TPA Galuga

0

CIBINONG, MPI Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi jangka panjang dalam penanganan sampah melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) di TPA Galuga.

Hal tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat memimpin rapat bersama perangkat daerah terkait guna menindaklanjuti pembahasan sebelumnya dengan Pemerintah Kota Bogor dan perwakilan Danantara terkait penguatan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu, efektif, dan berkelanjutan di wilayah Bogor Raya, pada Kamis malam (12/3/2026).

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor menyusun langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pengelolaan sampah, memperkuat kolaborasi lintas daerah, serta memanfaatkan teknologi modern sebagai solusi masa depan bagi permasalahan sampah.

Rudy Susmanto menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah menerima informasi dari pihak Danantara terkait perkembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik di TPA Galuga. Proses tender internasional untuk proyek tersebut telah selesai dan pemenangnya telah ditetapkan.

Dari total 24 perusahaan yang mengikuti proses tender, sebanyak 21 perusahaan berasal dari China, dua dari Jepang, dan satu dari Eropa. Tender tersebut akhirnya dimenangkan oleh salah satu perusahaan dari China.

Menurut Bupati Bogor, proyek waste to energy ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di wilayah Bogor Raya.

“Melalui teknologi waste to energy, sampah tidak lagi hanya menjadi beban lingkungan, tetapi dapat diolah menjadi sumber energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rudy Susmanto.

Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut akan dimulai melalui tahap groundbreaking pada tahun 2026. Proyek ini ditargetkan dapat selesai paling cepat pada Desember 2027 dan paling lambat mulai beroperasi pada tahun 2028.

Lebih lanjut, teknologi ini juga ditargetkan mampu mengolah timbunan sampah lama di TPA Galuga secara bertahap menjadi energi listrik dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Rudy Susmanto menambahkan bahwa kehadiran fasilitas ini tidak hanya menjadi solusi bagi penanganan sampah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong transformasi kawasan sekitar Galuga, termasuk wilayah Cigombong, menjadi pusat pengolahan sampah modern yang ramah lingkungan.

Secara nasional, pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik hanya ditetapkan di empat lokasi dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, yakni Bogor Raya, Bekasi (Bantar Gebang), Bali, dan Batam. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Bogor Raya dalam pengembangan teknologi pengelolaan sampah berbasis energi.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pengelolaan sampah ke depan dapat semakin modern, terintegrasi, dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati Bogor Buka Puasa Bersama APDESI, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

0

CIBINONG, MPI Rudy Susmanto selaku Bupati Bogor menghadiri kegiatan buka puasa bersama keluarga besar DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor yang digelar di Harris Hotel & Conventions Cibinong City Mall, Pada Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan para kepala desa dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor menegaskan bahwa pemerintah desa merupakan garda terdepan dalam pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada seluruh aparatur pemerintah desa. Tonggak pembangunan Kabupaten Bogor berada di garda terdepan, yaitu pemerintah desa. Karena itu kami mengajak seluruh aparatur desa untuk terus berkolaborasi bersama membangun Kabupaten Bogor demi kemajuan bangsa Indonesia,” ujar Rudy Susmanto.

Selain mempererat kebersamaan, dalam pertemuan tersebut juga dibahas sejumlah rencana kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan APDESI. Serta komitmen tidak mengeluarkan surat kepada perusahaan-perusahaan yang berisi permintaan bantuan Tunjangan Hari Raya (THR). Sebagai bentuk komitmen bersama agar seluruh aparatur pemerintahan tetap mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bogor juga menyampaikan perkembangan penyaluran dana bagi hasil pajak daerah kepada desa. Hingga saat ini, dana BHPRD telah disalurkan kepada 292 desa dan ditargetkan seluruh 416 desa di Kabupaten Bogor dapat menerima pencairan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sementara itu, Alokasi Dana Desa (ADD) juga tengah dalam proses penyaluran.

