Fakhira Adhyaksa Rilis Single Perdana “Cintaku di Istanbul”

JAKARTA, MPI – Pekan lalu menjadi salah satu momen membahagiakan bagi keluarga Adhyaksa Dault, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Putri beliau, Fakhira Adhyaksa, resmi merilis single lagu perdananya yang berjudul “Cintaku di Istanbul”, menandai langkah awalnya di dunia musik tanah air.

Fakhira adhyaksa, yang semasa kecil lebih tertarik menjadi sutradara, kini memilih jalur baru yang penuh keberanian. Kecintaannya terhadap dunia musik sudah terlihat sejak dini, dan menyanyi telah menjadi hobinya sejak lama.

Baca juga:  PWRI Desak Kapolres Depok Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Jurnalis di Proyek Jalan Bomang

“Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi orang tua selain melihat anaknya menemukan jalan hidupnya sendiri, dan menapakinya dengan penuh keberanian,” tulis Adhyaksa Dault dalam unggahan di akun Tiktok pribadinya, Pada Rabu (3/12/2025).

Dengan semangat belajar dan berkarya, Fakhira berharap karyanya dapat membawa kebaikan dan menginspirasi banyak anak muda. Lagu “Cintaku di Istanbul” dapat didengarkan melalui platform musik Spotify di akun @fakhiramaryamm dan @dandysings, serta video klipnya tersedia di kanal YouTube Triple-S Music (@triplesmusicind).

Baca juga:  Dari Permohonan Izin Tambang hingga Usulan Pisah dari Jabar: Kabupaten Bogor di Persimpangan Kebijakan

Adhyaksa dan sang istri, Mira, menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya kepada Mbak @imaniarofficial dan tim atas bimbingannya kepada Fakhira selama proses kreatif berlangsung.

Rilis ini menjadi awal dari perjalanan panjang Fakhira adhyaksa dalam dunia seni, dan keluarga besar Adhyaksa Dault berharap karya ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Yuuuk… !!! kita dukung terus karya- karya terbaiknya Kak fakhira adhyaksa didunia musik indonesia.

 

Baca juga:  Revisi RKAB Batu Bara 2026: Ketidakpastian Hukum dan Ancaman Pengangguran

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...