Mantan Menteri Kehutanan Ms Kaban: Bencana Alam di Sumatera dan Aceh Tamiang Akibat Tindakan Manusia Tak Bertanggung Jawab

BOGOR, MPI Mantan Menteri Kehutanan, Ms Kaban, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, khususnya di Hulu Tamiang, Aceh Tamiang. Menurutnya, bencana tersebut bukan semata fenomena alam, melainkan akibat dari tindakan manusia yang tidak bertanggung jawab dalam mengelola kawasan hutan.

“Di Hulu Tamiang, saya yakin tidak ada Hutan Produksi Hasil (HPH) dan statusnya seharusnya kawasan lindung. Namun, ternyata daerah itu rusak parah, lumpurnya bahkan mencapai dua meter dan mengakibatkan kerusakan di desa-desa,” ungkap Ms Kaban di kediamannya, Perumahan Budi Agung, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/12).

Baca juga:  Polisi Ringkus Pelaku Pemerasan Mengaku Wartawan Minta THR

Ms Kaban menyoroti praktik pembukaan tambang terbuka di kawasan sensitif seperti hutan lindung dan taman nasional. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan bencana besar.

“Jelas ada daerah yang sensitif seperti hutan lindung dan taman nasional yang dibuka tambang dengan sistem open field – itu sangat berbahaya,” tegasnya.

Mengutip pengalaman di Jawa Barat, Ms Kaban menjelaskan bahwa longsor di area seluas empat hektare saja sudah mampu menenggelamkan satu desa. Ia mengingatkan bahwa skala bencana di Sumatera Utara bisa jauh lebih besar dan merusak.

Baca juga:  UAS Guncang Pakansari, Bupati Bogor Tekankan Pembangunan Fisik dan Iman

Selain itu, Ms Kaban mendesak adanya penyelidikan mendalam terkait asal-usul kayu yang keluar dari kawasan tersebut serta pemberian izin yang tidak sesuai aturan. Ia menekankan perlunya penghentian sementara terhadap perusahaan yang melanggar atau tidak memiliki izin resmi dari pemerintah pusat.

“Perusahaan-perusahaan yang ada sebaiknya dihentikan sementara perizinannya, terutama kalau melanggar atau tidak ada izin dari pusat. Selama ini orang terlalu menggampangkan hal ini,” ujarnya.

Baca juga:  Eggi Sudjana Dibalik Pertemuan Solo, Antara Fakta dan Asumsi

Ms Kaban juga menyinggung kasus di Raja Ampat, Papua Barat, yang merupakan taman nasional namun tetap dibuka untuk tambang terbuka. Ia menilai hal tersebut sebagai ancaman serius bagi masa depan lingkungan dan masyarakat.

“Kita tidak boleh diam melihat hal ini. Masa depan kita terancam,” tutupnya.

 

Red

Latest

Empati Vs Serakah: Membangun Social Trust Menuju Indonesia Bertaqwa

Mutiara Hikmah Kamis, 9 April 2026 Oleh: Brother Eggi Sudjana...

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn Matapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara...

Respons Cepat Pemkab Bogor Tertibkan Parkir Liar, BPI KPNPA RI Beri Apresiasi

KAB BOGOR, MPI - Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Newsletter

Don't miss

Empati Vs Serakah: Membangun Social Trust Menuju Indonesia Bertaqwa

Mutiara Hikmah Kamis, 9 April 2026 Oleh: Brother Eggi Sudjana...

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn Matapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara...

Respons Cepat Pemkab Bogor Tertibkan Parkir Liar, BPI KPNPA RI Beri Apresiasi

KAB BOGOR, MPI - Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!

JAKARTA, MPI - Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, mendesak Presiden...

Empati Vs Serakah: Membangun Social Trust Menuju Indonesia Bertaqwa

Mutiara Hikmah Kamis, 9 April 2026 Oleh: Brother Eggi Sudjana ( BES ) Matapenaindonesia - Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: مِنْ اَجْلِ ذٰلِكَ  ۛ  كَتَبْنَا عَلٰى بَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ...

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.Kn Matapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara silaturahmi yang dihadiri sejumlah tokoh akademisi, aktivis, dan figur publik, muncul kontroversi ketika forum tersebut...