Sementara itu, Ketua APDESI Kabupaten Bogor H. Abdul Aziz Anwar menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor kepada organisasi para kepala desa tersebut. Ia

“Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan pemerintah desa semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang merata serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” ungkapnya.

10 Malam Terakhir Ramadan, Bupati Bogor Laksanakan I’tikaf Bersama Masyarakat

0

CIBINONG, MPI Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama para kiai, ulama, Forkopimda, Sekda Kabupaten Bogor dan masyarakat melaksanakan kegiatan i’tikaf dan shalat tahajud berjamaah pada 10 hari terakhir Ramadan. Kegiatan ibadah tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, pada Jumat dini hari (13/3/2026)

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat tahajud berjamaah dan i’tikaf di masjid bersama masyarakat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama serta ditutup dengan pelaksanaan shalat subuh berjamaah.

Dalam suasana malam yang tenang dan penuh keheningan, masyarakat bersama pemerintah bermunajat kepada Allah SWT, memohon ampunan, keberkahan, serta keselamatan bagi Kabupaten Bogor, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa momentum 10 hari terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat kedekatan spiritual kepada Allah SWT.

“Alhamdulillah, malam ini saya bersama masyarakat melaksanakan i’tikaf dan shalat tahajud bersama di 10 hari terakhir Bulan Suci Ramadan. Dalam keheningan malam, kita bermunajat memohon ampunan, keberkahan, serta keselamatan dan lindungan Allah SWT bagi Kabupaten Bogor, masyarakat, dan bangsa ini,” ujarnya.

Ia berharap rangkaian ibadah yang dilaksanakan bersama masyarakat tersebut dapat semakin menguatkan iman, membersihkan hati, serta mendatangkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.

Melalui momentum Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, serta meningkatkan kualitas ibadah, sehingga keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

PWRI Bogor Raya Gelar Bukber Ramadan, Pererat Silaturahmi dan Solidaritas

0

CIBINONG, MPI Bulan Ramadan senantiasa menghadirkan tradisi penuh makna di tengah masyarakat, mulai dari berburu takjil, ngabuburit, hingga buka bersama (bukber). Komunitas Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Bogor Raya turut merayakan momen ini dengan menggelar acara buka puasa bersama jajaran pengurus dan anggota, Jumat sore (13/3) di Resto Bebek H Selamet, Sukahati, Cibinong.

Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( PWRI ) Bogor raya menyampaikan, Kegiatan bukber ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di antara sesama anggota komunitas.

“Alhamdulillah, tahun ini masih diberi kesempatan untuk buka bersama sekaligus bersilaturahmi dengan rekan-rekan. Momen ini mempererat solidaritas dan kepedulian sosial dalam komunitas PWRI Bogor Raya,” ujar Rohmat Selamat, Ketua PWRI Bogor Raya.

Hal senada disampaikan oleh Fajar Subaja Rianto, Pembina Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( PWRI ) Bogor Raya, Menurutnya, Ramadan selalu menjadi momentum tepat untuk berkumpul dan berbenah diri.“Hari-hari biasa kita jarang punya waktu untuk berkumpul. Jadi bukber ini sekaligus ajang silaturahmi, konsolidasi, dan refleksi diri. Di momen kebersamaan seperti ini, kita juga menegaskan pentingnya menjaga marwah pers dan solidaritas sesama kawan,” ungkapnya.

Fajar menambahkan, kegiatan buka puasa bersama dalam komunitas yang solid memberi manfaat psikologis: menumbuhkan semangat, menjadi support system, serta meningkatkan motivasi.

Dengan semangat kebersamaan, PWRI Bogor Raya berharap tradisi bukber ini dapat terus menjadi wadah memperkuat solidaritas, memperkokoh marwah pers, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

[ ATS ]

PWRI Pererat Silaturahmi Lewat Tradisi Buka Bersama Ramadan

0

CIBINONG, MPI Bulan Ramadan selalu menghadirkan beragam tradisi di tengah masyarakat. Dari berburu takjil, ngabuburit, hingga buka bersama (bukber) di berbagai tempat makan, semua aktivitas itu menjadi bagian dari suasana ibadah Ramadan.

