Bogor Darurat Miras…!!! Warga Kota Bogor Menjadi Korban, Oplosan Merajarela

BOGOR, MPI – Sekelompok orang tewas setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan jenis Aseng di bengkel tambal ban dan tempat pencucian motor yang berlokasi diwilayah RT. 5/1, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Jum’at (7/02/2025)

Kompol Agustinus Manurung (Kapolsek Bogor Tengah) membenarkan adanya Insiden sekelompok warga Kota Bogor meninggal dunia setelah mengkonsumsi pesta minuman keras (miras) oplosan berjenis Aseng.

Baca juga:  Ketua GAWAT Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan

Senada yang disampaikan Agustinus, korban saat ini ada empat orang dan satu orang masih di rawat di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS. PMI) Kota Bogor, Minggu (9/02/2025).

Korban yang meninggal dunia berinisial C (RT 5/1), H (RT 4/1), Y (RT 4/1) dan I (RT. 2/1), satu lagi dalam keadaan kritis yang berinisial A warga Tegal Mangga.

Baca juga:  Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kejari Cibinong dan Baznas Kabupaten Bogor

Insiden tersebut berawal dari kumpul-kumpul sambil mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan pada Jum’at sore hingga larut malam. Minuman yang merenggut nyawa warga Kota Bogor di duga Minuman gingseng yang di campuran dengan minuman suplemen atau Isotonik. Minuman Keras (Miras) Oplosan dibeli di warung sekitar Taman Coret-coret,” Ujarnya.

Saat ini, penjual minuman keras (Miras) oplosan berjenis Aseng yang berinisial S sudah diamankan di Polsek Bogor Utara dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih dalam.[Indra Sanjoy23]

Baca juga:  Anak Ketua Korwil PWRI Bogor Selatan Jadi Korban Penganiayaan, PWRI Bogor Raya Buka Laporan Polisi dan Tuntut Tangkap Pelaku

 

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...