close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Konten Eksklusif:

Cegah Peredaran Narkoba Saat Malam Pergantian Tahun, Polri Pantau Tempat Hiburan Malam

JAKARTA, MPI - Polri melalui satuan reserse narkoba di...

Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Air, Tirta Kahuripan Terapkan Siaga Lebaran

CIBINONG - BOGOR, MPI - Menyambut libur panjang Hari Raya Idul...

Insiden Kendaraan di Jalur Sukamakmur: Warga Desak Perbaikan Infrastruktur Jalan

SUKAMAKMUR, MPI - Sebuah insiden kendaraan terjadi pada Kamis...
Beranda blog Halaman 48

Akibat Ekonomi Morat Marit Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pengamat Ekonomi Internasional Minta Presiden RI Jenderal H Probowo Tugaskan Bawahan mengatasi Ekonomi, Rakyat Semakin Susah.

0

MPI – Memasuki tahun baru 2025 semakin terasa lemah sektor ekonomi untuk Masyarakat kecil. Dapat dilihat dimana papan plang DI JUAL atau SALE para pemilik RUMAH / RUKO ingin menjual satu satunya harta yang dimilikinya agar bisa punya modal & bisa usaha. Bahkan semua daerah daerah juga sama. Artinya Ekonomi sudah merah atau sakit sekarat dan mati suri.

Segala cara menempuh agar bisa makan hari ini dilakukan para keluarga kecil Masyarakat INDONESIA. Mungkin para Walikota atau Bupati serta Gubernur yang NYAMAN dengan penghasilan gajinya yang besar tidak mampu menjawab atau mengkoreksi apakah masih bisa masyarakatnya berpenghasilan untuk MAKAN HARI INI.

Peraturan yang dikejar kejar agar ditaati oleh Masyarakat oleh para pejabat Daerah baik Bupati/Walikota atau Gubernur tidak di imbangi dengan solusi ekonomi rakyat kecil supaya berjalan agar bisa hidup tidak dengan kelaparan.

Rakyat tidak mampu mencari jalan keluar dalam situasi yang selama 10 tahun ini. Tidak sedikit peraturan yang di buat membuat BANGKRUT para pengusaha baik kelompok menengah serta kelompok UMKM.

Sektor pajak yang semakin menginjak perut rakyat kecil di semua bidang usaha menambah angka kebangkrutan para pelaku usaha.

MASYARAKAT TIDAK MELIHAT GEBRAKAN PEMERINTAH NASIONAL UNTUK EKONOMI NASIONAL.

*NEGARA HARUS HADIR & MEMPERKUAT EKONOMI MASYARAKAT*

Pasal 34 ayat 1 UUD 1945 mengatur tentang tanggung jawab negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. Pasal ini menyatakan bahwa negara berkewajiban memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar.
Selain itu, permasalahan kesejahteraan sosial juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Undang-undang ini mengatur berbagai hal terkait kesejahteraan sosial, seperti:
Jaminan sosial, Perlindungan sosial, Rehabilitasi sosial, Pemberdayaan sosial, Bimbingan resosialisasi, Bimbingan lanjut.

Harapan besar PROF KH SUTAN NASOMAL agar ekonomi secara menyeluruh dan mendorong pelaksana UMKM agar kembali berjalan.

PROF KH SUTAN NASOMAL SH,MH melihat satu persoalan yang membebani kemampuan pemerintah karena terlalu ikut aturan sekelompok elit. Padahal kewajiban pemerintah PRO EKONOMI RAKYAT.

Presiden RI Bpk Jendral H Prabowo Subiyanto sangat mampu membangun kembali EKONOMI NASIONAL dan menyapu semua pihak kelompok elit yang mengganjal keinginan pemerintah menghidupkan ekonomi.
Harap di cabut semua peraturan yang merugikan Masyarakat.

LAPAR sangat tidak bagus untuk Masyarakat karena akan menyebabkan tingginya rekor kejahatan atau kriminal. Siapakah yang bertanggung jawab bila LAPAR menjadi kehancuran tatanan sosial & keadilan di INDONESIA.

