Beranda blog Halaman 41

Ketua Ranting Ormas Pemuda Pancasila Andri Mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025

0

SUKAMAMUR, MPI – Dalam semangat kebangsaan dan persatuan, Ketua Ranting Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila (Ormas PP) Cibadak Sukamakmur, Kab Bogor. Andri, mengucapkan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2025. Minggu, (01/06/2025).

Momen ini menjadi pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia akan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pernyataannya, Andri menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga merupakan fondasi kuat bagi persatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Pancasila adalah warisan terbesar bangsa yang harus senantiasa kita pelihara dan amalkan. Sebagai warga negara yang mencintai tanah air, kita memiliki kewajiban untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berperilaku dan berinteraksi, baik di lingkungan masyarakat maupun di dunia digital yang kini semakin berkembang,” ujar Andri Ketua Ranting PP cibadak Sukamakmur.

Ketua Ranting Ormas PP juga menyoroti peran generasi muda dalam melestarikan nilai-nilai Pancasila. Ia mengajak seluruh pemuda untuk semakin memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Pancasila guna memperkuat karakter bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Pemuda adalah ujung tombak bangsa. Kita harus memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap tertanam dalam jiwa setiap generasi muda, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa,” tambahnya.

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Ormas PP Cibadak mengadakan berbagai kegiatan seperti seminar kebangsaan, bakti sosial, dan diskusi publik yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada masyarakat tentang pentingnya Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam membangun kehidupan yang harmonis, adil, dan sejahtera,” kata Andri.

Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila. Perayaan ini bukan hanya sebatas seremoni, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendiri bangsa yang telah merumuskan dasar negara dengan penuh kebijaksanaan.

Menutup pernyataannya, Andri menyampaikan harapannya agar semangat Pancasila terus menyala dalam setiap jiwa rakyat Indonesia.

“Mari kita bersama-sama menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam membangun bangsa yang berdaulat, maju, dan bermartabat. Dengan semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air, kita pasti mampu menghadapi segala tantangan demi kejayaan Indonesia,”pungkasnya.

Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025! Pancasila Abadi!

Pimpinan Media Online Mata Pena Indonesia, Dewi Yudha Wianrsih, Sampaikan Pesan dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025

0

CIBINONG, MPI Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, pimpinan perusahaan media online Mata Pena Indonesia, Dewi Yudha Wianrsih, menyampaikan penghormatan atas nilai-nilai fundamental yang terkandung dalam Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan dasar negara Indonesia. Minggu, (01/06/2025)

Dalam pernyataannya, Dewi Yudha Wianrsih menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan hanya peringatan sejarah, tetapi juga momentum bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengingat kembali pentingnya prinsip kebangsaan, persatuan, dan keadilan sosial. “Pancasila telah menjadi landasan utama dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dewi Yudha Wianrsih.

Sebagai pemimpin Mata Pena Indonesia, yang dikenal sebagai media dengan komitmen terhadap pemberitaan yang objektif dan berintegritas, Dewi Yudha Wianrsih menekankan bahwa pemahaman terhadap Pancasila harus terus diperkuat, terutama dalam menghadapi tantangan era digital saat ini. “Media memiliki peran penting dalam memastikan bahwa informasi yang diterima masyarakat tetap berlandaskan fakta dan nilai-nilai kebangsaan. Kami di Mata Pena Indonesia berupaya untuk selalu menjaga etika jurnalistik, menyampaikan berita yang berimbang, serta menanamkan kesadaran tentang pentingnya Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menandai momen bersejarah ketika Pancasila pertama kali diperkenalkan oleh Bung Karno pada tahun 1945 sebagai dasar negara. Tahun 2025 menjadi kesempatan bagi seluruh elemen bangsa untuk semakin memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan menolak ideologi yang bertentangan dengan semangat Pancasila.

Dalam kesempatan ini, Dewi Yudha Wianrsih juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya mengenang sejarah lahirnya Pancasila, tetapi juga menerapkannya dalam berbagai aspek kehidupan. “Keberagaman adalah kekuatan kita, dan Pancasila adalah perekat yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia. Mari kita terus menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong, keadilan, dan persatuan demi kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila, Mata Pena Indonesia turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan edukatif, seperti diskusi publik, seminar kebangsaan, dan publikasi artikel bertemakan Pancasila guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai dasar negara.

