CIBINONG, MPI – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Surya Praja Permai, RT 05 RW 06, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Minggu (12/4). Warga Surya Praja Permai (SPP) menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai bagian dari tradisi tahunan pasca-Idulfitri untuk mempererat tali silaturahmi.
Sejak pagi hari, warga dari berbagai blok tampak antusias menghadiri acara. Momen ini tidak hanya menjadi ajang saling bermaafan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial yang harmonis di lingkungan perumahan.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari para tokoh masyarakat. Sesepuh warga, Bapak H. Dede, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara berkat kebersamaan seluruh warga.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana karena kekompakan dan gotong royong kita semua. Saya mengucapkan terima kasih, serta mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.
Senada dengan itu, Ketua RT, Bapak Alek, mengapresiasi partisipasi warga yang hadir. Ia menegaskan bahwa Halal Bihalal merupakan agenda penting yang harus terus dijaga.
“Semoga silaturahmi ini semakin mempererat hubungan antarwarga dan menjadikan lingkungan kita semakin kompak dan solid,” ujarnya.
Acara semakin khidmat dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Cece. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk senantiasa mendoakan para sesepuh agar diberikan kesehatan dan keberkahan.
Ia juga mengingatkan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki nilai ibadah yang tinggi. “Dalam sebuah hadis disebutkan, ketika dua orang bertemu lalu bersalaman, maka dosa di antara keduanya akan diampuni,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya adab dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keindahan seseorang tidak diukur dari penampilan, melainkan dari sikap dan perilakunya.
Mengutip pandangan Imam Syafi’i, Ustadz Cece menjelaskan tiga tahapan dalam menuntut ilmu. Pada tahap awal, seseorang cenderung merasa paling tahu. Namun seiring bertambahnya ilmu, muncul sikap rendah hati. Hingga akhirnya, pada tingkat yang lebih dalam, seseorang akan menyadari betapa luasnya ilmu Allah dan merasa dirinya masih sangat terbatas.
Sebagai penutup, seluruh rangkaian acara diakhiri dengan saling bersalaman antarwarga sebagai bentuk saling memaafkan, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama yang semakin menambah keakraban dan kebersamaan.
Kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun lingkungan yang rukun, harmonis, dan penuh kebersamaan.
(Rudi)



