Eggi Sudjana, Klarifikasi Pemberian Buku OST JUBEDIL Untuk Jokowi

BOGOR, MPI – Menyusul beredarnya video yang menampilkan tokoh hukum dan aktivis Eggi Sudjana seolah-olah sowan ke rumah pribadi mantan Presiden ke 7 Jokowi untuk menyerahkan buku berjudul Objektif, Sistematis, Toleran, Jujur, Benar, Adil (OST JUBEDIL), Eggi Sudjana memberikan klarifikasi langsung dari kediamannya di Villa Indah Padjajaran, Bogor. pada sabtu, (10/1/2026). Klarifikasi ini dimaksudkan untuk meluruskan persepsi publik dan memastikan informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Foto: Eggi Sudjana di kediamannya.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Eggi Sudjana menandatangani sebuah buku yang disebut-sebut ditujukan kepada  Jokowi.

Narasi yang berkembang di sejumlah kanal publik menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di rumah pribadi Jokowi.

Baca juga:  Mutiara Hikmah BES: Sekolah Harus Jadi Tempat Aman Pembentuk Generasi Taqwa

Faktanya, menurut Eggi Sudjana, video tersebut direkam oleh tim relawan jokowi (REJO) di rumah pribadinya sendiri di Bogor, bukan di kediaman Jokowi.

Dalam pernyataan resmi, Eggi Sudjana menegaskan beberapa hal penting, “Video itu terjadi di rumah saya, bukan di rumah Jokowi. Menjadi menyesatkan ketika video tersebut digabungkan dengan narasi tertentu sehingga seolah-olah berlangsung di kediaman jokowi,” ujar Eggi, Sabtu (10/1).

Eggi juga menjelaskan bahwa buku tersebut ditulis sebagai masukan agar  Jokowi menjadi lebih cerdas, berani, dan militan (CBM).

“Ada yang menyebut beliau bajingan tolol, maka lawannya harus cerdas. Ada yang menyebut beliau penakut karena menghadapi rakyat yang demo lalu kabur, maka saya menulis agar beliau berani. Ada yang bilang beliau tidak militan dalam membela Palestina, maka saya minta supaya beliau militan,” jelas Eggi

Baca juga:  LWP PWNU Jawa Barat Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Kabupaten Bogor

Eggi juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyatakan permintaan maaf  kepada jokowi. Maka dari itu media diharapkan selalu melakukan konfirmasi dan menulis sesuai konteks.

Publik juga harusnya tidak mudah terpengaruh oleh potongan video atau narasi yang digabungkan dengan tujuan tertentu.

“Cover both sides” menjadi prinsip yang harus dijunjung tinggi agar informasi tidak keluar dari konteks.

“Saya tidak menemukan satu pun media yang menulis bahwa saya meminta maaf atau berpelukan untuk menegaskan ijazah beliau asli. Itu tidak ada. Penentuan keaslian ijazah adalah ranah pengadilan dan lembaga negara terkait,” tambahnya

Baca juga:  Gagal Makar, Kini Bangun Opini Kudeta Lewat Survei: Layakkah SMRC Dipercaya?

Eggi mengingatkan masyarakat agar membaca informasi dengan teliti, menggunakan nalar sehat, dan tidak terjebak pada emosi kebencian.

Klarifikasi ini dimaksudkan untuk menghindari kesalahpahaman dan penyesatan opini publik.

Eggi Sudjana menegaskan bahwa dirinya tetap konsisten menyampaikan pandangan kritis, namun tidak pernah menyatakan permintaan maaf terkait isu ijazah Jokowi.

Publik pun harus paham untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran dalam menyikapi informasi dengan teliti dan berimbang.

“Tulisan yang benar pun bisa dianggap salah bila dibaca dengan kebencian. Mari belajar membaca dengan teliti dan benar,” pungkas Eggi. (ATS)

Latest

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...

Dugaan Sarang Prostitusi Online Berkedok “Kontrakan Reformasi” di Gunung Putri Resahkan Warga

GUNUNG PUTRI | MATA PENA INDONESIA - Sebuah bangunan indekos dua lantai bernama Kontrakan Reformasi yang berlokasi di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten...