Beranda blog Halaman 45

Presiden Prabowo Buka Suara Soal Kasus Korupsi Blending BBM di Pertamina! “Kami Akan Bersihkan dan Tegakkan Hukum”

0

JAKARTA, MPI Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara mengenai kasus dugaan korupsi yang melibatkan praktik blending atau pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) RON 92 (Pertamax) dengan RON 90 (Pertalite) di PT Pertamina. Kepala Negara menegaskan bahwa kasus tersebut sedang dalam proses penanganan oleh pihak berwenang.

“Lagi diurus itu semua, ya. Lagi diurus semua,” kata Prabowo usai meresmikan Bullion Bank di The Gade Tower, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025).

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membersihkan praktik korupsi yang dinilai sebagai kejahatan luar biasa. “Oke, kami akan bersihkan, kami akan tegakkan. Kami akan membela kepentingan rakyat,” tegasnya.

Kasus ini mencuat setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tujuh tersangka, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan (RS), atas dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023.

Menurut Kejagung, PT Pertamina Patra Niaga diduga membeli Pertalite dengan harga Pertamax, kemudian melakukan blending untuk menghasilkan Pertamax. Praktik ini dinilai melanggar aturan dan merugikan negara. “Dalam pengadaan produk kilang oleh PT Pertamina Patra Niaga, tersangka RS melakukan pembelian (pembayaran) untuk RON 92 (Pertamax), padahal sebenarnya hanya membeli RON 90 (Pertalite) atau lebih rendah, kemudian dilakukan blending di Storage/Depo untuk menjadi RON 92,” jelas Kejagung, Selasa (25/2/2025).

Selain Riva Siahaan, enam tersangka lainnya yang ditetapkan adalah:
1. Yoki Firnandi (YF), Direktur Utama PT Pertamina International Shipping;
2. SDS, Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional;
3. AP, VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional;
4. MKAR, beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa;
5. DW, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim;
6. GRJ, Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

Kasus ini telah menimbulkan sorotan publik, terutama terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BBM di Pertamina. Pemerintah diharapkan dapat segera menyelesaikan kasus ini demi menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan tidak ada lagi praktik korupsi yang merugikan negara.

Red

Ribuan Personel Gabungan Amankan Putusan MK Hari Ini

0

JAKARTA, MPI – Polri mengerahkan ribuan personel gabungan guna mengamankan Mahkamah Konstitusi (MK). Pengamanan tersebut dalam rangka pembacaan putusan 40 perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (PHPU Kada) Tahun 2024.

“Total kita kerahkan sebanyak 2.912 personel gabungan untuk melakukan pengamanan,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes. Pol. Susatyo Purnomo Condro, Senin (24/2/25).

Pengamanan, ujarnya, dilakukan secara ketat di gedung MK hingga kawasan sekitar Monas (monumen nasional), Jakarta Pusat. Hal tersebut demi memastikan seluruh rangkaian berlangsung kondusif.

“Kami telah menyiapkan pola pengamanan yang ketat dan humanis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di sekitar Mahkamah Konstitusi. Sinergi dengan seluruh pihak terus kami perkuat untuk menjaga situasi tetap kondusif,” jelasnya.

Ia mengatakan, personel yang bertugas tidak diperkenankan membawa senjata api.

 

Sumber: TBnews

Red

Bupati dan Wakil Bupati Bogor Resmi Dilantik: Komitmen Membangun Kabupaten dan Melayani Masyarakat

0

KAB. BOGOR, MPI – Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi resmi mengucapkan janji setia mereka dalam pelantikan yang dilaksanakan di Istana Negara dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia serta para pejabat negara. Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menegaskan komitmen mereka untuk membangun Kabupaten Bogor dengan baik dan melayani seluruh masyarakatnya. Pada Kamis (20/2/25).

“Kami, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi, telah mengucapkan janji kepada Allah SWT, dihadapan Presiden Republik Indonesia, dan para petinggi negara. Kami berjanji untuk melayani masyarakat dengan baik, sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden,” ujar Rudy Susmanto Bupati Kab Bogor

Rudy Susmanto juga menyoroti momen bersejarah yang tercipta pada hari ini, di mana untuk pertama kalinya, pelantikan Gubernur, Bupati, Walikota, dan wakilnya dilakukan serentak oleh Presiden RI di Istana Negara. Selain itu, serah terima jabatan Bupati dan rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Bogor juga menjadi bagian dari sejarah baru di daerah ini.

