LKPPB Rampungkan AD/ART, Perkuat Langkah Kawal Pembangunan Bogor

BOGOR, MPI – Lembaga Kajian Percepatan Pembangunan Bogor (LKPPB) mulai menegaskan arah geraknya. Melalui rapat kerja yang digelar di Hotel Horison Sayaga, Cibinong, pada Senin (20/4/2026), pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) resmi dimatangkan sebagai fondasi utama organisasi.

Rapat berlangsung dinamis dan penuh diskusi konstruktif. Selain menyusun landasan hukum, para penggagas juga menyelaraskan visi dan misi agar LKPPB benar-benar hadir sebagai lembaga kajian yang memiliki peran nyata dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor.

Baca juga:  Masyarakat Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Bogor atas Program Mudik Gratis

Kegiatan dipimpin langsung oleh Achmad Herman Hermawan, didampingi oleh Pembina H. RM Danang Donoroso, serta para penggagas antara lain Idris Santoso, Munir Djalil, dan H. Amirulloh.

Sebelumnya, LKPPB telah dideklarasikan secara resmi dalam momen Halal Bihalal yang dihadiri puluhan LSM se-Kabupaten Bogor di Saung Muara, Cibinong. Acara tersebut menjadi titik awal kebersamaan sebelum organisasi masuk ke tahap penguatan struktur internal.

Munir Djalil menegaskan bahwa penyusunan AD/ART bukan sekadar formalitas administratif, melainkan menjadi pegangan utama agar langkah organisasi tetap terarah dan terukur.

Baca juga:  Mahasiswi IPB, Lulusan Terbaik SMAN 1 Ciomas, Raih Prestasi Nasional: Inspirasi dari Bogor

“Kita ingin LKPPB ini benar-benar berjalan. Bukan hanya ada secara nama, tapi punya arah yang jelas dan bisa memberi kontribusi nyata. Dari awal, kita sudah satu visi,” ujarnya.

Ia juga menyinggung pentingnya soliditas dalam membangun lembaga. Menurutnya, kekuatan utama LKPPB lahir dari kesamaan tujuan, bukan sekadar kumpulan individu.

“Membangun bersama itu bukan hanya soal tenaga, tapi menyatukan tujuan. Ketika kepercayaan sudah terbangun, langkah sekecil apa pun akan terasa besar dampaknya,” tambah Munir.

Baca juga:  KPP Bogor Raya Desak Kejaksaan Audit Menyeluruh Tata Kelola Kepegawaian RSUD Kota Bogor

Ke depan, LKPPB akan fokus pada tiga hal utama: penyusunan kajian berbasis data, pemberian rekomendasi kebijakan, serta menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Selain itu, lembaga ini juga berkomitmen mendorong literasi publik terkait pembangunan dan pengelolaan anggaran, agar partisipasi masyarakat semakin kuat dan menyeluruh.

“Harapannya sederhana, pembangunan di Bogor bisa berjalan lebih cepat, tepat, dan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Munir.

( Syam )

Latest

Mutiara Hikmah: BES Ajak Umat Introspeksi Diri Lewat Doa Sulaiman dan 5 Penyakit Hati

BOGOR | MATA PENA INDONESIA –Prof Dr Eggi Sudjana,...

Kader PSI Bogor Raya Membludak di Rakorda, Jokowi dan Kaesang Disambut Antusias di Sentul

MATA PENA INDONESIA | BOGOR — Kader Partai Solidaritas...

Mutiara Hikmah BES: Jangan Taklid Buta! Eggi Sudjana Ungkap 7 Penyebab Manusia Sesat tetapi Tidak Menyadarinya

MATA PENA INDONESIA | BOGOR — BISMILLAH. Brother Eggi Sudjana...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: BES Ajak Umat Introspeksi Diri Lewat Doa Sulaiman dan 5 Penyakit Hati

BOGOR | MATA PENA INDONESIA –Prof Dr Eggi Sudjana, SH., M.Si atau dengan panggilan Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan pesan keagamaan melalui Mutiara...

Kader PSI Bogor Raya Membludak di Rakorda, Jokowi dan Kaesang Disambut Antusias di Sentul

MATA PENA INDONESIA | BOGOR — Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bogor Raya memadati kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI yang digelar di Sentul...

Mutiara Hikmah BES: Jangan Taklid Buta! Eggi Sudjana Ungkap 7 Penyebab Manusia Sesat tetapi Tidak Menyadarinya

MATA PENA INDONESIA | BOGOR — BISMILLAH. Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan pesan keagamaan melalui Mutiara Hikmah edisi Ahad, 25 Oktober 2026. Kali ini,...