Mutiara Hikmah, Sabtu — 23 Mei 2026
Matapenaindonesia – Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗ اِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰٓئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُوْلًا
Wa lā taqfu mā laisa laka bihī ‘ilm, innas-sam‘a wal-baṣara wal-fu’āda kullu ulā’ika kāna ‘anhu mas’ūlā.
🌺 “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.”
📚 (QS. Al-Isra’: 36)
☝️ Ayat ini mengingatkan kita agar sangat berhati-hati dalam menggunakan:
– 🧠 Pikiran
– 👁️ Penglihatan
– 👂 Pendengaran
– 💖 Hati nurani
Karena semua itu akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tidak ada satu pun hal yang kita lihat, dengar, pikirkan, ucapkan, dan lakukan yang luput dari pengawasan-Nya.
⚖️ SPUT dan Tanggung Jawab Kehidupan
✨ Dalam pandangan pemikiran Brother Eggi Sudjana (BES), manusia wajib menjaga SPUT, yaitu:
– 🔥 Sifat
– 💭 Pikiran
– 🗣️ Ucapan
– ✋ Tindakan
Seluruh aspek ini akan dipertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat.
⚠️ Banyak manusia yang hancur dan jatuh ke dalam kesengsaraan hanya karena lisannya. Mulai dari:
🗣️ Fitnah | 😡 Ghibah | 🖤 Hasad | 💣 Ujaran kebencian | 🤥 Dusta dan provokasi
Padahal segala perkataan itu akan dihisab dan diperiksa oleh Allah SWT dengan sangat teliti.
✅ Oleh sebab itu, gunakanlah HOI dengan benar dan bijak:
– 💖 Hati
– 🧠 Otak
– 👁️👂 Indera
Gunakan semuanya secara optimal dan benar dengan cara:
📖 Tidak mudah percaya berita bohong atau kabar yang belum jelas kebenarannya.
📖 Tidak asal menuduh atau memfitnah orang lain.
📖 Tidak membenci atau menilai seseorang tanpa dasar ilmu dan pengetahuan.
📖 Tidak berbicara kecuali berlandaskan fakta, kebenaran, dan keadilan.
Ingatlah, Allah Maha Mengetahui isi hati yang paling tersembunyi serta seluruh perbuatan manusia.
🕌 Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga berfirman:
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ ۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَا ۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَا ۖ وَلَهُمْ اٰذَانٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَا ۚ اُولٰٓئِكَ كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّ ۚ اُولٰٓئِكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ
Wa laqad zara’nā lijahannama katsīram minal-jinni wal-insi lahum qulūbul lā yafqahūna bihā wa lahum a‘yunul lā yubṣirūna bihā wa lahum āżānul lā yasma‘ūna bihā, ulā’ika kal-an‘āmi bal hum aḍall, ulā’ika humul-ghāfilūn.
🌺 “Dan sungguh, akan Kami isi Neraka Jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia. Mereka memiliki hati tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah), mereka memiliki mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.”
📚 (QS. Al-A’raf: 179)
⚠️ Ayat ini menjelaskan bahaya besar: manusia bisa menjadi lebih sesat daripada hewan apabila:
– 💖 Hatinya tertutup dan keras menerima kebenaran.
– 👁️ Matanya buta terhadap tanda-tanda kebesaran Allah.
– 👂 Telinganya tuli terhadap nasihat dan ilmu yang bermanfaat.
– 🧠 Akalnya tidak digunakan untuk berpikir jernih dan membedakan hak serta batil.
Akibatnya, manusia hidup dalam kelalaian, kesombongan, dan perbuatan zalim yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
🌱 Muhasabah Diri
🤲 Maka dari itu, mari perbanyak amalan perbaikan diri:
✨ Istighfar | 🕌 Taubat | 📖 Dzikir | 🤝 Meminta maaf kepada sesama
Terutama jika kita pernah berbuat kesalahan, seperti:
⚠️ Memfitnah ataumembicarakan keburukan orang lain di belakangnya.
⚠️ Menyakiti hati sesama manusia, baik dengan kata maupun perbuatan.
⚠️ Berbuat zalim melalui ucapan yang tajam atau tindakan yang merugikan.
💖 Ingatlah: Manusia bisa saja lupa, lalai, atau menganggap remeh perbuatan, tetapi Allah tidak pernah lupa dan tidak pernah melalaikan perkara sekecil apa pun.
Orang yang paling mulia bukanlah mereka yang merasa paling benar, melainkan mereka yang senantiasa berusaha memperbaiki diri dan selalu memohon ampun kepada Allah atas segala khilafnya.
🤲 Semoga Allah menjaga hati, lisan, mata, telinga, pikiran, dan seluruh kehidupan kita dari perbuatan yang dimurkai-Nya.
✨ Semoga Allah menjadikan seluruh SPUT kita — Sifat, Pikiran, Ucapan, dan Tindakan — senantiasa dipenuhi kebaikan, kejujuran, dan manfaat yang luas bagi sesama.
🤲🏻 Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin
✍️ Salam Ta’ziem dan JIHAD
BROTHER EGGI SUDJANA (BES)
Editor: Agusto Sulistio.



