Advokat Victor Harianja SH MH: Klien Akan Rawat Rumah yang Jadi Objek Sengketa Sambil Menunggu Putusan Pengadilan

DEPOK, MPI – Kuasa hukum, Victor Harianja, S.H., M.H., menyampaikan keterangan pers terkait rencana kliennya untuk melakukan perawatan terhadap sebuah rumah yang beralamat perumahan Griya telaga pesona Blok C1 No 4 Tapos Kota Depok, pada Jumat (10/7/2026) yang saat ini menjadi objek sengketa hukum.

Victor menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak yang tercatat atas nama kepemilikan rumah tersebut belum pernah muncul dan keberadaannya tidak diketahui. Menurutnya, rumah itu telah lama ditinggalkan sehingga dikhawatirkan mengalami kerusakan apabila tidak dirawat.

Baca juga:  Mutiara Hikmah BES: Tazkia Nafs Kunci Membangun Indonesia Bertaqwa

“Sampai saat ini yang bersangkutan belum pernah muncul. Rumah tersebut ditinggalkan begitu saja, padahal saat ini menjadi objek jaminan. Jika dibiarkan tanpa perawatan, kondisi bangunan akan semakin rusak dan nilai jualnya tentu tidak lagi sesuai dengan harga pasar,” ujar Victor dalam keterangannya kepada awak media.

Oleh karena itu, lanjut Victor, kliennya berencana menempati sekaligus merawat rumah tersebut untuk menjaga kondisi bangunan hingga terdapat kepastian hukum dari pengadilan maupun apabila pemilik yang bersangkutan kembali muncul.

Baca juga:  Tidak Adil Menyalahkan Nahkoda Saat Ombak dan Badai Datang

“Klien kami hanya akan merawat rumah ini dengan baik sambil menunggu proses persidangan selesai dan menunggu apabila pemilik datang untuk menyelesaikan persoalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Victor juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua RT dan RW setempat. Berdasarkan arahan dari perangkat lingkungan, pihaknya diminta menyampaikan pemberitahuan secara resmi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Baca juga:  Usai CFD, Arus Lalu Lintas Simpang McD Tegar Beriman Semrawut, Kemana Petugas?

Sebagai bentuk keterbukaan kepada lingkungan sekitar, pihaknya berencana menyampaikan surat pemberitahuan resmi kepada RT dan RW sebelum melakukan langkah tersebut.

“Insya Allah pada Senin, 13 Juli 2026, kami akan membuka pagar rumah tersebut untuk melakukan perawatan. Langkah ini semata-mata agar aset tetap terjaga sambil menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap serta menunggu itikad baik dari pihak pemilik apabila yang bersangkutan muncul,” tutup Victor Harianja.

Red

Latest

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...

Dugaan Sarang Prostitusi Online Berkedok “Kontrakan Reformasi” di Gunung Putri Resahkan Warga

GUNUNG PUTRI | MATA PENA INDONESIA - Sebuah bangunan indekos dua lantai bernama Kontrakan Reformasi yang berlokasi di Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten...