KAB. BOGOR, MPI – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan permohonan maaf atas insiden robohnya atap SMKN 1 Gunung Putri, Bogor, yang mengakibatkan sejumlah siswa terluka. Insiden ini menjadi perhatian serius dan peringatan bahwa masih banyak sekolah di Jawa Barat yang memiliki bangunan tidak layak.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Pemprov Jabar akan langsung turun tangan untuk menanggung seluruh biaya perawatan siswa yang terluka. Selain itu, pembangunan sekolah akan segera dilakukan dengan konstruksi yang lebih kuat dan aman bagi kegiatan belajar mengajar.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk segera memperbaiki fasilitas sekolah agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Dedi Mulyadi. Pada Senin (3/11).
Pemprov Jabar juga akan melakukan evaluasi terhadap seluruh bangunan sekolah di wilayah Jawa Barat untuk memastikan kelayakan dan keamanannya. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk melindungi siswa dan tenaga pengajar dari potensi bahaya.
DEPOK, MPI – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Koramil 03/Sukmajaya Kodim 0508/Depok menggelar patroli gabungan bersama unsur 4 Pilar: Babinsa, Mitra Jaya, Linmas, dan Pokdar Kamtibmas. Pada Selasa (2/11).
Patroli malam ini menyusuri sejumlah titik strategis, mulai dari Jl. Kemakmuran Raya, Sentosa Raya, Proklamasi, M. Yusuf, Juanda, Keadilan, Kejayaan, Merdeka, hingga kembali ke Markas Koramil 03/Sukmajaya.
Pelda Ratum, Babinsa Koramil 03/Sukmajaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas rutin sekaligus bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami menyusuri kawasan permukiman, pertokoan, hingga ruas jalan yang minim penerangan untuk memastikan situasi tetap terkendali,” ujar Pelda Ratum.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keterlibatan aktif warga melalui Mitra Jaya, Pokdar, dan Linmas menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Patroli ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara aparat dan warga menjadi fondasi terciptanya suasana yang harmonis dan tertib di wilayah Sukmajaya.
JAKARTA, MPI – Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, memimpin langsung pemusnahan 2,1 ton narkotika di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. Pada Rabu (29/10).
Pemusnahan ini merupakan bagian dari total 214,84 ton barang bukti narkoba senilai Rp29,37 triliun yang berhasil diungkap Polri selama satu tahun terakhir.
Kegiatan tersebut menjadi bukti konkret komitmen Polri dalam menindaklanjuti Asta Cita Presiden, khususnya poin ke-7 yang menekankan penguatan reformasi hukum serta pemberantasan korupsi dan narkoba.
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa sepanjang Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Polri berhasil mengungkap 49.306 kasus narkotika dengan total 65.572 tersangka. Barang bukti yang disita mencakup berbagai jenis narkotika, antara lain ganja, sabu, ekstasi, tembakau gorila, kokain, heroin, hingga etomidate,” Ujar Kapolri
Dari total barang bukti tersebut, sebanyak 212,7 ton telah dimusnahkan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2014 tentang tata cara pemusnahan barang bukti narkotika. Proses pemusnahan dilakukan di bawah pengawasan ketat dari kejaksaan, penyidik, serta tokoh masyarakat.
Selain penindakan, Polri juga menjalankan strategi pencegahan dengan mengidentifikasi 228 kampung narkoba di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, 118 kampung berhasil ditransformasi menjadi Kampung Bebas dari Narkoba. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045 yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkotik,” Pungkasnya.
JAYAPURA, MPI – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan, Ismail Asso, meminta Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan untuk mengarahkan kebijakan pembangunan secara lebih bijak, dengan memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan dibanding pembangunan rumah ibadah yang berlebihan.
Dalam keterangannya, Ismail menyampaikan keprihatinannya terhadap arah pembangunan yang dinilai belum menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara langsung.
“Seorang pemimpin jangan hanya sibuk membangun gereja atau masjid, tapi harus melihat kebutuhan dasar manusia, yaitu pendidikan dan kesehatan. Itu investasi nyata untuk masa depan Papua,” tegas Ismail. Kamis (30/10).
Tokoh Muslim Papua ini menilai bahwa pembangunan di Papua Pegunungan cenderung lebih banyak diarahkan ke kegiatan keagamaan, sementara program pemberdayaan manusia seperti pendidikan dan kesehatan sering kali terabaikan.
