Eggi Sudjana Resmi Laporkan RS dan SB ke Polda Jabar Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

BANDUNG, MPI – Eggi Sudjana bersama tim kuasa hukum resmi melaporkan dugaan tindak pidana fitnah, penghinaan, dan pencemaran nama baik ke Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar)  Jl. soekarno Hatta No 748, Cimenerang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. Pada Jumat, (6/2/2026). Laporan tersebut ditujukan kepada pihak berinisial RS dan SB terkait konten video yang beredar di Tiktok yang dianggap merugikan nama baik dan fitnah.

Dalam keterangannya, Eggi Sudjana menerangkan bahwa langkah hukum ini ditempuh sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban masyarakat dan mengedepankan cara-cara beradab melalui jalur hukum, bukan dengan tindakan balasan yang dapat menimbulkan konflik sosial.

Baca juga:  Puting Beliung Terjang Pakansari, Atap GOR Rusak dan Pohon Tumbang

Eggi juga menjelaskan, langkah ini saya lakukan bukan untuk bertikai, melainkan menjaga ketertiban masyarakat.

“Saya punya kemampuan untuk membalas, saya punya banyak pasukan. Kalau saya mau serbu, bisa. Tapi itu tidak beradab. Untuk apa? Lebih baik saya melapor polisi daripada balas konten dengan konten, bertikai, atau gebuk-gebukan. Indonesia bukan begitu. Yang beradab itu menggunakan hukum,” ujar Eggi Sudjana.

Eggi juga mengingatkan pesan seniornya:

“Kalau kau lemah, kau harus militan. Tapi kalau kau sudah kuat, gunakan hukum. Dengan hukum, semuanya terukur.” katanya

Baca juga:  PWRI Bogor Raya Siap Dukung Penuh Intruksi Bupati Bogor Rudi Susmanto Perang Berantas Narkoba

Ia menambahkan bahwa laporan ini tidak ada kaitannya dengan isu ijazah Presiden joko widodo (JOKOWI).

“Itu bukan urusan saya. Tapi jangan hina-hina saya, jangan menista saya dengan kata-kata gembel, pengemis, atau cowok yang tidak tahu diri. Saya tidak kenal mereka, tapi mereka sok kenal saya. Maka saya pilih jalur hukum.”

Hari ini resmi laporan telah dibuat. Eggi menegaskan bahwa proses hukum harus dijalani dengan benar.

“Kalau mereka dipanggil polisi, datanglah. Minimal tiga kali dipanggil. Jelaskanlah di hadapan hukum. Kalau mereka sadar dan minta maaf, saya maafkan. Tapi kalau tidak, biarlah proses hukum berjalan sampai pengadilan.” tegas Eggi

Baca juga:  Viral: Wakil Wali Kota Bogor Turun Tangan Usir Angkot Ngetem

“Saya bukan mau sok jago. Kalau sok jago, saya tidak lapor polisi. Tapi saya sarjana hukum, saya advokat, maka saya gunakan jalur hukum. Semoga ada kesadaran dari RS dan SB. Sadarlah, tahu dirilah. Jangan sibuk mengurusi saya, sementara urusan sendiri tidak beres. Kalau sama-sama bertikai di media, tidak bagus. Maka saya pilih melapor ke polisi.” pungkasnya [ATS]

 

Latest

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...

Dugaan Sarang Prostitusi Online Berkedok “Kontrakan Reformasi” di Gunung Putri Resahkan Warga

GUNUNG PUTRI | MATA PENA INDONESIA - Sebuah bangunan indekos dua lantai bernama Kontrakan Reformasi yang berlokasi di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten...

Mutiara Hikmah QS Al-Hajj 22:38–40, Eggi Sudjana Uraikan Rumusan Moral Perang dalam Islam: Dibela, Diizinkan, dan Ditolong Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang dikenal sebagai Brother Eggi Sudjana (BES), dalam renungan Mutiara Hikmah...