Organisasi Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( PWRI ) Bogor Raya pun tak ketinggalan menggelar tradisi bukber bersama jajaran pengurus organisasi. Selain sebagai bentuk syukur, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi setelah kesibukan liputan dan jarangnya kesempatan untuk berkumpul.

Bukber bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga sarana meningkatkan kebersamaan dan kepedulian sosial, khususnya di antara sesama anggota Komunitas Kontrol Sosial Persatuan Wartawan Republik Indonesia ( PWRI ) Bogor Raya.

“Alhamdulillah, tahun ini masih diberi kesempatan untuk buka bersama sekaligus bersilaturahmi dengan rekan-rekan. Momen ini mempererat solidaritas dan kepedulian sosial dalam komunitas PWRI Bogor Raya,” ujar Rohmat Selamat saat bukber di salah satu resto Bebek H selamet di SukaHati, Cibinong, Jumat (13/03/2026). Sore

Hal senada disampaikan oleh Pembina PWRI Bogor Raya, Fajar Subaja Rianto. Menurutnya, Ramadan selalu menjadi momentum tepat untuk berkumpul dan berbenah diri.

“Hari-hari biasa kita jarang punya waktu untuk berkumpul. Jadi bukber ini sekaligus ajang silaturahmi, konsolidasi, dan refleksi diri,” tambah Fajar

“Di momen kebersamaan seperti ini, kita juga menegaskan pentingnya menjaga marwah pers dan solidaritas sesama kawan.”

Fajar menambahkan, buka puasa bersama dalam komunitas yang solid memberi manfaat psikologis: menumbuhkan semangat, menjadi support system, serta meningkatkan motivasi.

[ ATS ]

 

Rismon Susul Eggi Sudjana Ajukan RJ Kasus Ijazah Jokowi

0

JAKARTA, MPI Rismon Hasiholan Sianipar (RHS) yang meyakini 11 ribu triliun ijazah mantan Presiden Joko Widodo palsu akhirnya menyusul langkah Eggi Sudjana mengajukan restorative justice (RJ). Rismon bersama 8 orang lainnya, termasuk Eggi, merupakan tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik Jokowi berkaitan dengan tudingan ijazah palsu.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin mengatakan Rismon telah mengajukan RJ pada pekan lalu. “Yang bersangkutan saudara RHS bersama pengacaranya menyampaikan permohonan fasilitasi restorative justice kepada penyidik,” ujar Iman kepada wartawan, Rabu (11/3/2026).

Menurut Iman, Rabu ini, Rismon mendatangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan perkembangan permohonan RJ tersebut. “Hari ini saudara RHS dengan lawyer-nya datang ke kami untuk menanyakan perkembangan permohonan RJ yang diajukan oleh RHS dengan kesadarannya,” katanya.

Iman menjelaskan Polda hanya sebagai fasilitator permohoan tersebut. “Penyidik sudah melakukan upaya dan sedang melakukan upaya untuk memfasilitasi permohonan yang disampaikan oleh tersangka RHS,” katanya.

Rismon dikenal sebagai ahli digital forensik. Ia mempersoalkan penggunan huruf atau font Times New Roman dalam ijazah Jokowi yang diterbitkan pada 1985. Menurutnya, saat itu belum ada jenis huruf tersebut. Ia pun berkesimpulan bahwa ijazah yang dimilik Jokowi palsu.