Dengan semangat Pancasila yang tetap kokoh, “Mata Pena Indonesia berharap agar nilai-nilai luhur bangsa terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang demi keutuhan dan kemajuan” Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

_Hormat kami, Redaksi_
Tim Media Mata Pena Indonesia

 

 

Polisi Ungkap Kasus Penjualan Air Minum Kemasan Galon Palsu

0

BEKASI, MPI Polisi mengungkap kasus tindak pidana perlindungan konsumen dan/atau tindak pidana pangan berupa penjualan produk air minum kemasan galon merk Le Minerale palsu.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa menyebut, pengungkapan ini berawal dari hasil penyelidikan Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Bekasi yang mencurigai adanya kegiatan ilegal pengisian ulang air minum galon dengan merk terkenal Le Minerale. Tersangka diketahui melakukan praktik pemalsuan ini di Depot Air Wijaya Tirta, Kp. Burangkeng, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu. Bekasi. Polisi mengungkap kasus tindak pidana perlindungan konsumen dan/atau tindak pidana pangan berupa penjualan produk air minum kemasan galon merk Le Minerale palsu.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Mustofa menyebut, pengungkapan ini berawal dari hasil penyelidikan Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Bekasi yang mencurigai adanya kegiatan ilegal pengisian ulang air minum galon dengan merk terkenal Le Minerale. Tersangka diketahui melakukan praktik pemalsuan ini di Depot Air Wijaya Tirta, Kp. Burangkeng, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu. Jumat. (23/05/2025).

“Dalam sehari, tersangka bisa memproduksi dan mengedarkan hingga 50 galon air Le Minerale palsu ke berbagai warung di wilayah Kabupaten Bekasi,” jelas Kapolres.

Ia menerangkan, air yang digunakan berasal dari sumur tidak berizin, hanya difilter seadanya, dan dikemas menggunakan galon, segel, serta label palsu yang dibeli secara daring. Hasil laboratorium, ujarnya, menunjukkan bahwa air tersebut terkontaminasi bakteri berbahaya seperti Coliform dan Pseudomonas aeruginosa, yang tentu saja sangat membahayakan kesehatan konsumen.

“Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 50 galon kosong, 5 galon berisi air, 1 gulung label merk Le Minerale, berbagai tutup galon palsu, mesin pompa air, filter air, hingga toren penampungan air berkapasitas 1000 liter,” ungkap Kapolres.

Selama dua tahun beroperasi, jelasnya, SST diperkirakan telah meraup keuntungan hingga Rp70 juta. Saat ini, tersangka pun ditahan di Rutan Polres Metro Bekasi sejak 16 Mei 2025.

Penyidik menjerat SST dengan Pasal 8 ayat (1) huruf a, d, e jo Pasal 62 UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 140 jo Pasal 86 ayat (2) UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

 

Sumber: TBnews

Red

 

Kecelakaan Truk Bermuatan Hebel di Jalur Gombong, Cibadak: Kondisi Jalan Diduga Jadi Penyebab

0

KAB. BOGOR, MPI Sebuah kecelakaan terjadi di jalur Gombong, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada tanggal 23 Mei 2025 pukul 00:30 WIB. Sebuah mobil engkel bermuatan hebel terguling, diduga akibat kondisi jalan yang miring dan berlubang. Jalan kabupaten yang belum diperbaiki menjadi faktor utama dalam insiden ini. Jumat, (23/05/2025).

Menurut saksi di lokasi, truk kehilangan keseimbangan saat melintasi jalan yang curam dan rusak, sehingga muatannya berhamburan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun pengemudi mengalami luka ringan dan telah mendapatkan pertolongan medis,” ucapnya

Warga setempat mengeluhkan kondisi jalan yang sudah lama rusak dan belum mendapatkan perhatian dari pihak berwenang. Mereka berharap segera ada perbaikan guna menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang,” harapnya

Binmas desa cibadak dan Masyrakat tengah melakukan investigasi lebih lanjut mengenai insiden ini. Sementara itu, masyarakat dihimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.[Andri]

 

Red

Polisi Tangkap Pelaku Pengancaman Kepala Security Pasar Kramat Jati

0

JAKARTA, MPI Penyidik Polda Metro Jaya menangkap seorang berinisial PP (45) terkait aksi premanisme terhadap kepala sekuriti di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur. Penangkapan dilakukan di rumah kontrakan PP di Jalan Kramat Barat 21, Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Tim berhasil mengamankan 1 orang pelaku atas nama PP,” ujar Kepala Sub Direktorat Reserse Mobile (Kasubdit Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, Kamis (15/5/25).

Menurutnya, penangkapan bermula saat korban sedang duduk di Pos Pantau Pasar Induk Kramat Jati. Lalu, tiba-tiba pelaku tanpa sebab langsung mendorong dengan badan lalu mengatakan ‘mau ngajakin ribut lu, kenapa semua pedagang saya gak boleh dagang, atas perintah siapa itu?’.

