Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ravindra Airlangga, mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk memperkuat sinergi dalam mencegah krisis kesehatan sejak dini. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Kesehatan yang digelar di Saung Bogania Babakanmadang dan Cibinong, pada Rabu, (4/3/2026).
Dalam sosialisasi, Ravindra menekankan bahwa UU Kesehatan menjadi fondasi transformasi sistem kesehatan nasional, mulai dari penguatan layanan primer, peningkatan kualitas tenaga medis, hingga sistem pembiayaan dan ketahanan menghadapi krisis.
“Undang-undang ini hadir untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan layanan kesehatan yang adil dan berkualitas. Namun regulasi tidak akan bermakna tanpa dipahami dan dikawal bersama-sama,” ujarnya.
Pada sesi Bimtek bertema “Koordinasi Pusat dan Daerah dalam Upaya Pengurangan Risiko Krisis Kesehatan”, Ravindra menegaskan pentingnya koordinasi lintas level pemerintahan serta partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai kalangan.
“Krisis kesehatan tidak bisa ditangani secara parsial. Diperlukan koordinasi solid antara pusat dan daerah, serta kesiapsiagaan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai wujud nyata komitmen promotif dan preventif, program CKG menjadi sarana deteksi dini sekaligus edukasi kesehatan. Ravindra menutup dengan pesan bahwa pencegahan selalu lebih baik dan lebih murah dibanding pengobatan.
[ Aldi ]



