BOGOR, MPI – Kabupaten Bogor akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada tahun 2027. Kontestasi demokrasi tingkat desa ini diperkirakan diikuti sekitar 50 persen dari total 416 desa dan 19 kelurahan di wilayah Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program prioritas pemerintah selama masa transisi pemerintahan desa.
Ia mengingatkan bahwa saat terjadi kekosongan jabatan kepala desa, program pusat, provinsi, maupun kabupaten harus tetap berjalan tanpa hambatan.
“Salah satunya adalah Koperasi Desa Merah Putih yang kita targetkan 2027 bisa tuntas dan beroperasi di seluruh desa se-Kabupaten Bogor,” ujar Rudy, Jumat (6/3/2026).
Selain itu, Rudy mendorong transformasi tata kelola pemerintahan desa agar semakin baik, termasuk melalui program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) dari Kejaksaan Agung dengan slogan “Jaga Desa, Jaga Indonesia.”
Selama masa transisi, jabatan kepala desa akan diisi oleh Plt Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berperan sebagai pengawas, pembentuk peraturan desa, sekaligus penampung aspirasi masyarakat.
“Dengan begitu, ketika kepala desa baru terpilih dan menduduki jabatannya, sistem pemerintahan desa tetap berjalan konsisten, tidak dimulai dari awal, dan program prioritas tidak mengalami kendala,” pungkas Rudy.