Ia menekankan pentingnya visi dan konsep pembangunan yang menyeluruh dan tidak terjebak pada pendekatan sektoral.
“Kalau pemimpin tidak punya konsep yang jelas, pembangunan jadi tidak terarah. Akibatnya, Papua terus memelihara kemiskinan dan keterbelakangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ismail menyatakan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah.
“Kalau masyarakat sudah sehat dan berpendidikan, mereka bisa menciptakan kemajuan sendiri. Itulah pembangunan yang sesungguhnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar anggaran publik digunakan secara bijak dan tidak hanya untuk kepentingan simbolik.
“Membangun gereja atau masjid boleh saja, tapi jangan sampai kebutuhan rakyat di bidang pendidikan dan kesehatan diabaikan. Itu sama saja dengan investasi bodoh,” tandasnya.
Ismail menutup pernyataannya dengan harapan agar ke depan, Papua Pegunungan dipimpin oleh figur yang cerdas, berintegritas, dan memiliki visi pembangunan yang berpihak pada manusia Papua.
“Kita butuh pemimpin yang membangun manusia, bukan hanya bangunan,” pungkasnya.
SUKAMAKMUR, MPI – Sebuah insiden kendaraan terjadi pada Kamis siang pukul 13.00 wib, di tanjakan jalur Sukamakmur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Menurut keterangan korban supir mobil tersebut mengalami kesulitan saat menanjak akibat kondisi jalan yang sangat rusak parah dan tidak rata atau miring dan bergelombang Mobil tersebut akhirnya mundur secara tiba-tiba dan membanting ke kanan jalan.
“Mobil itu sudah berusaha menanjak pelan-pelan, tapi karena jalannya berlubang dan miring, ban belakangnya selip. Saya panik, lalu mobil mundur dan langsung terguling terperosok ke bawah,” ujar Taupik Supir. Pada Kamis (30/10).
Foto: Kondisi jalan rusak parah
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kejadian ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur jalan di wilayah Sukamakmur yang dinilai memprihatinkan. Warga setempat mengaku telah lama mengeluhkan kerusakan jalan tersebut, namun belum ada tindakan nyata dari pihak berwenang.
Keluhan Warga dan Dampak Ekonomi
Pasar serta wisata yang ada diwilayah Sukamakmur merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa, terutama pada hari-hari pasar. Jalan yang rusak dan tidak rata di sekitar tanjakan pasar dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda empat dan pengangkut barang sayuran maupun matrial. Selain itu, kondisi ini juga berdampak pada kelancaran distribusi logistik dan kenyamanan pembeli.
“Sudah bertahun-tahun jalan ini rusak, apalagi kalau hujan, licin dan berlubang sangat rusak parah. Banyak mobil pengangkut sayur yang tidak bisa naik, akhirnya pedagang rugi karena barang tidak sampai,” keluh Ujang warga Sukamakmur saksi dilokasi kejadian
Beberapa warga juga menyebut bahwa kondisi jalan tersebut telah menyebabkan beberapa insiden serupa sebelumnya, meski tidak semua dilaporkan secara resmi. Mereka berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.
Ini bukan sekadar soal kenyamanan, tapi soal keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat. Jalan rusak di area jalur kecamatan sukamakmur kuhususnya desa sukamamkmur kabupaten bogor bisa memicu kecelakaan dan menghambat rezeki warga. Kami mohon agar pemerintah segera bertindak,” tegasnya.
Masyarakat Desa Sukamakmur khusus nya kecamatan sukamakmur berharap agar insiden ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi dan mempercepat program perbaikan infrastruktur, khususnya jalan-jalan yang menjadi akses vital bagi kegiatan ekonomi dan sosial warga.
Insiden kendaraan di tanjakan jalur menuju pasar Sukamakmur menjadi pengingat bahwa infrastruktur yang aman dan layak adalah hak dasar masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera merespons keluhan warga dengan tindakan nyata, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman, produktif, dan berkeadilan
CIBINONG, MPI – Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Bupati Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, menyerukan semangat persatuan dan aksi nyata kepada seluruh generasi muda Indonesia. Seruan ini disampaikan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, pada hari Selasa, (28/10).
