BOGOR, MPI – Warga RT 03/RW 10 Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor menggelar kegiatan Silaturahmi dan Dialog Warga bersama Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kota Bogor pada Sabtu malam (14/3/2026) di Balai Warga RT 03/RW 10 yang berlokasi di Masjid Al Aslam Al Haad. “Kegiatan ini direncanakan sejak beberapa minggu yang lalu untuk mempererat tali silaturahmi antara warga dengan berbagai elemen masyarakat.
Tokoh masyarakat Bapak Dharma Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang jelas bagi warga setempat.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi antara warga dengan para pimpinan ormas di Kota Bogor, sekaligus menjadi forum dialog untuk menyampaikan perkembangan aspirasi masyarakat terkait keberadaan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal (MIAH) yang berada di wilayah RT 03/RW 10,” Ujar dharma
Dalam pertemuan tersebut, salah satu warga Bapak Pupung Purnama menyampaikan pandangan bersama warga mengenai kondisi lingkungan.
“Kami sebagai warga ingin menyampaikan sikap dan aspirasi mengenai situasi yang berkembang di lingkungan setempat. Dialog yang berlangsung diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi yang baik antara warga dan berbagai elemen masyarakat, sehingga setiap persoalan dapat disikapi secara bijaksana dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ungkapnya.
Acara juga diisi dengan arahan dan tausiyah dari tokoh masyarakat H. Innayatullah (Mama Haji Dado) yang memberikan pesan penting bagi semua peserta.
“Kita harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan, karena itu adalah dasar dari keharmonisan masyarakat kita. Setiap perbedaan harus kita jadikan sebagai kekuatan, bukan sebagai sumber konflik,” ucap Mama Haji
Dado dalam tausiyahnya. Selain itu, berbagai pimpinan ormas yang hadir juga menyampaikan pandangannya. Pada kesempatan tersebut, juga dibacakan dan ditandatangani Pakta Integritas Warga RT 03/RW 10 bersama Ormas se-Kota Bogor.
“Pakta ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur konstitusi dan mekanisme hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menjaga ketertiban dan kedamaian di Kota Bogor,” tambah Bapak Pupung.
Melalui kegiatan ini, warga berharap dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan berbagai pihak. “Kami berharap tercipta komunikasi yang konstruktif antara masyarakat dan berbagai elemen organisasi kemasyarakatan, sehingga setiap langkah yang ditempuh tetap mengedepankan persatuan, ketertiban, serta kemaslahatan masyarakat luas.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kedekatan antar peserta. “Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kekeluargaan, dan diakhiri dengan doa bersama yang mengharapkan kebaikan bagi seluruh masyarakat Kota Bogor,” tutup ketua panitia.



