Bupati Bogor Apresiasi Polri Atas Pembangunan Rumah Ibadah di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

GUNUNG SINDUR, MPI – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi pembangunan rumah ibadah di SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Menurutnya, kehadiran rumah ibadah ini menjadi wadah pembinaan moral dan spiritual bagi generasi muda Kabupaten Bogor.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Topping Off Ceremony sekaligus peletakan batu pertama pembangunan rumah ibadah SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Dirgayuza Setiawan, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bogor.

Baca juga:  Ketua PWRI DPC Bogor Raya, Rohmat Selamat SH., M.Kn., Sampaikan Ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025

Dalam sambutannya, Bupati Bogor menekankan pentingnya pembangunan rumah ibadah sebagai investasi karakter generasi muda.
“Hadirnya rumah ibadah ini merupakan investasi penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Hal ini sejalan dengan upaya kami mewujudkan Kabupaten Bogor yang Istimewa, adil, makmur, dan sejahtera,” ujar Rudy Susmanto. Pada Kamis, (13/11).

Baca juga:  Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

Sementara itu, Karowatpers SSDM Polri Brigjen Pol. Dr. Budhi Herdi menjelaskan bahwa pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia. Yayasan ini mendapat mandat dari Presiden Republik Indonesia untuk mengembangkan sekolah unggulan berkonsep ekosistem Garuda, yang diharapkan mampu mencetak lulusan berdaya saing global dan siap melanjutkan pendidikan ke 100 universitas terbaik dunia.

“Pembangunan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah ini adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Hasilnya mungkin baru terlihat 10–20 tahun mendatang ketika generasi emas lulusan sekolah ini tumbuh menjadi pemimpin yang unggul dan berkarakter,” ungkap Brigjen Pol. Budhi Herdi.

Baca juga:  Proyek Jalan Rp1 Miliar di Kampung Cibaktul Desa Cibadak Kec, Sukamakmur Kabupaten Bogor Diduga Ugal Ugalan

Rumah ibadah yang dibangun mencakup masjid, gereja Katolik, gereja Protestan, pura, dan wihara yang letaknya berdekatan. Kehadiran rumah ibadah multikepercayaan ini menjadi simbol bahwa perbedaan bukanlah sekat, melainkan kekuatan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...