 

Sumber : PROF KH DR SUTAN NASOMAL SH,.MH

Pemuda Pancasila Kecamatan Sukamakmur Gelar Santunan Anak Yatim di Ranting Sukaharja

0

SUKAMAKMUR. KAB, BOGOR,  MPI -Organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Sukamakmur bersama seluruh ranting di kecamatan tersebut melaksanakan kegiatan program kerja yang bertajuk “Santunan Anak Yatim” di Ranting Sukaharja. Acara ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada anak-anak yatim di wilayah tersebut serta mempererat tali persaudaraan di antara anggota Pemuda Pancasila dan masyarakat setempat. Lokasi kegiatan bertempat di Ranting Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Pada MINGGU, (19/1/2025)

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Sekretaris Desa Sukaharja yang mewakili Kepala Desa Hj. Atikah. Sekdes menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemuda Pancasila atas perhatian dan kepeduliannya terhadap anak-anak yatim di desa tersebut. “Kegiatan ini sangat berarti bagi anak-anak yatim di Sukaharja. Kami sangat mengapresiasi upaya Pemuda Pancasila dalam membantu meringankan beban mereka,” ujar Sekdes dalam sambutannya.

Ketua Ranting Pemuda Pancasila Sukaharja, Bapak M. Parman, juga memberikan sambutan yang menekankan pentingnya kegiatan sosial seperti ini dalam mempererat hubungan antaranggota Pemuda Pancasila dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk turut serta dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Bapak M. Parman.

Selanjutnya, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Sukamakmur, Kosim Nurzeha (Kolay), menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama seluruh ranting dalam menyukseskan acara ini. “Kerja sama yang solid dan komitmen seluruh anggota ranting se-Kecamatan Sukamakmur sangat membanggakan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Sukaharja,” kata Kosim Nurzeha.

Acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan hiburan dan edukasi untuk anak-anak yatim, sesi cerita inspiratif, dan berbagai kegiatan kreatif lainnya. Selain itu, disediakan pula makanan dan minuman bagi seluruh peserta acara.

Foto: para Ketua PAC dan Ranting Kosim nurzeha (Kiri) M parman (kanan) saat pembagian santunan kepada anak yatim

Dalam kesempatan tersebut, Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Sukamakmur bersama seluruh ranting se-Kecamatan Sukamakmur memberikan bantuan berupa uang saku, dan makanan kepada anak-anak yatim yang hadir. Total sebanyak 150 anak yatim dan 35 orang jompo menerima santunan dalam acara ini. Salah satu anak yatim yang menerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Kami sangat berterima kasih kepada Pemuda Pancasila atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya.”

Kegiatan santunan anak yatim ini tidak hanya mendapat sambutan positif dari anak-anak yatim dan masyarakat setempat, tetapi juga dari berbagai pihak termasuk perwakilan kepala desa (sekdes), tokoh agama, karang taruna, dan tokoh masyarakat. Mereka turut hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemuda Pancasila dalam membantu meringankan beban anak-anak yatim.

Acara yang berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kebahagiaan ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh peserta dan panitia yang terlibat.

Dengan dilaksanakannya kegiatan santunan anak yatim ini, Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Sukamakmur berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta menjalin kebersamaan dan solidaritas di antara anggota Pemuda Pancasila dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi organisasi dan komunitas lainnya untuk melakukan hal serupa, sehingga semakin banyak anak-anak yatim yang dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian dari lingkungan sekitarnya.[Andri]

 

Red

Hadiri Penutupan Pleno Hima Persis, Kapolri: Mari Jaga Keberagaman Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

0

YOGYAKARTA, MPI – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menghadiri penutupan Musyawarah Pleno Nasional Hima Persis di Yogyakarta. Kehadiran Kapolri tersebut turut didampingi Astamaops Irjen. Pol. Verdianto Iskandar Bitticaca, Kadivpropam Irjen. Pol. Abdul Karim, Kadivhumas Irjen. Pol. Sandi Nugroho, dan Wakabaintelkam Irjen. Pol. Yuda Gustawan.

Dalam sambutannya, Kapolri menekankan bahwa peran Hima Persis memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Hima Persis pun selama ini telah memiliki berbagai program yang sangat berpengaruh dalam menyukseskan visi misi memajukan negeri ini.

“Banyak yang telah dibicarakan dalam pleno ini tentunya dan ini menjadi semangat bersama, yang penting isinya akan terus dikeluarkan oleh rekan-rekan di Hima Persis dalam rangka mempersiapkan diri dalam rangka menjadi pribadi-pribadi SDM yang unggul dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Sabtu (18/1/25).

Baca Juga: Polri Lakukan Penyelidikan Terhadap Peristiwa Gugurnya Anggota Polri Tertembak Saat Patroli di Yalimo

Menurut Kapolri, dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia, Hima Persis sangat memiliki peluang besar menjadi bagian mewujudkan SDM unggul demi Indonesia Emas. Bahkan, dalam berbagai tantangan ke depan di era digital saat ini, Hima Persis diharapkan menjadi agen-agen yang bisa membantu pemanfaatan internet secara positif.

“Harapan saya tentunya temen-temen bisa menjadi duta-duta, agen-agen cooling system di ruang siber dan juga tentunya menyampaikan pesan agar jangan sampai saudara-saudara kita terbawa oleh hal-hal yang berdampak negatif karena perkembangan dunia maya,” ungkap Kapolri.

Tak dipungkiri Kapolri, persoalan narkoba hingga kondisi global masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus dihadapi dengan kesigapan. Namun, jika berbicara kondisi global yang berdampak pada perekonomian bangsa, Hima Persis telah membuktikan peranannya demi menjaga stabilitas.

Diketahui, Hima Persis telah memiliki program penanaman bibit-bibit yang berdampak pada ketahanan pangan. Selain itu, terdapat program digitalisasi hingga pemberdayaan UMKM yang juga tak kalah pentingnya bagi kondisi di dalam negeri.

“Kita harus terus menjadi pembelajar yang abadi, terus belajar sepanjang hayat. Selanjutnya tentunya nilai-nilai agama, karakter-karakter pribadi, berarti yang terus harus kita jaga untuk menghadapi berbagai macam godaan, berbagai macam hal-hal buruk,” jelas Kapolri

Lebih lanjut Kapolri memaparkan, dirinya juga percaya bahwa dengan keberagaman di Indonesia, Hima Persis bisa selalu menyuarakan persatuan di tengah-tengah perbedaan. Dengan begitu, apa yang menjadi pekerjaan rumah bersama dan visi misi bangsa, bisa dapat terwujud.

“Saya titip rekan-rekan untuk terus menjaga keberagaman yang ada menjadi satu kekuatan besar untuk bisa mencapai cita-cita kita menjadi Indonesia maju Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Kapolri.

 

Red

Gempa Bumi Bermagnitudo 4.5 Guncang Wilayah Kuta Selatan, Bali

0

BMKG, MPI – Informasi gempa bumi hari ini, kali ini gempa mengguncang wilayah Kuta Selatan, Bali, Minggu (13/1/25).

Dikutip dari akun media sosial resmi @infoBMKG, gempa berkekuatan magnitudo 4.5 guncang kawasan Kuta Selatan, Bali sekitar pukul 03:21:15 WIB.

Lokasi gempa di titik koordinat 10.91 Lintang Selatan (LS), 114.44 Bujur Timur atau 250 Km barat daya Kuta Selatan, Provinsi Bali. Pusat gempa terjadi di kedalaman 10 Km.

“#Gempa Mag:4.5, 13-Jan-2025 03:21:15WIB, Lok:10.91LS, 114.44BT (250 km BaratDaya KUTASELATAN-BALI), Kedlmn:10 Km #BMKG, Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG, dilansir dari tribunnews.

 

 

Red

Diduga Depresi Berat, Seorang IRT Tega Mengakhiri Anak Kandungnya Sendiri

0

LAMPUNG TIMUR, MPI – Kepolisian menetapkan seorang IRT berinisial UD sebagai pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun atas perbuatannya

“Yang bersangkutan resmi menjadi tersangka hari ini dan dijerat dengan Pasal 80 Ayat (3) dan Ayat (4) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 338 KUHP. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” ungkap Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Umi Fadilah Astutik, S.Sos., S.I.K., M.Si., Minggu (12/1/25).

Kombes Pol. Umi Fadilah Astutik menyampaikan bahwa hingga saat ini, tersangka belum ditahan lantaran kondisinya masih lemah dan sedang dirawat di rumah sakit.

“Tersangka sudah sadar, namun kondisinya masih lemas. Ia dibantarkan di rumah sakit, sehingga belum dilakukan penahanan. Meski demikian, penjagaan ketat tetap dilakukan oleh anggota,” jelas Kabid Humas Polda Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung itupun menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, motif sementara pembunuhan ini diduga karena UD mengalami depresi berat.

Pelaku merawat anak-anaknya seorang diri karena sang suami yang bekerja sebagai sopir truk jarang pulang ke rumah. Kondisi semakin memuncak setelah suaminya mengungkapkan keinginan untuk menikah lagi.

Tragedi tersebut terjadi pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 04.00 WIB di Dusun 3, Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh kakak korban yang kemudian melapor dan mengevakuasi jenazah ke rumah paman mereka. Setelah membunuh anaknya, tersangka mencoba mengakhiri hidup dengan menenggak racun semut dan menyayat pergelangan tangan kirinya. Namun, nyawanya berhasil diselamatkan oleh pihak medis.

 

Red

Tebar 1000 benih Ikan Nila, Kapolsek Cibinong Bogor Dukung Ketahanan Pangan Perikanan

0

CIBINONG, MPI – Kapolsek Cibinong Bogor, Kompol Waluyo SH, M.H, di dampingi Bhabinkamtibmas, Bripka Efendi, Kel. Tengah, Kec. Cibinong bersama Ketua POKDAR, Junaedi dan Karang Taruna Garda Muda, serta Abdullah Guntur Wahyu (Pemilik Toko Agung Aquatik Citeureup) menebar 1000 benih ikan jenis nila merah di Kolam milik Win, yang beralamat Kp. Cipayung RT.04/05 Kel. tengah Kec. Cibinong, Kab. Bogor. Pada Sabtu Siang (11/1/2025).

Perikanan merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam ketahanan pangan nasional.Perikanan dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan melalui diantaranya, Penyediaan Bahan Pangan, Pemanfaatan Sumber Daya Air, Diversifikasi Produksi dan Pemberdayaan Petani

Dalam kegiatan tersebut Kapolsek menjelaskan,” bahwa sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah dan program nasional. “Penebaran benih ikan ini sangat mendukung gerakan makan gizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, upaya ini juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dan penurunan angka stunting,” Ujar Kapolsek.

Menurutnya,” selain mendukung program ketahanan pangan, penebaran benih ikan Nila merah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya masyarakat sekitar Kecamatan Cibinong yang berpotensi untuk mengembangkan usaha budi daya ikan Nila sebagai sumber penghidupan dan peningkatan ekonomi keluarga.

 

Sumber: suaratnipolri

Red

Ketua BAIN Ham RI Belson Evriko Sinaga SH: Kejari Kab. Bogor “MANDUL” Tangani Kasus Korupsi

0

CIBINONG, MPI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kab. Bogor dinilai “impoten” dalam menangani kasus korupsi yang menjerat sejumlah pejabat di kabupaten bogor . Kejari bogor terkesan diam dan hanya menyaksikan kasus korupsi merajalela di daerah.

Ketua DPW BAIN HAM RI (BAIN HAM) , BELSON SINAGA SH, menyampaikan, mandulnya supremasi hukum di Kejaksaan Negeri Bogor, patut dipertanyakan, karena sepanjang tahun 2020 hingga 2023 belum satupun kasus yang dituntaskan oleh Kejari Bogor. SABTU, (11/1/2025).

“Ini terlihat jelas, saat dihadapkan dengan pejabat pemerintah yang korup, Kejari seolah-olah tidak memiliki taring, Kejari tutup mata dan telinga seolah-olah hal ini tidak pernah terjadi,” tegas Belson sinaga ini.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya sangat tidak setuju dengan apa yang dilakukan Kejaksaan, dimana terkesan diam dan tak mau bekerja.

“Yang jelas BAIN HAM RI menganggap Kejaksaan Negeri Bogor  takut kepada pejabat koruptor di bogor, atau mungkin Kejaksaan juga ikut masuk angin,” ucapnya.

Padahal kata dia, sebagai penegak hukum yang tahu tentang Undang Undang, harus tegas mengambil keputusan, karena korupsi sangat merugikan negara dan harus diberantas.

“Seseorang yang melakukan tidak kejahatan korupsi yang merugikan negara harus diproses secara hukum yang berlaku, bukan diaminkan,” pungkasnya.

