Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Sinergi Antar Daerah Bersama Gubernur Jawa Barat

BANDUNG, MPI – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan dan semangat persatuan di halaman Gedung Sate, pada Senin (30/3/2026).

Kehadiran Bupati Bogor dalam forum ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi antar pemerintah daerah guna mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan wilayah di Jawa Barat. Momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi serta menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca juga:  Nilai Receh Kesbangpol Bogor: Bukti Nyata Bupati Tidak Anggap Pers Sebagai Mitra, Tapi Alat Murahan

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis dalam membangun kekuatan bersama antar daerah.

“Silaturahmi untuk mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah, bersama Gubernur Jawa Barat beserta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Barat dalam suasana hangat penuh kebersamaan dan semangat persatuan,” ungkap Rudy Susmanto.

Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa tradisi silaturahmi merupakan bagian penting dalam memperkuat kebersamaan antar jajaran pemerintah. Namun demikian, ia menekankan bahwa di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, seluruh aparatur pemerintah dituntut untuk lebih fokus pada kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca juga:  Rudy Susmanto Kawal Aspirasi Warga ke Gubernur Dan Siapkan Jalur Khusus Tambang Sebagai Langkah Konkret

“Sebagai pemimpin yang dipilih rakyat, gagasan yang dibangun tidak boleh sekadar imajinatif, tetapi harus riil dan menjawab kebutuhan masyarakat, seperti pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan kerja yang taktis dan sederhana, yang berorientasi pada aksi nyata. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya dengan perencanaan dan wacana, melainkan harus diwujudkan melalui langkah konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Baca juga:  OJK Blokir 8.500 Rekening Terkait Judol

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak harus selalu diklaim oleh pemerintah, melainkan cukup dibuktikan melalui perubahan nyata di lapangan. Dengan demikian, masyarakat akan menjadi pihak yang secara langsung merasakan sekaligus menyampaikan dampak dari pembangunan tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk terus meningkatkan kolaborasi, memperkuat sinergi, serta menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat

Latest

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...

Dugaan Sarang Prostitusi Online Berkedok “Kontrakan Reformasi” di Gunung Putri Resahkan Warga

GUNUNG PUTRI | MATA PENA INDONESIA - Sebuah bangunan indekos dua lantai bernama Kontrakan Reformasi yang berlokasi di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten...

Mutiara Hikmah QS Al-Hajj 22:38–40, Eggi Sudjana Uraikan Rumusan Moral Perang dalam Islam: Dibela, Diizinkan, dan Ditolong Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang dikenal sebagai Brother Eggi Sudjana (BES), dalam renungan Mutiara Hikmah...