Tag: Eggi Sudjana

spot_imgspot_img

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...

Mutiara Hikmah QS Al-Hajj 22:38–40, Eggi Sudjana Uraikan Rumusan Moral Perang dalam Islam: Dibela, Diizinkan, dan Ditolong Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang dikenal sebagai Brother Eggi Sudjana (BES), dalam renungan Mutiara Hikmah...

Mutiara Hikmah Jumat, Eggi Sudjana Uraikan 5 Ciri Kaum yang Dicintai Allah: Takwa Sejati Bukan Sekadar Identitas Islam

BOGOR | MATA PENA INDONESIA— Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), dalam pesan Mutiara Hikmah Jumat,...

Eggi Sudjana Soroti Permohonan ke MK: Harus Jelas Kerugian Konstitusional, Jangan Sekadar Seolah-Olah

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si. menyoroti persoalan permohonan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), khususnya terkait pentingnya kejelasan mengenai kerugian...

Mutiara Hikmah, QS Hud Ayat 3, Eggi Sudjana: Istighfar Anak Sholeh Menjauhkan Azab dan Menaikkan Derajat Orang Tua

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si. atau Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan pesan keagamaan melalui Mutiara Hikmah...

Mutiara Hikmah, QS As-Saff 61:1-4, Eggi Sudjana Soroti “OMON – OMON”: Jangan Bicara Berantas Korupsi Jika Kasus Tak Pernah Final

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si. atau Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan Mutiara Hikmah melalui tadabbur Al-Qur’an. Pada...

Mutiara Hikmah, QS Ali Imran 133-134, Rumus Surga Paling Simple tapi Paling Berat: Eggi Sudjana Pertanyakan Stigma Islam Teroris

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si. (Brother Eggi Sudjana/BES), melalui Mutiara Hikmah Selasa, 6 Oktober 2026, mengajak umat Islam...

Alternatif Turun Rame-Rame adalah Civil Disobedience, Damai Hari Lubis Soroti Introspeksi Kepemimpinan

JAKARTA | MATA PENA INDONESIA – Wacana turun “rame-rame” atau people power kembali menjadi pembahasan dalam konteks kedaulatan rakyat, demokrasi, hukum, serta kepemimpinan. Pengamat KUHP...

Stay in touch:

255,324FansSuka
128,657PengikutMengikuti
97,058PelangganBerlangganan

Newsletter

Don't miss

spot_img