“Ini menunjukkan bahwa pembangunan Kabupaten Bogor membutuhkan kolaborasi dan kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor. DPRD adalah mitra sejajar Eksekutif, dan gedung DPRD ini memiliki makna sejarah yang dalam bagi kami,” ungkap Rudy Susmanto.

Dalam kesempatan ini, Rudy Susmanto juga mengajak masyarakat untuk bekerja bersama dalam membangun Kabupaten Bogor ke depan. “Kami tidak hanya mengajak bermitra, tapi mengajak untuk berkolaborasi bersama, karena tanpa kolaborasi, ide dan gagasan kami tidak akan terlaksana,” tambahnya.

Rudy Susmanto mengakui banyak tantangan yang dihadapi, seperti pengangguran, kemiskinan, dan masalah pendidikan. Namun, dirinya berkomitmen untuk menciptakan kebijakan dan inovasi baru dalam waktu seratus hari pertama masa jabatan mereka. Salah satu langkah penting adalah rencana untuk menetapkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor. Selain itu, mereka juga akan menetapkan calon ibu kota untuk Bogor Barat dan Bogor Timur.

“Kami akan melibatkan para kiyai dan ulama untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan nilai-nilai agama dan budaya setempat. Kami juga berencana untuk memulai pembangunan pusat layanan haji di Kabupaten Bogor, yang akan dibangun di Stadion Pekansari,” ujar Rudy Susmanto.

Sebagai bagian dari awal masa jabatan, Rudy Susmanto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor jika terdapat sikap atau perilaku yang kurang berkenan selama proses pelantikan dan serah terima jabatan. “Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor jika ada tindakan dari kami atau relawan yang mungkin menorehkan luka di hati masyarakat,” katanya.

Sebagai informasi tambahan, Rudy Susmanto akan mengikuti retret di Magelang selama 8 hari mulai tanggal 28 Februari 2025, dan selama periode tersebut, Wakil Bupati Ade Ruhandi akan memimpin jalannya pemerintahan Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto menutup sambutannya dengan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat Kabupaten Bogor, yang akan dimulai pada 1 Maret 2025. “Kami akan menciptakan suasana yang lebih baru dan bermakna bersama dengan DPRD Kabupaten Bogor, turun langsung ke masyarakat untuk memperbaiki infrastruktur keumatan, agar umat dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman,” tutupnya.[ATS]

 

Red

Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Secara Serentak

0

JAKARTA, MPI – Sebanyak 961 orang kepala daerah beserta para wakilnya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (20/02/2025).

Pelantikan kepala daerah serentak ini untuk pertama kalinya kali dilakukan dalam sejarah pemerintahan di Indonesia.

Dalam pelantikan itu, 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota mengangkat sumpah dalam sebuah prosesi. Berkumpul di Monumen Nasional, para kepala daerah berjalan bersama menuju Istana Presiden diiringi marching band taruna Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Presiden Prabowo Subianto pada kesempatan itu menyampaikan amanatnya kepada para kepala daerah yang dilantik bahwa jabatan kepala daerah/wakil kepala daerah yang mereka jabat saat ini adalah titipan rakyat, dan mereka adalah pelayan rakyat,” ujar Presiden Prabowo subianto

Sejumlah kepala daerah terpilih mengikuti upacara pelantikan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2). Presiden Prabowo Subianto melantik sebanyak 961 kepala daerah yang terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota dalam upacara tersebut.

 

Sumber: indonesia.go.id

Red

BBR Konsolidasi Bersama Tim Advokasi Tindak Lanjut Insiden Pemerasan Dengan Kekerasan ke Polresta Bogor

0

BOGOR, MPI – BBR (Benteng Bogor Raya) Kota Bogor melakukan konsolidasi bersama tim advokasi Posbakum Garda Prabowo menindaklanjuti insiden pemerasan dengan kekerasan terhadap keluarga BBR Kota Bogor di Caffe Kopi Radja, Sabtu (15/02/2025).

Tim Advokasi Posbakum yang dipimpin langsung oleh Ketua Posbakum DPP Provinsi Jawa Barat Rohmat Selamat SH.,MKn memberikan edukasi hukum terhadap anggota BBR Kota Bogor.

