CIBINONG, MPI – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong dan Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor. Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi sekaligus kontrol sosial terhadap pengelolaan anggaran Baznas Kabupaten Bogor, khususnya terkait transparansi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada Senin, (2/2/2026).
Dalam aksinya, GMPB menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik mengenai sumber pemasukan dana ZIS serta penggunaan dan pengeluaran anggaran yang dikelola oleh Baznas Kabupaten Bogor. Massa aksi menilai bahwa dana umat harus dikelola secara akuntabel, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB), M. Ikbal, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap tata kelola keuangan publik, terutama dana keagamaan yang bersumber dari masyarakat dan aparatur negara.
“Kami menilai transparansi pengelolaan anggaran Baznas Kabupaten Bogor sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik. Dana zakat, infak, dan sedekah adalah dana umat yang wajib dikelola secara terbuka dan profesional,” tegas M. Ikbal.
Ia juga menambahkan bahwa aksi ini tidak berhenti pada hari tersebut saja. GMPB berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga seluruh tuntutan ditindaklanjuti oleh para pemangku kebijakan.
Dalam aksi tersebut, GMPB menyampaikan empat poin tuntutan utama:
- Meminta Bupati Bogor mengevaluasi kinerja Baznas Kabupaten Bogor, khususnya terkait tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan dana ZIS.
- Menuntut Baznas Kabupaten Bogor membuka secara transparan seluruh sumber dana ZIS, baik yang berasal dari ASN, BUMD, BUMN, maupun perusahaan swasta di wilayah Kabupaten Bogor.
- Mendesak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran Baznas Kabupaten Bogor guna memastikan tidak adanya penyimpangan dalam penggunaan dana umat.
- Meminta Bupati Bogor berkoordinasi dengan Baznas Provinsi dan/atau Baznas Pusat untuk mencopot Ketua Baznas Kabupaten Bogor.
GMPB menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial mahasiswa dan pemuda demi terciptanya pemerintahan yang bersih, jujur, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat keamanan. GMPB berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga integritas lembaga pengelola dana zakat di Kabupaten Bogor. [Syam]



