Dugaan Kelalaian Pengawasan Proyek Drainase di Bogor Selatan

BOGOR, MPI Proyek pembangunan saluran drainase di samping Kantor Kecamatan Bogor Selatan yang dikerjakan oleh CV Japhe Methe Sadaya diduga tidak diawasi secara optimal oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) Kota Bogor. Dugaan ini mencuat setelah ditemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Pada Kamis, (6/11).

Menurut informasi yang dihimpun, pada saat pelaksanaan proyek, tidak tampak kehadiran mandor, pelaksana, maupun konsultan teknis. Bahkan, beberapa pekerja mengaku tidak mengenal siapa pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek tersebut.

Baca juga:  Mutiara Hikmah BES: Jihad dan Sabar, Menghadapi Fitnah dan Ujian Sesuai OST JUBEDIL

Lebih memprihatinkan, para pekerja terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana diatur dalam UU Disnaker No. 8 Tahun 2010 tentang kewajiban penggunaan APD dalam aktivitas proyek. Hal ini juga berpotensi melanggar ketentuan UU No. 1 Tahun 1970 terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang menjadi tanggung jawab perusahaan pelaksana dan pengawasan dari Dinas Tenaga Kerja.

Baca juga:  Rudy Susmanto Resmikan Bus Listrik Gratis di Bogor, Dorong Transportasi Publik Ramah Lingkungan

Seorang pengamat pembangunan di Kota Bogor yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa CV Japhe Methe Sadaya wajib mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, terlebih proyek ini menggunakan anggaran dari APBD Kota Bogor. Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh oleh Dinas Perumkim sebagai pihak yang menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) dan memiliki tugas pokok serta fungsi (tupoksi) dalam pengawasan proyek.

Baca juga:  Polisi Tangkap Pelaku Pengancaman Kepala Security Pasar Kramat Jati

Kejadian ini menyoroti perlunya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek infrastruktur daerah, demi menjamin keselamatan kerja dan penggunaan anggaran publik secara bertanggung jawab.

 

Red

Latest

Newsletter

Don't miss

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat TNI AD

MEDAN, MPI — Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa...

Mutiara Hikmah BES: Pilihan Anak Bangsa, Penjara Lebih Baik daripada Memenuhi Ajakan Mereka

BOGOR, MPI — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si...

Mutiara Hikmah BES: Lebih Baik Kehilangan Jabatan dan Harta daripada Mengorbankan Iman

BOGOR, MPI — Ada kalanya mempertahankan prinsip membutuhkan keberanian untuk...

Mutiara Hikmah BES: QS Al-Hajj Ayat 2 Mengingatkan Dahsyatnya Kiamat, Huru-Hara Dunia Jangan Disamakan dengan Azab Akhirat

BOGOR, MPI — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si dalam Mutiara Hikmah Kamis, (27/8/2026), mengajak umat Islam untuk mentadaburi QS. Al-Hajj ayat 2, yang menggambarkan...

Manifesto Peradaban: Prof. Eggi Sudjana Bedah QS. An-Nur Ayat 55, Iman dan Amal Shalih sebagai Jalan Menuju Istikhlafah

BOGOR, MPI — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si (BES) dalam kajian Mutiara Hikmah Rabu, (26/8/2026), mengangkat tema “Manifesto Peradaban” dengan menjadikan QS. An-Nur...

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Seleksi Pusat TNI AD

MEDAN, MPI — Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun...