Tanyakan Status Tanah Ahli Waris, Warga Bogor Dicekik & Dipukul Oknum Danramil di Ruangan Camat Rumpin

BOGOR, MPI Seorang pria bernama Hendy menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum Danramil saat berada di kantor Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kejadian ini terjadi ketika Hendy, yang bertindak sebagai penerima kuasa dari ahli waris, menanyakan surat balasan resmi mengenai status tanah yang diklaim sebagai milik keluarga dan kini dibangun Koperasi Merah Putih.

AWAL MULA KONFLIK: PERTANYAAN SURAT BALASAN TENTANG TANAH

Hendy menjelaskan telah melayangkan surat kepada Kecamatan Rumpin pada tanggal 26 November 2025 untuk menanyakan status tanah eks-Kecamatan Rumpin yang diklaim milik ahli waris atas nama Ariman Bin Kasiun. Namun, melalui staf bernama Pak Imam, pihak kecamatan menolak memberikan surat serah terima dan balasan resmi.

Pada hari Selasa 10 Desember 2025, Hendy mendatangi kantor kecamatan untuk menanyakan surat tersebut. Ia bertemu Pak Imam sebelum dipanggil ke ruangan Camat Rumpin, Pak Ichang.

Baca juga:  Dari Pawai Bedug Hingga Penampilan Opick, Bupati Bogor Hadirkan Open House Bersama Forkopimda Lebaran Tahun Ini

KLAIM TANAH DAN KETEGANGAN DENGAN CAMAT

Di ruangan Camat, Hendy meminta bukti transaksi jual beli tanah tersebut. Menurut Camat Ichang, tanah itu adalah tanah adat milik Kasiun yang telah dijual pada tahun 1946, namun buktinya tidak ada karena alasan “zaman dahulu”.

Camat Ichang kemudian marah dan mempertanyakan mengapa Hendy memasukkan masalah ini ke media sosial.

“Kamu kenapa itu dimasukin ke media sosial? Sekarang saya kan minta keadilan buat rakyat. Saya ngebela rakyat dong,” ujar Camat, Rabu (9/11).

PENGANIAYAAN OLEH DANRAMIL, CAMAT HANYA DIAM

Di tengah ketegangan, seorang Danramil Kecamatan Rumpin datang menghampiri Hendy dan meminta surat kuasa. Saat Hendy hendak mengeluarkan berkasnya, ia langsung dicekik dan dipukul wajahnya oleh oknum Danramil. “Baru saya mengeluarkan berkas, saya langsung dicekek, dihajar lah muka saya. Sama itu Danramil,” ungkapnya.

Baca juga:  Audiensi Organisasi Garda Prabowo di Kantor Kesbangpol Kota Bogor

Hendy terjatuh dan ditarik kembali untuk dihajar lagi. Ia menyebut Camat Ichang hanya diam selama penganiayaan berlangsung.

MENYELAMATKAN BERKAS DAN MELARIKAN DIRI KE POLSEK

Hendy berusaha menyelamatkan berkas-berkas tanah ahli waris yang berada di meja Camat karena khawatir dimusnahkan. Setelah berhasil mengamankan berkas, ia didorong ke pojok dan sempat mengucapkan “ampun”.

Beruntung, Kepala Desa Robi hadir dan menahan keributan. Hendy memanfaatkan kesempatan itu untuk melarikan diri, berlari keluar dari kantor kecamatan, dan melarikan diri menggunakan mobil tronton hingga turun di dekat Gunung Nyungcung.

Baca juga:  Masyarakat Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Bogor atas Program Mudik Gratis

Setelah kejadian, Hendy sempat bingung melapor karena khawatir Polsek Rumpin masih dalam kendali pihak terkait. Ia kemudian menghubungi rekan untuk pergi ke Bogor dan mencari perlindungan.

LATAR BELAKANG SENGKETA TANAH

Tanah yang menjadi sengketa seluas sekitar 2.500 meter persegi terdaftar di buku girik dengan nomor koir 409, berlokasi di Jalan Prada Samlawi, Kampung Sawah, RT 05 RW 04, Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin. Saat ini, tanah tersebut dibangun Koperasi Merah Putih yang menurut Camat Ichang adalah aset Pemda.

“Saya hanya meminta bukti transaksi jual beli yang diucapkan oleh pihak Kecamatan Rumpin, Pak Ichang,” tutup Hendy

 

Red

Latest

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia,...

Laskar Merah Putih Kota Bogor Gelar Halal Bihalal, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi

BOGOR, MPI - Dalam semangat dan suasana pasca Idul...

Newsletter

Don't miss

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia,...

Laskar Merah Putih Kota Bogor Gelar Halal Bihalal, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi

BOGOR, MPI - Dalam semangat dan suasana pasca Idul...

Rudy Susmanto Resmikan Bus Listrik Gratis di Bogor, Dorong Transportasi Publik Ramah Lingkungan

CIBINONG, MPI - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menghadirkan layanan bus listrik...

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda menerima kunjungan Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Tahun...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali mencoreng citra birokrasi daerah. Sorotan publik kini tertuju pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, di mana...

Indonesia Kaya Sumber Daya, Tak Perlu Takut Menghadapi Perang Global

Catatan: Dr. Suriyanto Pd, SH., MH., M.Kn Matapenaindonesia - Indonesia, dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah dan posisi geografis yang strategis, memiliki modal...