Aktivis Beni Sitepu Kritik Kehadiran Pejabat Pemkot Bogor di APEKSI 2025

KOTA BOGOR, MPI Aktivis Kota Bogor, Beni Sitepu, melontarkan kritik keras terhadap kehadiran pejabat Pemerintah Kota Bogor dalam kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang berlangsung di Paradise Hall Hotel, Lampung, pada 19–20 Desember 2025.

Menurut Beni, partisipasi tersebut patut diduga sebagai bentuk pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dibungkus atas nama forum nasional. Ia menilai, di tengah persoalan mendasar seperti sampah, banjir tahunan, lemahnya pelayanan publik, dan problem tata kelola BUMD, anggaran daerah seharusnya difokuskan pada penyelesaian masalah, bukan perjalanan dinas yang mahal.

Baca juga:  Saatnya Prabowo dan BES (Brother Eggi Sudjana) Merangkul, Nitizen: Dukungan Keras BES Duduki Kursi Menteri di Kabinet Merah Putih

“Ketika hasilnya tidak jelas, tidak terukur, dan tidak berdampak langsung bagi warga, maka penggunaan APBD untuk kegiatan semacam ini patut diduga sebagai pemborosan,” tegas Beni Sitepu. Sabtu, (20/12).

Beni menyoroti bahwa APEKSI kerap dijadikan ruang aman bagi birokrasi untuk menghabiskan anggaran perjalanan dinas—mulai dari transportasi, penginapan hotel berbintang, uang harian, hingga biaya representasi—tanpa pertanggungjawaban terbuka kepada publik. Ia juga menekankan absennya transparansi terkait jumlah pejabat yang berangkat, total biaya yang dikeluarkan, serta hasil konkret yang dibawa pulang dari forum tersebut.

Baca juga:  Mutiara Hikmah BES: Sekolah Harus Jadi Tempat Aman Pembentuk Generasi Taqwa

“Jika APBD digunakan untuk kegiatan yang manfaatnya tidak bisa dijelaskan kepada rakyat, maka itu bukan sekadar kelalaian administrasi, tetapi kegagalan moral dalam mengelola uang publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Beni menilai pola ini berpotensi menjadi praktik pemborosan anggaran yang sistemik, di mana forum-forum nasional dijadikan pembenaran formal sementara efektivitasnya tidak pernah diuji secara jujur.

Baca juga:  Bupati Bogor Rudy Susmanto: Kebanggan Kabupaten Bogor Anak Wartawan Ikut Jambore Muslim Dunia 2025

Ia mendesak DPRD Kota Bogor dan Inspektorat melakukan audit serta evaluasi terbuka terhadap seluruh pembiayaan keikutsertaan pejabat dalam APEKSI.

“APBD bukan dana rekreasi pejabat. Selama masih ada masalah di Kota Bogor, setiap rupiah yang dibelanjakan harus bisa dipertanggungjawabkan secara logis, etis, dan publik,” pungkasnya.

 

Red

Latest

Newsletter

Don't miss

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat TNI AD

MEDAN, MPI — Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa...

Mutiara Hikmah BES: Pilihan Anak Bangsa, Penjara Lebih Baik daripada Memenuhi Ajakan Mereka

BOGOR, MPI — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si...

Mutiara Hikmah BES: Lebih Baik Kehilangan Jabatan dan Harta daripada Mengorbankan Iman

BOGOR, MPI — Ada kalanya mempertahankan prinsip membutuhkan keberanian untuk...

Mutiara Hikmah BES: QS Al-Hajj Ayat 2 Mengingatkan Dahsyatnya Kiamat, Huru-Hara Dunia Jangan Disamakan dengan Azab Akhirat

BOGOR, MPI — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si dalam Mutiara Hikmah Kamis, (27/8/2026), mengajak umat Islam untuk mentadaburi QS. Al-Hajj ayat 2, yang menggambarkan...

Manifesto Peradaban: Prof. Eggi Sudjana Bedah QS. An-Nur Ayat 55, Iman dan Amal Shalih sebagai Jalan Menuju Istikhlafah

BOGOR, MPI — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si (BES) dalam kajian Mutiara Hikmah Rabu, (26/8/2026), mengangkat tema “Manifesto Peradaban” dengan menjadikan QS. An-Nur...

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat TNI AD

MEDAN, MPI — Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun...