Rembuknas & HUT Pertama Partai Perubahan: Muhammad Ghufron Resmi Jadi Ketua Umum, Tegaskan Komitmen Kerakyatan

JAKARTA, MPI – Partai Perubahan menggelar Rembuk Nasional (Rembuknas) yang monumental, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pertama partai, di Gelanggang Remaja Kramat Jati, Jakarta Timur. Acara berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan kedewasaan organisasi yang baru berusia satu tahun.

Dalam sidang paripurna yang dihadiri seluruh perwakilan daerah, Muhammad Ghufron terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Perubahan periode 2025–2030. Pemilihan ini menandai konsolidasi internal yang solid dan kepercayaan penuh kader terhadap kepemimpinan beliau.

Baca juga:  Tudingan Pencuri serta Pemerasan Anak di Bawah Umur, Kasir Alfamart: Minta Maaf Berujung Damai di Polsek Kemang

“Kepemimpinan ini adalah amanah besar untuk memperkuat struktur partai dan mempercepat pencapaian visi perubahan,” ujar Ghufron dalam pidatonya. Pada Senin, (10/11).

Perayaan HUT yang bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional memberikan makna filosofis mendalam bagi perjuangan partai. Ketua Umum menegaskan bahwa semangat para pahlawan menjadi inspirasi utama dalam merumuskan arah kebijakan partai.

Baca juga:  Peran Pers, dalam Pemberantasan Korupsi saat ini Harus Lebih Masif, untuk Mencegah Perilaku Koruptif di Kalangan Pejabat

 

“Slogan kami ‘Dari rakyat, oleh rakyat, untuk semesta’ bukan sekadar kata, tapi komitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan bangsa,” tegasnya.

Di bawah nahkoda baru, Partai Perubahan menegaskan fokusnya pada pengokohan visi dan misi kerakyatan. Seluruh kebijakan akan diarahkan untuk menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat luas, dengan tujuan menciptakan tatanan negara yang lebih baik dan berkeadilan.

Baca juga:  Koramil 03 Sukmajaya Amankan Empat Remaja Terduga Pelaku Tawuran di Depok

Rembuknas dan HUT juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan ikatan emosional antaranggota. Partai menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif kader dan simpatisan yang hadir, sebagai wujud loyalitas dan komitmen bersama dalam membawa perubahan nyata bagi Indonesia.

 

Red

Latest

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH.,...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah: Eggi Sudjana Uraikan Rumus Jiwa Tenang: Anti-Syirik dan Dzikir 24 Jam Menuju Surga Allah

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau Brother Eggi Sudjana (BES), dalam kajian Mutiara Hikmah Senin, 12 Oktober 2026, menguraikan...

Warga Sukmajaya Tolak Kafe Samping Masjid Al-Huda Depok dan Tutup Permanen

DEPOK | MATA PENA INDONESIA — Kebijakan dan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menjaga kondusivitas sosial serta keberadaan rumah ibadah kini tengah diuji. Gelombang penolakan keras...

Mutiara Hikmah,  QS An-Nisa Ayat 116–121, Eggi Sudjana: Mengapa Syirik Tidak Diampuni, Bukankah Allah Maha Pengampun?

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Prof. Dr. Eggi Sudjana, SH., M.Si., atau yang akrab disapa Brother Eggi Sudjana (BES), kembali mengangkat persoalan mendasar...