Prof Eggi Sudjana: Jangan Agungkan Golongan, Tapi Teladani Nilai Kebenaran

MUTIARA HIKMAH – JUMAT, 1 MEI 2026

Matapenaindonesia – Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

لَيْسَ الْبِرَّ اَنْ تُوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَ الْمَغْرِبِ وَلٰـكِنَّ الْبِرَّ مَنْ اٰمَنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَوْمِ الْاٰ خِرِ وَا لْمَلٰٓئِکَةِ وَا لْكِتٰبِ وَا لنَّبِيّٖنَ ۚ وَاٰ تَى الْمَا لَ عَلٰى حُبِّهٖ ذَوِى الْقُرْبٰى وَا لْيَتٰمٰى وَا لْمَسٰكِيْنَ وَا بْنَ السَّبِيْلِ ۙ وَا لسَّآئِلِيْنَ وَفِى الرِّقَا بِ ۚ وَاَ قَا مَ الصَّلٰوةَ وَاٰ تَى الزَّکٰوةَ ۚ وَا لْمُوْفُوْنَ بِعَهْدِهِمْ اِذَا عٰهَدُوْا ۚ وَا لصّٰبِرِيْنَ فِى الْبَأْسَآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَحِيْنَ الْبَأْسِ ۗ اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا ۗ وَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ

“Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah orang yang beriman kepada Allah, hari Akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan sholat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan, dan pada masa peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.”

Baca juga:  MS Kaban Jadi Tuan Rumah Reuni Akbar Alumni HMI Cabang Jakarta Losari 17: Tegaskan Dukungan ke Prabowo dan Komitmen Antikorupsi

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 177)

📌 Refleksi & Makna

Bahwa nilai kebenaran dan ketakwaan seseorang diukur dari SPUT: Sifat, Pikiran, Ucapan, dan Tindakannya. Hal ini dipertegas lagi dalam firman-Nya:

اِنَّ الْمُسْلِمِيْنَ وَا لْمُسْلِمٰتِ وَا لْمُؤْمِنِيْنَ وَا لْمُؤْمِنٰتِ وَا لْقٰنِتِيْنَ وَا لْقٰنِتٰتِ وَا لصّٰدِقِيْنَ وَا لصّٰدِقٰتِ وَا لصّٰبِرِيْنَ وَا لصّٰبِرٰتِ وَا لْخٰشِعِيْنَ وَا لْخٰشِعٰتِ وَا لْمُتَصَدِّقِيْنَ وَ الْمُتَصَدِّقٰتِ وَا لصَّآئِمِيْنَ وَا لصّٰٓئِمٰتِ وَا لْحٰفِظِيْنَ فُرُوْجَهُمْ وَا لْحٰـفِظٰتِ وَا لذّٰكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّ الذّٰكِرٰتِ ۙ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا

“Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Baca juga:  FKPPI 10-04 Kabupaten Bogor Gelar Safari Ramadhan Wilayah Bogor Selatan di Ciawi

(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 35)

Sangat jelas nilai kebenaran dan ketakwaan tersebut dalam kedua ayat di atas. Namun, ironisnya mengapa kita masih terkotak-kotak dan bergolongan? Bahkan seringkali menganggap diri atau kelompoknyalah yang paling benar dan paling bertakwa, padahal nilai kehidupannya sesungguhnya jauh dari iman karena berlaku dusta, mengingkari janji, dan mengkhianati amanah (munafik). Oleh karena itu, sadarilah:

“JANGAN AGUNGKAN GOLONGANMU, TAPI TELADANILAH TATA NILAI KEBENARAN DAN KETAKWAANMU, hingga manusia lain merasa nyaman dan sejahtera dekat denganmu.”

🤲 Ajakan Bertaubat

Baca juga:  Ketika Hawa Nafsu Menjadi Tuhan: Krisis Tauhid di Tengah Kapitalisme, Liberalisme, dan Komunisme

Untuk itu, marilah kita sama-sama bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana perintah-Nya:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْۤا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًا ۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَـكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَ نْهٰرُ ۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗ ۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَ يْمَا نِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَاۤ اَ تْمِمْ لَـنَا نُوْرَنَا وَا غْفِرْ لَـنَا ۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai…”

(QS. At-Tahrim 66: Ayat 8)

Salam Ta’zim dan Jihad – Brother Eggi Sudjana ( BES )

Latest

17 Temuan BPK dan 38 Rekomendasi Belum Tuntas, LSM KOMPI Siapkan Laporan ke Kejari Karawang

KARAWANG | MATA PENA INDONESIA – Pengelolaan PT Pupuk Kujang kembali...

Mutiara Hikmah BES: Eggi Sudjana Bongkar 7 Penyebab Manusia Mengkhianati Kebenaran

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Prof. Dr. H....

Petisi 26 Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Kongkalikong Tender RSUD Parung Rp109 Miliar

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Dugaan persekongkolan tender dalam...

Newsletter

Don't miss

17 Temuan BPK dan 38 Rekomendasi Belum Tuntas, LSM KOMPI Siapkan Laporan ke Kejari Karawang

KARAWANG | MATA PENA INDONESIA – Pengelolaan PT Pupuk Kujang kembali menjadi sorotan. Berdasarkan data tindak lanjut pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) hingga...

Mutiara Hikmah BES: Eggi Sudjana Bongkar 7 Penyebab Manusia Mengkhianati Kebenaran

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Prof. Dr. H. Eggi Sudjana, SH., M.Si., yang dikenal dengan sapaan BES (Brother Eggi Sudjana), dalam kajian Mutiara...

Petisi 26 Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Kongkalikong Tender RSUD Parung Rp109 Miliar

BOGOR | MATA PENA INDONESIA – Dugaan persekongkolan tender dalam proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung, Kabupaten Bogor, senilai Rp109 miliar kembali...