Kapolres Bogor : Kami Akan Tindak Tegas Ormas yang Paksa Minta THR

KAB BOGOR, MPI – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro memberikan peringatan keras kepada organisasi masyarakat (Ormas) yang mencoba-coba meminta tunjangan hari raya (THR) secara paksa. “Ormas yang meminta THR, saya tindak! Tidak boleh. Perintah Bapak Presiden tegas. Kalau ada, saya tangkap! Kalau ada yang melawan, saya tindak tegas!” tegas Rio kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).

Kapolres menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi premanisme di wilayah Kabupaten Bogor. Ia meminta warga untuk segera melapor jika ada Ormas yang mengganggu keamanan dan kenyamanan.

Baca juga:  GMPB Siap Kepung KPK RI, Desak Audit Total Dana Hibah KNPI Kabupaten Bogor

“Bahwa tidak ada yang mengganggu keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Bogor. Karena saya bersama TNI dan Pak Bupati, akan menindak tegas siapapun itu,” sebutnya.

Selain itu Untuk memastikan keamanan selama libur Lebaran, Polres Bogor mengerahkan hampir 6.000 personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

“Anggota personel dari Polres 1.904. Namun bersama gabungan TNI, Satpol PP, dan segala macam, itu kurang lebih hampir 6.000,” kata Rio.

Baca juga:  ETLE Hadir di Cibinong, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Taruhan

Sebanyak 20 posko terpadu didirikan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor untuk memberikan pelayanan kepada pemudik. Posko-posko ini terdiri dari 17 pos pengamanan (pospam), 1 pos pelayanan (posyan), 1 pos terpadu, dan 1 pos gabungan.

“Posko terpadu jumlahnya ada 20. Sebanyak 17 pospam, satu posyan, satu pos terpadu, dan satu pos kita bersama-sama sehingga itu akan tersebar di seluruh Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Baca juga:  PWRI Desak Pemkab Bogor Tertibkan Lahan Parkir di Fasilitas Umum

Kapolres menegaskan bahwa pengamanan libur Lebaran kali ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, sesuai dengan arahan Presiden dan Kapolri.

“Kemudian, hal-hal yang kita lakukan pengamanan sesuai dengan Bapak Presiden melalui Bapak Kapolri, yaitu mudik aman keluarga nyaman,” lanjutnya.

Dengan penindakan tegas terhadap Ormas yang meminta THR secara paksa dan kesiapan ribuan personel gabungan, Polres Bogor berkomitmen untuk menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

 

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...