“Kemudian pada saat korban berdiri, pelaku langsung meninggalkan tempat tersebut ke arah Lobi Cabai,” jelas AKBP Resa.

Ia menerangkan, pelaku melarikan diri setelah melakukan tindak pengancaman tersebut. Saat korban coba mengejar pelaku dan tidak berhasil, ia langsung melapor ke Polsek Kramatjati.

“Selanjutnya tim melakukan serangkaian olah TKP, observasi, terhadap saksi di sekitar TKP serta melakukan analisa kepolisian. Berdasarkan hasil analisa kepolisian, tim berhasil mengidentifikasi pelaku,“ ungkap AKBP Ressa.

 

Sumber: TBnews

Red

Polda Riau Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Premanisme/Kejahatan Jalanan Hasil Operasi Pekat Lancang Kuning 2025

0

RIAU, MPI Polda Riau bersama jajaran menyatakan sikap tegas terhadap segala bentuk premanisme yang semakin meresahkan masyarakat.

” Kami Polda Riau dan Jajaran berkomitmen tidak ada aksi premanisme di Bumi Lancang Kuning ini. Jangan coba-coba, kami akan sikat segala bentuk kejahatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban “.

Hal itu ditegaskan Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo saat pimpin konferensi pers Operasi Premanisme Lancang Kuning 2025, Kamis (15/5/2025), yang dihadiri oleh, Dir Reskrimum, Dir Resnarkoba, Kabid Humas dan Kabid Propam Polda Riau.

Dalam operasi “Pekat Lancang Kuning” yang digelar sejak 1 hingga 14 Mei, sebanyak 169 orang ditetapkan sebagai tersangka berbagai tindak kriminal berbau premanisme.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Asep Dermawan menegaskan, tidak ada ruang dan toleransi bagi premanisme di wilayah hukum Polda Riau.

” Polda Riau dan Jajaran tidak akan mentolerir tindakan-tindakan kekerasan dan intimidasi yang dilakukan oleh kelompok atau organisasi masyarakat yang berperilaku seperti preman,” ujarnya.

Dari 169 tersangka, 163 di antaranya adalah laki-laki dan 6 perempuan. Menariknya, sebanyak 13 anak di bawah umur terlibat dalam kejahatan ini, yang mayoritas masih duduk di bangku SMA dan SMK kelas 2 dan 3.

” Mereka saat ini sedang menjalani proses diversi sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku “, tambahnya.

Sebaran usia para pelaku : Usia 13-17 tahun : 13 orang, Usia 18-25 tahun: 49 orang, Usia 26-55 tahun: 106 orang, Di atas 55 tahun: 4 orang

Jenis kejahatan yang dilakukan yaitu : Pencurian dengan pemberatan (20 kasus), Curanmor oleh geng motor bersenjata tajam, penyalahgunaan senjata api, airsoft gun, dan senjata tajam seperti samurai dan pisau, penganiayaan berat hingga korban dirawat di rumah sakit, pemerasan, pengancaman, dan pungutan liar (pungli), penggelapan, penyalahgunaan narkotika, hingga perdagangan satwa

Salah satu pola serangan yang diungkap pihak kepolisian adalah aksi geng motor bergerombol hingga 30 kendaraan, yang secara brutal membacok korban menggunakan senjata tajam dan merampas barang-barang milik korban seperti handphone, kamera, serta sepeda motor.

Selain itu, dalam operasi ini juga ditemukan kasus di luar target operasi seperti penyalahgunaan narkotika dan penggelapan, namun tetap dilakukan tindakan tegas demi menjaga stabilitas keamanan di masyarakat.

Barang bukti yang disita dalam operasi ini meliputi senjata tajam (samurai, pisau), airsoft gun, handphone, narkoba jenis sabu, serta uang hasil kejahatan.

” Operasi ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan jalanan, bahwa negara hadir dan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi perilaku kriminal. Polda Riau berkomitmen terus menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh warga “, jelasnya.

 

Sumber: TBnews

Red

SDN Polisi 1 Bogor Lahirkan Puluhan Hafidz Cilik, Bukti Sekolah Negeri Bisa Berprestasi Islami

0

BOGOR, MPI Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti halaman SDN Polisi 1 Bogor, Jumat, (9/5/2025). Di bawah tenda putih berhias balon hijau keemasan, puluhan siswa berseragam putih berselendang hitam berbaris rapi dalam momen spesial: Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III.