Rohmat Selamat menyampaikan tetap kawal Kapolresta untuk usut tuntas kasus ini jangan sampai menyebarluas.

“Kita bersama sama akan kawal kasus ini sampai tuntas kita minta Kapolresta Bogor untuk bergerak cepat agar tidak menimbulkan ekses yang lebih luas di masyarakat,” jelas Rohmat.

“Dalam waktu singkat kami dari BBR dan Posbakum juga akan melayangkan audiensi ke pihak Polresta Bogor Kota”.

Ketua Umum BBR Kota Bogor memberikan arahannya bahwa anggota BBR tetap tenang karena kasus ini dikawal oleh tim advokasi hukum dan sedang diproses oleh APH semoga pelaku cepat tertangkap,” harap rohmat selamat SH.,Mkn

Anggota BBR Kota Bogor Denis menyampaikan segera tertangkap para terlapor dan berharap semua anggota sesuai arahan ketum untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan, percayakan hal ini ke pihak APH.

“Sesuai dengan arahan Ketua Umum terkait insiden tersebut disarankan agar kami selaku unsur pimpinan dari pusat zona korwil sampai ranting kota dan kabupaten agar tidak melakukan berbagai tindakan yang merugikan dan kita percayakan kepada pihak kepolisian, untuk segera menangkap diduga para terlapor yang melakukan tindakan pemerasan dengan kekerasan dan pengrusakan,” pungkasnya.

 

Red

Diskusi Mingguan PWRI kali ini Sikapi Mafia di Dunia Kesehatan Khusus RSMD Kota Bogor

0

BOGOR, MPI – Rutinitas kegiatan mingguan PWRI Kabupaten Bogor mensikapi permasalahan mafia didunia kesehatan khususnya RSMD (Rumah Sakit Medika Dramaga ) Kota Bogor, Sabtu (15/02/2025).

Berdasarkan penemuan awak media dilapangan kejadian terjadi permasalahan di RS Medika Dramaga Kota Bogor adanya manifestasy pelayanan terhadap pasien yang tidak sesuai SOP Kesehatan.

Ketua PWRI Kabupaten Bogor Rohmat Selamat mengatakan semua rumah sakit umum maupun swasta harus selalu memperbaiki pelayanan dan jangan memberatkan semua pasiennya dengan harapan pasien sembuh secepatnya.
“Rumah sakit harus terus memperbaiki pelayanan jangan lagi dibiarkan antrian pasien berjam jam menunggu dokter dan juga harus dievaluasi dokter dan resep obat nya jangan sampai pasien tidak sembuh sembuh berkali kali berobat kerena tujuan pasien ke rumah sakit kan ingin sembuh,” jelas Rohmat Ketua PWRI Kabupaten Bogor.

Dari tahun ke tahun RS Medika Dramaga belum ada perubahan sebagai sample diantaranya saksi diwawancarai tidak menyebutkan namanya mengatakan bahwa pasien masuk tgl 01 Maret 2016 tapi ada biaya kunjungan tgl 26 February 2016 sampai tgl 01 Maret 2016 sehingga RS Medika Dramaga adanya mal praktek pembiayaan dengan tujuan bisnis dan merugikan pasien.

Pembina PWRI Kota Bogor Fajar Subagja Rianto menyampaikan lebih ditingkatkan pelayanan rumah sakit khususnya di semua poli dimaksimalkan sehingga pasien tidak ada yang merasa dirugikan.

Sekretaris PWRI Kota Bogor mengharapkan untuk setiap mantri kesehatan digiatkan kembali dan dipayungi hukum oleh para anggota dewan yang mempunyai kompetensi dalam hal ini untuk menghindari hal hal mafia kesehatan.

“Urgensi dihidupkannya kembali Mantri Mantri kesehatan Kampung agar masyarakat bisa berobat dengan dengan layak dan sembuh sebagai mana jaman presiden Soeharto, segera payungi hukum mereka mantri mantri kesehatan untuk menghindari adanya mafia kesehatan,” ujar Sekretaris PWRI Kota Bogor.

Aktivis Kota Bogor mengatakan sudah seharusnya nya negara ini hadir membawa misi kesehatan untuk rakyat jangan kesehatan itu dijadikan bisnis diatas penderitaan rakyat.

Harapan dari diskusi ini semua pihak harus mengambil tindakan tegas terutama Pj Wali Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor dan Muspika Kota Bogor terhadap Mafia RS yang ada di Kota Bogor.

 

Red

Pj. Bupati Bogor Ajak PHRI Jadikan Pariwisata sebagai Motor Utama Pembangunan

0

KAB BOGOR, MPI  Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bersama-sama menjadikan pariwisata sebagai motor utama pembangunan.

Demikan disampaikannya pada acara Welcome Dinner Musyawarah Nasional (Munas) PHRI ke-18 tahun 2025, di Kecamatan Cisarua, Senin (10/2/2025).

Bachril Bakri menjelaskan, di Kabupaten Bogor jumlah kunjungan wisatawan meningkat dari 4,4 juta pada tahun 2020 menjadi 16 juta wisatawan pada tahun 2024. Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata meningkat dari 63 miliar pada tahun 2020 menjadi 624 miliar pada tahun 2024.

“Hal ini mengindikasikan bahwa pariwisata menjadi andalan Kabupaten Bogor. Kemudian kami juga memiliki moto Sport and Tourism untuk memajukan sektor olahraga dan pariwisata,” jelas Bachril.

Bachril menerangkan, sebanyak 166 daya tarik wisata (alam, buatan dan budaya), 537 usaha penginapan (bintang, non bintang dan investasi lainnya), 817 usaha restoran dan rumah makan, 170 usaha jasa wisata dan 70 desa wisata ada di Kabupaten Bogor.

“Saya mengajak, mari kita terus menjaga solidaritas, mendukung satu sama lain, serta memperkuat jaringan kerja sama antar pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan sektor pariwisata,

Ia terus, teruslah berkomitmen dan berkontribusi dalam membangun pariwisata Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. Keberhasilan industri pariwisata tidak hanya ditentukan oleh individu atau kelompok tertentu, tetapi oleh kebersamaan kita semua.

“Dengan tekad, daya, dan semangat kebersamaan, saya yakin PHRI dapat membawa industri pariwisata ke tingkat yang lebih tinggi dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Bachril.

Ketua Umum BPP PHRI, Hariyadi BS Sukamdani mengungkapkan, semangat kita ingin memajukan pariwisata skala nasional, dan memajukan potensi yang ada di daerah. Di tengah tantangan yang terjadi saat ini, kita harus terus mencari jalan agar perusahaan tetap tumbuh dan kitab isa memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

“Kita akan melaksanakan Munas, tentunya akan ada banyak masukan yang diharapkan setelah itu, PHRI bisa semakin maju dan semakin berkontribusi untuk bangsa dan negara,” ungkap Hariyadi.

 

Red

Bogor Darurat Miras…!!! Warga Kota Bogor Menjadi Korban, Oplosan Merajarela

0

BOGOR, MPI – Sekelompok orang tewas setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan jenis Aseng di bengkel tambal ban dan tempat pencucian motor yang berlokasi diwilayah RT. 5/1, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Jum’at (7/02/2025)

Kompol Agustinus Manurung (Kapolsek Bogor Tengah) membenarkan adanya Insiden sekelompok warga Kota Bogor meninggal dunia setelah mengkonsumsi pesta minuman keras (miras) oplosan berjenis Aseng.

Senada yang disampaikan Agustinus, korban saat ini ada empat orang dan satu orang masih di rawat di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS. PMI) Kota Bogor, Minggu (9/02/2025).

Korban yang meninggal dunia berinisial C (RT 5/1), H (RT 4/1), Y (RT 4/1) dan I (RT. 2/1), satu lagi dalam keadaan kritis yang berinisial A warga Tegal Mangga.

Insiden tersebut berawal dari kumpul-kumpul sambil mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan pada Jum’at sore hingga larut malam. Minuman yang merenggut nyawa warga Kota Bogor di duga Minuman gingseng yang di campuran dengan minuman suplemen atau Isotonik. Minuman Keras (Miras) Oplosan dibeli di warung sekitar Taman Coret-coret,” Ujarnya.

Saat ini, penjual minuman keras (Miras) oplosan berjenis Aseng yang berinisial S sudah diamankan di Polsek Bogor Utara dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih dalam.[Indra Sanjoy23]

 

Red