Silaturahmi PWRI Bogor: Memperkuat Solidaritas dan Semangat Jurnalistik

BOGOR, MPI – Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) menggelar kegiatan silaturahmi bersama seluruh anggota di Kantor DPC PWRI, Gedung Mall Taman Topi, Bogor Tengah. Acara yang berlangsung pada Jumat (15/08) ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarjurnalis sekaligus membangkitkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Kegiatan dibuka dengan hangat oleh pembawa acara, Rudi irawan, yang menyapa para peserta dan menciptakan suasana akrab sejak awal. Para anggota tampak antusias bertukar sapa dan berbagi cerita, mencerminkan semangat kekeluargaan yang menjadi ciri khas PWRI.

Baca juga:  Pasar Merdeka Bogor Dikeluhkan Pedagang: Renovasi Dinilai Tidak Transparan, Ekonomi Terguncang

Ketua DPC PWRI Bogor raya, Rohmat Selamat SH.MKn, dalam sambutannya menegaskan pentingnya silaturahmi sebagai sarana memperkuat solidaritas dan profesionalisme di kalangan wartawan.

“Pertemuan ini menjadi momen penting untuk menyatukan kembali rekan-rekan yang selama ini sibuk dengan aktivitas masing-masing. Kita ingin seluruh anggota kembali aktif dan bersemangat menjalankan tugas sesuai tupoksi serta memegang teguh kode etik jurnalistik,” ujar Rohmat.

Baca juga:  Revisi RKAB Batu Bara 2026: Ketidakpastian Hukum dan Ancaman Pengangguran

Di balik kelancaran acara, Sekretaris PWRI Bogor raya turut berperan aktif dalam menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari dokumentasi, daftar hadir, hingga konsumsi peserta. Kehadiran fasilitas yang memadai turut mendukung terciptanya suasana nyaman dan penuh kehangatan.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi titik awal bagi PWRI Bogor untuk kembali mengaktifkan kegiatan organisasi secara rutin. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, PWRI Bogor raya berkomitmen untuk terus berkontribusi positif dalam dunia jurnalistik serta memperkuat hubungan dengan masyarakat.

Baca juga:  Gempa Bumi Bermagnitudo 4.5 Guncang Wilayah Kuta Selatan, Bali

 

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...