Acara ini menandai tonggak baru bagi sekolah dasar negeri yang beralamat di Jl. Paledang No. 45, Bogor Tengah tersebut. Tahun ini, sebanyak 46 siswa berhasil diwisuda sebagai Hafidz dan Hafidzah, setelah sebelumnya meluluskan 3 siswa di 2023 dan 24 siswa di 2024.

“Dengan Al-Qur’an Mempertebal Keimanan dan Mencerdaskan Generasi Muda” menjadi tema besar kegiatan. Sebuah pesan kuat bahwa pendidikan karakter Qur’ani kini menjadi bagian penting dari SDN Polisi 1.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Ibu Mustika Ningsih, M.Pd. menyebut bahwa program ini bukan hanya inovasi, tapi juga strategi membangun karakter siswa sejak dini.

“Ini jadi terobosan di sekolah negeri. Antusiasme masyarakat luar biasa. SDN Polisi 1 kini jadi pilihan karena selain unggul secara akademik, juga membentuk karakter spiritual yang kuat,” ucap beliau penuh semangat.

Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bogor, Kabid Pendidikan Dasar, turut hadir dan memberikan apresiasi. Menurutnya, SDN Polisi 1 adalah pelopor program Tahfidz di sekolah negeri Kota Bogor dan menjadi contoh nyata yang bisa diikuti sekolah lain.

Sementara itu, Pengawas PAI Bogor Tengah menyoroti dedikasi luar biasa guru dan siswa dalam menjalankan program ini.

“Ini bukan hanya prestasi rohani, tetapi juga bekal prestasi akademik, karena bisa digunakan untuk mendaftar ke jenjang selanjutnya melalui Jalur Prestasi (Japres),” jelasnya.

Puncak acara berlangsung haru saat satu per satu siswa menerima medali dan mahkota kehormatan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan menghafal kalamullah. Dengan dekorasi panggung bertuliskan “Haflah Tahfidz Al-Qur’an 2025”, senyum bangga para siswa seakan menegaskan: usia muda bukan penghalang untuk mencintai Al-Qur’an.

(P.N_ZEBUA)

Red

Garda Bela Negara Nasional Dukung TNI Berantas Narkoba dan Terorisme

0

JAKARTA, MPI Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garda Bela Negara Nasional (GBNN), Fahria Alfiano, menyatakan dukungan penuh terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk dilibatkan secara aktif khusus dalam pemberantasan peredaran Narkotika dan penangkapan jaringan teroris  atau Separatisme di Tanah Air.

Dukungan ini disampaikan Alfiano sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman narkoba dan terorisme yang dinilai merusak bangsa dan negara, namun masih ada mendapat penolakan dari beberapa pihak terhadap UU TNI.

Menurut Alfiano, TNI sebagai salah satu instrumen utama negara memiliki kapabilitas dan sumber daya yang mumpuni untuk melaksanakan tugas tersebut, di samping fungsi utamanya dalam menjaga kedaulatan negara dari ancaman eksternal.

“TNI bukan hanya garda terdepan dalam peperangan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk membantu memberantas kejahatan luar biasa seperti narkoba dan terorisme yang sudah sangat meresahkan,” ujar Fahria  dalam keterangan Persnya hari ini, Sabtu, (10/5/2025).

Lebih lanjut, Alfiano menyoroti bahwa jaringan narkoba dan terorisme seringkali terorganisir dengan rapi dan memiliki sumber daya yang besar, sehingga membutuhkan kekuatan dan strategi khusus dalam penanganannya. Ia percaya bahwa dengan disiplin, kemampuan intelijen, dan kekuatan operasional yang dimiliki, TNI dapat menjadi aset berharga dalam mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan tersebut.

“Kami dari Garda Bela Negara Nasional melihat bahwa keterlibatan TNI dalam pemberantasan narkoba dan terorisme bukan merupakan bentuk militerisasi sipil, melainkan pemanfaatan potensi strategis yang dimiliki negara untuk melindungi masyarakat dari ancaman yang nyata,” tegas Fahria Alfiano.

Fahria  juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang baik antara TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam menjalankan tugas ini. Ia berharap dukungan ini dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan peran yang lebih signifikan kepada TNI dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba dan ancaman terorisme.

“Negara harus hadir secara maksimal dalam melindungi warganya. Kami yakin, dengan kekuatan TNI yang terstruktur dan terlatih, upaya pemberantasan narkoba dan terorisme akan menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang signifikan bagi keamanan dan ketertiban nasional,” pungkas Fahria

Dukungan dari Garda Bela Negara Nasional ini menambah daftar panjang elemen masyarakat yang menyuarakan perlunya keterlibatan TNI dalam mengatasi ancaman narkoba dan terorisme yang semakin kompleks.(ex-pose.net/Aninggel)

 

Red