Sebelumnya RJ diajukan eks Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana dan advokat TPUA Damai Hari Lubis. Eggi dan Damai merupakan tersangka klaster pertama dalam tudingan ijazah palsu Jokowi. Keduanya sowan ke rumah Jokowi di Solo. Pertemuan itu berujung penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Rismon telah ditetapkan sebagai tersangka klaster kedua bersama Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa. Ketiganya dikenal dengan akronim RRT dan menerbitkan mengenai seluk beluk ijazah palsu Jokowi dalam buku Jokowi’s White Paper. Di balik itu, Rismon juga tengah dilaporkan ke Polda Metro Jaya berkaitan dengan ijazah S2 dan S3 dari Universitas Yamaguchi, Jepang, yang diduga palsu

 

Rudy Susmanto Ajak Warga Hadiri Open House Lebaran Idul Fitri 1447 H di Stadion Pakansari

0

CIBINONG, MPI Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama melalui kegiatan open house yang akan digelar setelah pelaksanaan shalat Idul Fitri di Stadion Pakansari.

Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan momentum kebersamaan bagi masyarakat usai Sholat Idulfitri yang rencananya digelar pukul 07.00 WIB di lapangan utama dalam Stadion Pakansari. Setelah sholat berjamaah, masyarakat dipersilahkan untuk mengikuti kegiatan open house bersama jajaran pimpinan daerah hingga pukul 10.00 WIB.

“Setelah pelaksanaan shalat Idul Fitri, kami juga akan mengadakan open house bersama Pemerintah Kabupaten Bogor. Mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Sekda, serta beberapa pimpinan daerah lainnya akan hadir. Bagi masyarakat yang ingin hadir, inilah momen berlebaran bersama warga Kabupaten Bogor,” ujarnya, pada Kamis, (12/3).

Menurut Rudy, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi langsung dengan unsur pimpinan daerah dalam suasana Idul Fitri yang penuh kebersamaan.

Ia juga menilai pelaksanaan shalat Idul Fitri di Stadion Pakansari memiliki makna tersendiri, karena stadion yang selama ini dikenal sebagai arena pertandingan sepak bola dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan keagamaan dan kebersamaan.

Stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor tersebut memiliki kapasitas hingga sekitar 20 ribu orang. Namun, karena penyesuaian arah kiblat dalam pelaksanaan salat, jumlah jamaah yang dapat ditampung diperkirakan berada di bawah 10 ribu orang.

Rudy menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor agar fasilitas milik daerah dapat dinikmati langsung oleh masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di momentum Hari Raya Idul Fitri.

“Ini menjadi kebanggaan kita bersama apabila fasilitas milik Pemerintah Kabupaten Bogor dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk untuk kegiatan keagamaan seperti shalat Idul Fitri dan silaturahmi bersama,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Rudy Susmanto berharap masyarakat Kabupaten Bogor dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta menjadikan Stadion Pakansari sebagai ruang publik yang semakin dekat dengan masyarakat.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, menyatakan kesiapan jajaran kepolisian untuk mendukung pelaksanaan shalat Idul Fitri yang direncanakan digelar di Lapangan Utama Stadion Pakansari. Hal tersebut disampaikan Kapolres Bogor usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar sebagai bagian dari kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurut Wikha, pihaknya bersama unsur TNI dan pemerintah daerah telah melakukan pengecekan langsung terhadap lokasi di Stadion Pakansari yang rencananya akan digunakan oleh Bupati Bogor dan masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri.

Ia menilai penggunaan stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor tersebut untuk kegiatan ibadah merupakan langkah positif yang dapat mempererat kebersamaan masyarakat.

“Pada kesempatan ini kami juga melakukan pengecekan terhadap lokasi di Stadion Pakansari yang rencananya akan digunakan oleh Bupati Bogor bersama masyarakat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri. Ini merupakan contoh yang sangat baik, di mana salah satu fasilitas kebanggaan Kabupaten Bogor dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan memastikan seluruh rangkaian kegiatan Idul Fitri, termasuk pelaksanaan shalat berjamaah di Stadion Pakansari, dapat berjalan aman dan tertib.