GUNUNG SINDUR, MPIĀ – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi pembangunan rumah ibadah di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Menurutnya, kehadiran rumah ibadah ini menjadi wadah pembinaan moral dan spiritual bagi generasi muda Kabupaten Bogor.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Topping Off Ceremony sekaligus peletakan batu pertama pembangunan rumah ibadah SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Dirgayuza Setiawan, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bogor.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor menekankan pentingnya pembangunan rumah ibadah sebagai investasi karakter generasi muda.
āHadirnya rumah ibadah ini merupakan investasi penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Hal ini sejalan dengan upaya kami mewujudkan Kabupaten Bogor yang Istimewa, adil, makmur, dan sejahtera,ā ujar Rudy Susmanto. Pada Kamis, (13/11).
Sementara itu, Karowatpers SSDM Polri Brigjen Pol. Dr. Budhi Herdi menjelaskan bahwa pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia. Yayasan ini mendapat mandat dari Presiden Republik Indonesia untuk mengembangkan sekolah unggulan berkonsep ekosistem Garuda, yang diharapkan mampu mencetak lulusan berdaya saing global dan siap melanjutkan pendidikan ke 100 universitas terbaik dunia.
āPembangunan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Hasilnya mungkin baru terlihat 10ā20 tahun mendatang ketika generasi emas lulusan sekolah ini tumbuh menjadi pemimpin yang unggul dan berkarakter,ā ungkap Brigjen Pol. Budhi Herdi.
Rumah ibadah yang dibangun mencakup masjid, gereja Katolik, gereja Protestan, pura, dan wihara yang letaknya berdekatan. Kehadiran rumah ibadah multikepercayaan ini menjadi simbol bahwa perbedaan bukanlah sekat, melainkan kekuatan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
Red