Rudy Susmanto menegaskan bahwa pemuda bukan sekadar pelengkap sejarah, melainkan penentu arah masa depan bangsa. Penegasan ini sejalan dengan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, yang dibacakan oleh Bupati Rudy Susmanto dalam upacara tersebut.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Semangat Sumpah Pemuda harus terus membara dalam diri setiap pemuda Indonesia, menjadi pendorong untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ujar Rudy Susmanto.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para pejabat daerah, tokoh pemuda, pelajar, dan perwakilan organisasi kepemudaan. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
MENTAWAI, MPI – Menanggapi sejumlah pemberitaan media daring tertanggal 19 September 2025, CV Pustaka Teknik menyampaikan klarifikasi resmi terkait tudingan keterlibatan dalam praktik percaloan proyek pembangunan jalan di Desa Tuapejat, Kecamatan Mapadegat, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Direktur CV Pustaka Teknik, Supriandi, membantah keras tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh kegiatan usaha perusahaan dijalankan secara profesional dan transparan, sesuai mekanisme lelang elektronik melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
“CV Pustaka Teknik sama sekali tidak terlibat dalam praktik makelar proyek seperti yang diberitakan. Kami selalu mengikuti prosedur resmi pengadaan barang dan jasa,” ujar Supriandi dalam pernyataan tertulis, Kamis (23/10/2025).
Ia juga membantah adanya komunikasi atau kerja sama dengan oknum berinisial VK yang disebut dalam pemberitaan sebelumnya.
“Tidak pernah ada komunikasi, pertemuan, ataupun kesepakatan dengan pihak berinisial VK maupun pihak lain yang disebut-sebut. Kami bahkan tidak mengetahui adanya permintaan atau tawaran proyek seperti yang ditulis,” tegasnya.
CV Pustaka Teknik menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan tersebut dan siap memberikan data serta dokumen resmi guna menjernihkan informasi di publik.
“Kami menghormati proses hukum dan siap memberikan klarifikasi kepada instansi terkait. Yang kami harapkan adalah keadilan dan pemberitaan yang berimbang agar nama baik perusahaan tidak dirugikan,” tambah Supriandi.
Melalui hak jawab ini, CV Pustaka Teknik meminta media massa untuk menayangkan klarifikasi sesuai ketentuan Pasal 5 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap asas keberimbangan informasi publik.
“Kami percaya media tetap menjunjung tinggi profesionalitas dan prinsip keberimbangan dalam menyajikan informasi. Jangan sampai publik disesatkan oleh isu yang tidak berdasar,” pungkasnya.
JAKARTA,MPI – Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Miko Indrayana, S.I.K., memimpin kegiatan silaturahmi bersama pimpinan organisasi masyarakat (Ormas) se-Jabodetabek. Acara ini bertujuan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah DKI Jakarta. Pada Raabu, (22/10/2025).
Ketua Umum Laskar Sangidu Putih, Lamin S.E., menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar Ormas dan aparat kepolisian. “Hari ini agenda utama kita adalah silaturahmi dengan rekan-rekan pimpinan Ormas se-Jakarta dalam menjaga Kamtibmas di daerah DKI Jakarta,” ujarnya dalam sambutan.
Kombes Pol. Miko Indrayana turut memberikan pemahaman mendalam mengenai Undang-Undang Keormasan dan peran strategis Ormas dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang sehat dan konstruktif antara Ormas dan institusi negara.
Laskar Sangidu Putih mendapat apresiasi khusus sebagai salah satu Ormas yang aktif dan vokal dalam menjaga stabilitas sosial. “Alhamdulillah, kami tetap kompak dan bersinergi dengan pihak kepolisian, khususnya Polres Metro Jakarta Timur,” ujar Lamin.
Acara ini dihadiri oleh berbagai Ormas ternama seperti Forkabi, FBR, Bang Japar, LMP, BPPKB Banten, GPII, dan lainnya. Lamin menegaskan komitmen Laskar Sangidu Putih untuk terus menjaga silaturahmi antar Ormas serta melestarikan seni budaya lokal sebagai bagian dari penguatan identitas wilayah.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Polda Metro Jaya, khususnya Direktur Intelkam PMJ, yang telah menjadikan kami mitra. Semoga kegiatan seperti ini dapat diperluas ke wilayah lain di Jakarta,” tutup Lamin.