Dinilai takut dan tebang pilih dalam penanganan kasus-Kasus  dikejari bogor banyak masyarakat yang kecewa terhadap kepemimpinan irwanuddin tadjuddin Karena sebelumnya masyarakat menginginkan kehadiran kejari kabupaten bogor Ini akan membawa penegakan hukum yang lebih baik, namun faktanya jauh dari harapan,bahkan masyarakat menilai bahwa dengan hadirnya sosok irwanuddin malah membuat pengungkapan kasus-kasus makin lambat Karena dinilai

Tebang pilih dalam penanganan kasus-kasus yang ada, dalam hal kecil saja dana desa yang telah merugikan negara saja sampai saat ini belum juga diproses padahal sudah jelas-jelas merugikan negara dan anggaran tersebut dibuat untuk kepentingan pribadi dari kepala desa tersebut.sehingga dengan banyaknya kasus yang belum tersentuh maka masyarakat menilai pihak kejari kabupaten bogor bermain mata dengan pihak-pihak yang seharusnya sudah diproses Hakim untuk Saat Ini

Padahal masyarakat kabupaten bogor berharap dengan adanya sosok kejari baru dapat memberikan nilai positif dalam penegakan hukum yang adil dan mampu menyelesaikan kasus-kasus yang selama ini seperti dipeti eskan dapat dituntaskan nyatanya kepemimpinan kejari Lama lebih bernilai walaupun tidak semua kasus yang diharapkan mampu diselesaikan namun masih ada nilai positifnya dibandingkan dengan kepemimpinan kejari saat Ini.[BES]

 

Red

Warga Kota Bogor Diminta Tetap Waspadai HMPV

0

BOGOR, MPI – Seiring dengan laporan dari Tiongkok mengenai peningkatan kasus Human Metapneumovirus (HMPV) yang terutama menyerang anak-anak dan lansia, Dinas Kesehatan Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi penularan virus ini. HMPV adalah virus RNA yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001 di Belanda. Menteri Kesehatan Indonesia menegaskan bahwa HMPV berbeda dengan virus COVID-19.

Meski virus ini sudah dikenal oleh sistem kekebalan tubuh manusia, infeksi HMPV dapat menyebabkan gejala mirip flu, seperti batuk, demam, hidung tersumbat, dan sesak napas. “Pada beberapa kasus, infeksi bisa berkembang menjadi bronkitis atau pneumonia,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangannya pada Jumat, 10 Januari.

Menurut Retno, masa inkubasi HMPV diperkirakan antara 3 hingga 6 hari, dengan durasi penyakit yang bervariasi, tergantung tingkat keparahannya. Penyebaran virus ini terjadi melalui batuk, bersin, kontak langsung, atau menyentuh benda yang terkontaminasi virus.Saat ini, belum ada antivirus khusus atau vaksin untuk HMPV.

Perawatan medis yang ada hanya bersifat suportif. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Bogor terus memantau tren kasus infeksi saluran pernapasan melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), yang melaporkan kasus Influenza Like Illness (ILI) dan pneumonia setiap minggu.Secara nasional, tren kasus ILI pada tahun 2023-2024 konsisten di kisaran 36.000 hingga 57.000 kasus per minggu. Di Kota Bogor, tren ILI tahun 2024 menunjukkan fluktuasi, dengan penurunan pada akhir Desember dan puncak kasus diprediksi terjadi pada minggu ke-12 (Maret).

“Sementara itu, kasus pneumonia di tahun 2024 tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, dengan tren stagnan dan puncak kasus terjadi pada minggu pertama Januari 2024,” jelas Retno.

Meskipun hingga kini belum ada laporan atau temuan kasus HMPV di Kota Bogor, Dinas Kesehatan terus memantau kondisi kesehatan masyarakat dan mengambil langkah-langkah kewaspadaan. “Dinas Kesehatan mengimbau rumah sakit dan puskesmas untuk segera melaporkan jika menemukan klaster penyakit infeksi pernapasan melalui aplikasi EBS-SKDR,” ujar Retno.

Selain itu, Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk mengupdate informasi terkait perkembangan kasus HMPV.Dinas Kesehatan juga aktif melakukan promosi kesehatan melalui media sosial dan puskesmas untuk pencegahan HMPV, serta mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Masyarakat dihimbau untuk cukup istirahat, mencuci tangan secara rutin, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memakai masker saat merasa tidak enak badan, dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala yang mencurigakan.

Dinas Kesehatan Kota Bogor menekankan pentingnya kewaspadaan tanpa menimbulkan kepanikan, serta tetap menjaga kesehatan dan kebersihan untuk mencegah penularan virus ini.

 

Red