Empati Vs Serakah: Membangun Social Trust Menuju Indonesia Bertaqwa

Mutiara Hikmah Kamis, 9 April 2026

Oleh: Brother Eggi Sudjana ( BES )

Matapenaindonesia  Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

مِنْ اَجْلِ ذٰلِكَ  ۛ  كَتَبْنَا عَلٰى بَنِيْۤ اِسْرَآءِيْلَ اَنَّهٗ مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِۢغَيْرِ نَفْسٍ اَوْ فَسَا دٍ فِى الْاَ رْضِ فَكَاَ نَّمَا قَتَلَ النَّا سَ جَمِيْعًا ۗ وَمَنْ اَحْيَاهَا فَكَاَ نَّمَاۤ اَحْيَا النَّا سَ جَمِيْعًا ۗ وَلَـقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِا لْبَيِّنٰتِ ثُمَّ اِنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ فِى الْاَ رْضِ لَمُسْرِفُوْنَ

“Oleh karena itu, Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa barang siapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh semua manusia. Barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia. Sesungguhnya rasul Kami telah datang kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas. Tetapi kemudian banyak di antara mereka setelah itu melampaui batas di bumi.”
(QS. Al-Ma’idah 5: Ayat 32)

Baca juga:  Kapolres Tangerang Kota: Korban Pencabulan Guru Ngaji Anak Laki-Laki

Bahwa menyadari dengan hati nurani dan akal cerdas, mengenai Ayat Quran tersebut, menggambarkan antara EMPATI dan SERAKAH. Betapa dahsyatnya ajaran Islam yang originalitasnya berasal dari ALLAAH SUBHANAHU WA TA’ALA, yang menetapkan hukum tetap:

“MEMBUNUH SATU ORANG sama dengan MEMBUNUH SEMUA ORANG. SEBALIKnya MEMELIHARA SEORANG seakan MEMELIHARA SELURUH ORANG.”

Peristiwa langka ini bahkan belum pernah terjadi di belahan dunia manapun kecuali di Madinah, ketika kaum Anshar menolong kaum Muhajirin. Kini suasana itu tercermin di tengah konflik yang terjadi. Fakta dan data jelas terlihat, di mana toko swalayan di Iran memasang catatan: “AMBIL SECUKUPnya dan BAYAR setelah PERANG”.

Hal ini, menurut Francis Fukuyama, menunjukkan masyarakat Iran TELAH BERPERADABAN, karena ukurannya jelas adanya SOCIAL TRUST yang tinggi dalam tata pergaulannya. Suatu anugerah berupa RAHMATULLAH.

Baca juga:  Polisi Ringkus Pelaku Pemerasan Mengaku Wartawan Minta THR

Bahwa Social Trust itu dibangun dengan konsisten, yaitu kesamaan antara kata dan perbuatan:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَ تَقُوْلُوْنَ مَا لَا تَفْعَلُوْنَ
yaaa ayyuhallaziina aamanuu lima taquuluuna maa laa taf’aluun

“Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?”
(QS. As-Saff 61: Ayat 2)

Juga ayat 3-Nya:

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ
kaburo maqtan ‘ingdallohi ang taquuluu maa laa taf’aluun

“(Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.”
(QS. As-Saff 61: Ayat 3)

Selanjutnya pasti muncul persepsi, kesadaran, dan ketaatan yang sama untuk berperang di jalan-Nya:

Baca juga:  Reformasi Zakat Lahir Dari Pemimpin Berani, Taat, dan Beriman

اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الَّذِيْنَ يُقَا تِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِهٖ صَفًّا كَاَ نَّهُمْ بُنْيَا نٌ مَّرْصُوْصٌ
innalloha yuhibbullaziina yuqootiluuna fii sabiilihii shoffang ka-annahum bun-yaanum marshuush

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”
(QS. As-Saff 61: Ayat 4)

Sungguh kontras dengan keadaan sosial masyarakat di Indonesia. Sandal dan sepatu saja dicuri, walaupun baru pulang dari masjid. Hampir hilang Social Trust-nya, bahkan sudah berkembang ketidakpercayaan satu sama lain. Banyak sekali penipuan, korupsi, dan kemunafikan yang merajalela.

Namun, bagi kita yang beriman dan bertakwa kepada ALLAAH, tetaplah optimis. Dengan sosialisasi ASI melalui Upgrading di segala lapisan masyarakat, maka kelak akan terwujud INDONESIA BERTAQWA.

Salam Jihad,

Prof Dr Eggi Sudjana, SH., M.SI – Brother Eggi Sudjana ( BES )

Latest

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.KnMatapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara...

Respons Cepat Pemkab Bogor Tertibkan Parkir Liar, BPI KPNPA RI Beri Apresiasi

KAB BOGOR, MPI - Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Newsletter

Don't miss

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.KnMatapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara...

Respons Cepat Pemkab Bogor Tertibkan Parkir Liar, BPI KPNPA RI Beri Apresiasi

KAB BOGOR, MPI - Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Bupati Bogor Terima Kunjungan Pasis Dikreg LXVII Seskoad TA 2026

CIBINONG,  MPI - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forkopimda...

Aktivis Meminta Inspektorat untuk transparan terhadap Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

BOGOR, MPI - Kasus dugaan jual beli jabatan kembali...

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!

JAKARTA, MPI - Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, mendesak Presiden...

Masalah Bangsa Ini Tidak Akan Selesai Dengan Seruan Ganti Presiden

Catatan Dr. Suriyanto Pd, SH.,MH.,M.KnMatapenaindonesia.co.id - Dalam sebuah acara silaturahmi yang dihadiri sejumlah tokoh akademisi, aktivis, dan figur publik, muncul kontroversi ketika forum tersebut...

Respons Cepat Pemkab Bogor Tertibkan Parkir Liar, BPI KPNPA RI Beri Apresiasi

KAB BOGOR, MPI - Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Kabupaten Bogor, Rizwan Riswanto, menyampaikan...