CIBINONG, MPI – Kepala Sekolah Dasr (SD) Negeri Karadenan, Yani Rochayati, berharap Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor segera membantu pengadaan kembali sejumlah sarana dan prasarana sekolah yang raib akibat dugaan pencurian, pada Senin (16/2/2026) lalu.
Peristiwa tersebut diketahui pada Senin, 16 Februari 2026 sekitar pukul 04.30 WIB di SD Negeri Karadenan, Jalan Raya Sukahati No. 19, RT 01/01, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kejadian itu kemudian dilaporkan Yani Rochayati kepada SPKT Polres Bogor pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB. Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor No. Pol/LP/8/419/II/2026/SPKT/Polres1 Bogor/Polda Jawa Barat.
Berdasarkan laporan tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga masuk ke lingkungan sekolah dengan merusak pintu gerbang, pintu ruangan guru dan ruangan komputer.
Sejumlah sarana sekolah dilaporkan hilang, antara lain 24 unit PC HP All In One AMD Athlon Silver, satu unit Smart TV, tiga sistem sound Baretone 15 Max HB, dua unit proyektor Epson, kamera Canon, satu unit Magicom, satu unit Toa, serta 60 unit tablet Evercross Bravo Tab 4G LTE 7 inci.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Yani Rochayati mengatakan sarana yang hilang memiliki peranan penting dalam mendukung administrasi sekolah maupun proses belajar mengajar siswa.
“Kami sangat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dapat membantu pengadaan kembali sarana dan prasarana yang hilang. Fasilitas tersebut sangat penting untuk menunjang administrasi sekolah dan kegiatan belajar mengajar siswa,” ujar Yani Rochayati, pada Rabu (19/8) kepada Mata pena indonesia
Menurutnya, pengadaan kembali fasilitas tersebut menjadi kebutuhan yang cukup mendesak agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Kami berharap bantuan tersebut dapat segera terealisasi, sehingga proses pembelajaran di SD Negeri Karadenan tidak terganggu dan dapat berjalan dengan baik,” harapnya.
Selain berharap bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yani juga berharap laporan mengenai kehilangan sarana sekolah tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Polres Bogor.
“Kami juga berharap kepada Polres Bogor agar laporan yang sudah disampaikan dapat ditindaklanjuti sampai tuntas dan pelakunya cepat ditangkap, sehingga persoalan ini mendapatkan kejelasan dan keamanan sekolah dapat lebih terjamin,” ungkap Yani.
Yani berharap penanganan laporan tersebut berjalan dengan baik serta kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan sekolah.
“Besar harapan kami, Dinas Pendidikan dapat membantu memenuhi kembali sarana yang hilang dan pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan ini. Yang terpenting, kegiatan belajar mengajar dan kebutuhan siswa tetap dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Pihak sekolah berharap dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dapat segera terealisasi. Dengan demikian, sarana pembelajaran yang hilang dapat kembali tersedia dan proses pendidikan di SD Negeri Karadenan tetap berjalan secara optimal. (Dyw)




