Kepolisian Luncurkan Program “Ibu Memanggil”, Kapolsek Cipayung Gandeng Laskar Sangidu Putih untuk Bersinergi

JAKARTA, MPI – Jajaran Kepolisian Sektor Cipayung, Jakarta Timur, resmi meluncurkan program “Ibu Memanggil” sebagai upaya preventif dalam menekan angka kejahatan jalanan yang melibatkan remaja usia pelajar. Dalam pelaksanaan program ini, Polsek Cipayung menggandeng Laskar Sangidu Putih sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Ketua Umum Laskar Sangidu Putih, Lamin S.E., mengungkapkan bahwa kerja sama ini ditandai dengan kegiatan “Ngopi Bareng” yang digelar bersama jajaran Polsek Cipayung. “Program ini bertujuan untuk mencegah aksi tawuran dan kenakalan remaja, khususnya yang masih berstatus pelajar,” ujarnya Pada Rabu, (20/10/2025).

Baca juga:  Mutiara Hikmah BES: Nyawa, Rezeki dan Jodoh adalah Ketentuan Allah

Lamin menjelaskan bahwa Laskar Sangidu Putih turut aktif dalam menjalankan misi harian program “Ibu Memanggil”, termasuk menerima laporan dari masyarakat. “Kami pernah menerima laporan dari seorang ibu yang anaknya belum pulang hingga tengah malam. Kami segera meminta nomor kontak anak tersebut, lalu berkoordinasi dengan RT dan RW setempat untuk diteruskan kepada Bimaspol wilayah,” jelasnya.

Secara terpisah, Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing menyampaikan bahwa program “Ibu Memanggil” akan diterapkan secara menyeluruh oleh jajaran kepolisian. “Program ini merupakan arahan langsung dari Kapolda Metro Jaya dan akan segera kami laksanakan,” tuturnya.

Baca juga:  Eggi Sudjana: Jangan Jadikan Perkara Hukum Sebagai Panggung Popularitas dan Ajang Mencari Sorotan

Menurut Kompol Saut, keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif orang tua. “Jika anak belum pulang pada jam-jam tertentu, orang tua diharapkan segera melapor kepada Ketua RT/RW, ormas, atau Polisi RW (Polisi Jaga Warga). Informasi tersebut akan diteruskan ke Polsek, dan petugas akan mencari serta mengantar anak tersebut kembali ke rumah,” paparnya.

Baca juga:  Divisi Humas Polri Raih Most Engaging Lembaga di GSMS Award 2025: Komitmen Berikan Informasi Publik melalui Medsos

Ia menambahkan bahwa mayoritas pelaku maupun korban dalam kasus kenakalan remaja adalah pelajar. “Karena itu, kami siap melayani penjemputan anak-anak yang dilaporkan belum pulang, agar mereka tidak menjadi korban maupun pelaku,” tegas Kompol Saut.

Menutup pernyataannya, Kapolsek Cipayung berharap sinergi antara Polsek dan Laskar Sangidu Putih terus terjalin dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Jakarta Timur. “Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...