SDN Polisi 1 Bogor Lahirkan Puluhan Hafidz Cilik, Bukti Sekolah Negeri Bisa Berprestasi Islami

BOGOR, MPI – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti halaman SDN Polisi 1 Bogor, Jumat, (9/5/2025). Di bawah tenda putih berhias balon hijau keemasan, puluhan siswa berseragam putih berselendang hitam berbaris rapi dalam momen spesial: Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III.

Acara ini menandai tonggak baru bagi sekolah dasar negeri yang beralamat di Jl. Paledang No. 45, Bogor Tengah tersebut. Tahun ini, sebanyak 46 siswa berhasil diwisuda sebagai Hafidz dan Hafidzah, setelah sebelumnya meluluskan 3 siswa di 2023 dan 24 siswa di 2024.

Baca juga:  Baitul Maal dan Solidaritas Islam Dunia Solusi Jitu Untuk Palestina

“Dengan Al-Qur’an Mempertebal Keimanan dan Mencerdaskan Generasi Muda” menjadi tema besar kegiatan. Sebuah pesan kuat bahwa pendidikan karakter Qur’ani kini menjadi bagian penting dari SDN Polisi 1.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Ibu Mustika Ningsih, M.Pd. menyebut bahwa program ini bukan hanya inovasi, tapi juga strategi membangun karakter siswa sejak dini.

“Ini jadi terobosan di sekolah negeri. Antusiasme masyarakat luar biasa. SDN Polisi 1 kini jadi pilihan karena selain unggul secara akademik, juga membentuk karakter spiritual yang kuat,” ucap beliau penuh semangat.

Baca juga:  Mendesak! BPI KPNPA RI Minta Bareskrim Periksa Razman Nasution Terkait Dugaan Aliran Dana Rp50 Miliar

Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bogor, Kabid Pendidikan Dasar, turut hadir dan memberikan apresiasi. Menurutnya, SDN Polisi 1 adalah pelopor program Tahfidz di sekolah negeri Kota Bogor dan menjadi contoh nyata yang bisa diikuti sekolah lain.

Sementara itu, Pengawas PAI Bogor Tengah menyoroti dedikasi luar biasa guru dan siswa dalam menjalankan program ini.

Baca juga:  Demi Gibran, Konstitusi, Etika dan Prinsip Bernegara Dikorbankan

“Ini bukan hanya prestasi rohani, tetapi juga bekal prestasi akademik, karena bisa digunakan untuk mendaftar ke jenjang selanjutnya melalui Jalur Prestasi (Japres),” jelasnya.

Puncak acara berlangsung haru saat satu per satu siswa menerima medali dan mahkota kehormatan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan menghafal kalamullah. Dengan dekorasi panggung bertuliskan “Haflah Tahfidz Al-Qur’an 2025”, senyum bangga para siswa seakan menegaskan: usia muda bukan penghalang untuk mencintai Al-Qur’an.

(P.N_ZEBUA)

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...