MUTIARA HIKMAH – Selasa, 2 Juni 2026
Matapenaindonesia – Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
📚 QS. Ar-Rum (30): 21
وَمِنْ اٰيٰتِهٖۤ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَا جًا لِّتَسْكُنُوْۤا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
“Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.”
📚 QS. Ar-Rum (30): 22
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ خَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ وَا خْتِلَا فُ اَلْسِنَتِكُمْ وَاَ لْوَا نِكُمْ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّلْعٰلِمِيْنَ
“Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu, dan warna kulitmu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.”
📚 QS. Ar-Rum (30): 23
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ مَنَا مُكُمْ بِا لَّيْلِ وَا لنَّهَا رِ وَا بْتِغَآ ؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ
“Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.”
📚 QS. Ar-Rum (30): 24
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ يُرِيْكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَّطَمَعًا وَّيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَيُحْيٖ بِهِ الْاَ رْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
“Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya, Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air hujan dari langit lalu menghidupkan bumi setelah mati atau kering. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.”
📚 QS. Ar-Rum (30): 25
وَمِنْ اٰيٰتِهٖۤ اَنْ تَقُوْمَ السَّمَآءُ وَا لْاَ رْضُ بِاَ مْرِهٖ ۗ ثُمَّ اِذَا دَعَا كُمْ دَعْوَةً ۖ مِّنَ الْاَ رْضِ ۖ اِذَاۤ اَنْـتُمْ تَخْرُجُوْنَ
“Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan kehendak-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu kamu keluar dari kubur.”
📚 QS. Ar-Rum (30): 26
وَلَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ ۗ كُلٌّ لَّهٗ قٰنِتُوْنَ
“Dan milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk.”
🌌 Memahami ayat-ayat Al-Qur’an di atas memberikan bukti yang sangat jelas dan nyata tentang Kemahakuasaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
🧠 Apalagi jika ditadabburi secara mendalam menggunakan pendekatan OST JUBEDIL yang dikenal dengan konsep BES, sebagai bagian dari Teori ES.
✨ Dalam pandangan BES, seluruh alam semesta — mulai dari penciptaan manusia, keberadaan pasangan hidup, perbedaan bahasa dan warna kulit, pola tidur serta aktivitas manusia, hingga fenomena kilat, hujan, langit, bumi, kehidupan dan kematian — semuanya adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang disajikan bagi manusia yang mau berpikir dan memahami.
💡 Oleh karena itu, gunakanlah HOI = HATI, OTAK, dan INDERA agar hidayah Allah senantiasa mendatangi diri kita.
📚 QS. Ar-Rum (30): 30
فَاَ قِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًا ۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّا سَ عَلَيْهَا ۗ لَا تَبْدِيْلَ لِخَـلْقِ اللّٰهِ ۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ۙ وَلٰـكِنَّ اَكْثَرَ النَّا سِ لَا يَعْلَمُوْنَ
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Islam; sesuai fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”
🤲 Menghadapkan wajah kepada agama Allah dimulai dengan tiga landasan utama:
✅ Ikhlas
✅ Sabar
✅ Taqwa
📖 Tentang Keikhlasan
QS. An-Nisa’ (4): 125
وَمَنْ اَحْسَنُ دِيْنًا مِّمَّنْ اَسْلَمَ وَجْهَهٗ لِلّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَّا تَّبَعَ مِلَّةَ اِبْرٰهِيْمَ حَنِيْفًا ۗ وَا تَّخَذَ اللّٰهُ اِبْرٰهِيْمَ خَلِيْلًا
“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang dengan ikhlas berserah diri kepada Allah, sedang dia mengerjakan kebaikan, dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah telah memilih Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.”
🕊️ Keikhlasan adalah fondasi utama agar manusia benar-benar berserah diri kepada Allah, tanpa dicampuri kepentingan hawa nafsu.
📖 Tentang Kesabaran
QS. Ali ‘Imran (3): 146
وَكَاَ يِّنْ مِّنْ نَّبِيٍّ قٰتَلَ ۙ مَعَهٗ رِبِّيُّوْنَ كَثِيْرٌ ۚ فَمَا وَهَنُوْا لِمَاۤ اَصَا بَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَمَا ضَعُفُوْا وَمَا اسْتَكَا نُوْا ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِيْنَ
” Dan betapa banyak nabi yang berperang didampingi sejumlah besar pengikut yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, tidak patah semangat, dan tidak pula menyerah. Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.”
🔥 Sabar bukan berarti lemah, melainkan sikap teguh dalam berjuang, meskipun menghadapi berbagai cobaan dan tekanan.
📖 Tentang Taqwa
QS. Ali ‘Imran (3): 102
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَ نْـتُمْ مُّسْلِمُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.”
🌟 Dalam pandangan BES, apabila HOI — HATI, OTAK, dan INDERA — difungsikan secara optimal untuk memahami tanda-tanda kekuasaan Allah, maka itu adalah tanda nyata bahwa seseorang telah beriman dan bertaqwa kepada Allah serta Rasul-Nya.
🤲 Semoga hati kita senantiasa terbuka menerima hidayah, akal kita digunakan untuk berpikir lurus, dan indera kita dipakai untuk melihat serta merenungi tanda-tanda kebesaran Allah di seluruh alam semesta.
🔥 Salam Jihad, ✍️ Brother Eggi Sudjana ( BES )



