Celoteh Abah: Refleksi Akhir Tahun 2025 Jakarta, “Kemanusiaan di Atas Segalanya: Mengawal Persatuan, Menggilas Provokasi”

JAKARTA, MPI I. Manifesto Persatuan: Menutup Luka, Membuka Era Baru

Pemerintah Prabowo-Gibran menegaskan bahwa tahun 2025 adalah tahun pembuktian kerja nyata. Namun, sangat disayangkan, di tengah ujian bencana alam, masih ada segelintir “kaum kusam” yang mencoba memancing di air keruh. Bersama Celoteh Abah BAPERSiPIL (Barisan Penggerak Supremasi Sipil), selebriti, dan rakyat, kita instruksikan kepada seluruh pihak: Hentikan residu Pilpres sekarang juga. Musibah rakyat bukan panggung sandiwara politik. Siapa pun yang menarasikan musibah untuk kepentingan menjatuhkan martabat bangsa, mereka sedang berhadapan dengan seluruh rakyat Indonesia. Sabtu (27/12/2025).

II. Arahan Presiden Prabowo Subianto jelas : “Bantu atau Diam!”

Mengutip arahan tegas Presiden Prabowo terkait pihak-pihak yang terus memproduksi narasi negatif:

“Saudara-saudara, saya katakan dengan tegas: Indonesia adalah bangsa yang besar karena gotong royongnya, bukan karena caci makinya. Saat rakyat kita kedinginan di pengungsian, saat anggota TNI, Polri, SAR, dan relawan bertaruh nyawa di medan bencana, tidak ada tempat bagi mereka yang hanya bisa mencibir dan memprovokasi. Jika Anda tidak mampu membantu, minimal jangan buat keruh. Kalau Anda jual narasi perpecahan, saya pastikan persatuan NKRI akan meladeni Anda!”

Baca juga:  Oknum Notaris Kabupaten Bogor, Arfiana Purbohadi, Dilaporkan ke Polres Bogor atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

III. Pagar Opini: Kemanusiaan Tanpa Syarat

– Hormati Seragam dan Atribut Kemanusiaan: Jangan nodai keringat prajurit TNI, anggota Polri, dan tim SAR dengan opini busuk. Mereka adalah benteng terakhir kemanusiaan kita.

– Cacat Fikir & Miskin Moral: Narasi yang mempolitisasi bencana adalah bukti nyata dari kelompok yang kehilangan kompas moral. Rakyat sudah cerdas melihat mana yang bekerja dengan hati dan mana yang memprovokasi dengan benci.

– Lepaskan Beban Politik: Saatnya fokus pada pemulihan nasional. Semua kepentingan kelompok harus tunduk di bawah kepentingan keselamatan rakyat.

IV. Pesan Penutup untuk Pihak Oposan Destruktif

Pemerintah tidak anti-kritik, namun pemerintah anti-perpecahan. Jangan tantang kesabaran rakyat yang sedang berjuang bangkit dari musibah. NKRI adalah harga mati, dan stabilitas nasional adalah syarat mutlak pembangunan.
“Di tahun 2026, tidak ada lagi ruang bagi provokator bencana. Kita hanya akan berjalan bersama mereka yang mau berkeringat untuk Merah Putih.”

REFLEKSI 2025: KEMANUSIAAN DI ATAS SEGALANYA! 🇮🇩

Tahun 2025 adalah tahun pembuktian. Di saat rakyat berjuang menghadapi tantangan alam, Pemerintah Prabowo-Gibran berdiri tegak di garis depan. Namun, sangat disayangkan jika masih ada “kaum kusam” yang mencoba mempolitisasi musibah demi residu Pilpres yang tak kunjung usai.

Baca juga:  Parkir Tak Aman, Konsumen Prima Mart Sukahati Cibinong Kapok Belanja

Ingat:
❌ STOP Provokasi Bencana.
❌ STOP Politisasi Musibah.
❌ STOP Narasi Destruktif.

Mari kita tundukkan kepala sejenak untuk menghargai dedikasi tanpa batas dari TNI, Polri, Tim SAR, dan para Relawan. Mereka bertaruh nyawa di medan lumpur, sementara provokator hanya sibuk menebar cacat pikir di media sosial.
Pesan Presiden Prabowo jelas: Bantu Pemerintah atau Diam! Jangan perkeruh suasana NKRI jika nuranimu sudah mati. Narasi yang memecah belah di tengah duka adalah bukti kemiskinan moral.
Kalian jual narasi kebencian? Maka Persatuan NKRI siap meladeni! 👊🔥

#PrabowoGibran2025 #Refleksi2025 #NKRIHargaMati #GotongRoyongNasional #StopProvokasi #IndonesiaMaju

REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025: PAGAR PERSATUAN NKRI 🇮🇩
Saudara sebangsa, saatnya kita rapatkan barisan.

– Hormati Pejuang Kemanusiaan: Beri apresiasi setinggi-tingginya untuk TNI, POLRI, SAR, dan Relawan yang sedang berjibaku dengan bencana. Jangan bebani mereka dengan opini busuk!

– Hentikan Politisasi: Musibah rakyat bukan panggung politik kaum oposan residu Pilpres. Memanfaatkan duka untuk provokasi adalah tindakan CACAT FIKIR & MISKIN MORAL.

– Pesan Tegas Presiden: “Bantu atau Diam! Jangan buat keruh NKRI.”
Jika ada yang terus menjual narasi negatif saat bangsa sedang berduka, maka rakyat yang cinta damai siap meladeni. Indonesia tidak butuh provokator, Indonesia butuh GOTONG ROYONG.

Baca juga:  Divisi Humas Polri Raih Most Engaging Lembaga di GSMS Award 2025: Komitmen Berikan Informasi Publik melalui Medsos

Sebarkan pesan ini untuk menjaga stabilitas dan moral bangsa!

#BantuAtauDiam #NKRIBersatu #PrabowoSubianto

Refleksi 2025: Menutup tahun dengan ketegasan. Pemerintah Prabowo-Gibran fokus pada kemanusiaan. Stop jadikan bencana sebagai alat politik! #Refleksi2025

Menghargai kerja keras TNI, Polri, & SAR adalah kewajiban. Mereka di lapangan, bukan di balik layar sebar hoaks. Lepaskan beban politik, fokus pada keselamatan rakyat! 🛡️

Kepada kaum oposan residu Pilpres: Narasi negatif kalian di tengah musibah hanya menunjukkan kemiskinan moral. Jika tidak bisa membantu, minimal jangan memperkeruh suasana.

Pesan Presiden @prabowo: “Kalian jual narasi perpecahan, maka persatuan NKRI siap meladeni.” NKRI adalah harga mati. Stabilitas nasional tidak bisa ditawar. 🇮🇩

Mari tutup 2025 dengan semangat Gotong Royong. Tinggalkan pola pikir kusam, bangun masa depan. Bantu pemerintah, atau diam! ✊

#NKRI #PrabowoGibran

Sumber: CELOTEH ABAH BAPERSIPIL MS. Indonesia KP3. Polri

 

Red

Latest

Empat Wilayah Pekerja Indomarco Bersatu, Siap Kepung Menara Indomaret PIK pada 26 Mei 2026

JAKARTA, MPI - Gelombang perlawanan pekerja PT Indomarco Prismatama semakin menguat....

Prof Eggi Sudjana: Hati-Hati dengan Hati, Penglihatan, dan Pendengaran

Mutiara Hikmah, Sabtu — 23 Mei 2026 Matapenaindonesia - Allah...

Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif dan Jaga Persatuan di Harkitnas ke-118

CIBINONG, MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh elemen masyarakat...

Rudy Susmanto Apresiasi TMMD ke-128: Jalan 5,2 Km dan Berbagai Infrastruktur di Cigudeg Tuntas Dibangun

CIGUDEG, MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap...

Newsletter

Don't miss

Empat Wilayah Pekerja Indomarco Bersatu, Siap Kepung Menara Indomaret PIK pada 26 Mei 2026

JAKARTA, MPI - Gelombang perlawanan pekerja PT Indomarco Prismatama semakin menguat....

Prof Eggi Sudjana: Hati-Hati dengan Hati, Penglihatan, dan Pendengaran

Mutiara Hikmah, Sabtu — 23 Mei 2026 Matapenaindonesia - Allah...

Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif dan Jaga Persatuan di Harkitnas ke-118

CIBINONG, MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh elemen masyarakat...

Rudy Susmanto Apresiasi TMMD ke-128: Jalan 5,2 Km dan Berbagai Infrastruktur di Cigudeg Tuntas Dibangun

CIGUDEG, MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap...

Koperasi Semua Ikut Senang (SIS) Terbukti Lakukan Pemerasan Berdasarkan Dokumen

CITEREUP, MPI - Kasus perlakuan tidak adil dan tindakan intimidasi yang...

Empat Wilayah Pekerja Indomarco Bersatu, Siap Kepung Menara Indomaret PIK pada 26 Mei 2026

JAKARTA, MPI - Gelombang perlawanan pekerja PT Indomarco Prismatama semakin menguat. Empat wilayah cabang besar, yakni DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Purwakarta, dipastikan akan menggelar aksi...

Prof Eggi Sudjana: Hati-Hati dengan Hati, Penglihatan, dan Pendengaran

Mutiara Hikmah, Sabtu — 23 Mei 2026 Matapenaindonesia - Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗ اِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ...

Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif dan Jaga Persatuan di Harkitnas ke-118

CIBINONG, MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif serta menjaga persatuan bangsa dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional...