Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih Melalui Strategi Pencegahan Korupsi

BANDUNG – JABAR, MPI – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Komitmen tersebut disampaikan Rudy Susmanto usai menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi melalui Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) serta Optimalisasi Pemanfaatan Tanah dan Tata Ruang untuk Mendorong Perekonomian Daerah di Wilayah Jawa Barat, bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan para kepala daerah se-Jawa Barat di Bandung, pad Selasa (4/8).

Baca juga:  Pemkab Bogor Genjot Transformasi Posyandu 6 SPM, Perkuat Layanan Dasar hingga Desa

Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan bahwa pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tugas lembaga pengawasan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintahan. Menurutnya, penguatan tata kelola menjadi langkah utama dalam menciptakan pemerintahan yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Korupsi adalah musuh bersama. Pencegahannya dimulai dari tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas,” tegas Rudy Susmanto.

Ia menjelaskan, Pemkab Bogor terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memperkuat pengawasan internal, meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintahan, serta mengoptimalkan penerapan program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) sebagai instrumen pencegahan korupsi.

Baca juga:  Aktivis Beni Sitepu Kritik Kehadiran Pejabat Pemkot Bogor di APEKSI 2025

Menurut Rudy, penerapan sistem pengawasan yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata.

Selain membahas upaya pencegahan korupsi, rapat koordinasi tersebut juga membahas optimalisasi pemanfaatan tanah dan tata ruang sebagai salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rudy menilai, pengelolaan aset daerah dan tata ruang yang tepat akan menciptakan kepastian dalam pembangunan, membuka peluang investasi, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:  Insiden Kendaraan di Jalur Sukamakmur: Warga Desak Perbaikan Infrastruktur Jalan

“Komitmen kita sama, menghadirkan pemerintahan yang bersih demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rudy.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta pemerintah kabupaten dan kota dapat terus diperkuat dalam membangun sistem pemerintahan yang profesional dan berintegritas.

Dengan kolaborasi yang kuat, Rudy optimistis upaya pencegahan korupsi dapat berjalan beriringan dengan percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di Kabupaten Bogor. (Red)

Latest

Mutiara Hikmah, BES: Tidak Ada Jalan Tengah, Islam Kaffah Harus Tegas dan Benar

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Bismillah. Prof. Dr....

Mutiara Hikmah, BES: QS. An-Nisa 150-152 dan Pentingnya Memahami Iman kepada Para Rasul

Oleh : Prof Dr H Eggi Sudjana, SH., M.Si BOGOR...

Mutiara Hikmah, BES: Jangan Takut Miskin, Rezeki Bukan Sekadar Gaji

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Brother Eggi Sudjana (BES)...

Newsletter

Don't miss

Mutiara Hikmah, BES: Tidak Ada Jalan Tengah, Islam Kaffah Harus Tegas dan Benar

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Bismillah. Prof. Dr....

Mutiara Hikmah, BES: QS. An-Nisa 150-152 dan Pentingnya Memahami Iman kepada Para Rasul

Oleh : Prof Dr H Eggi Sudjana, SH., M.Si BOGOR...

Mutiara Hikmah, BES: Jangan Takut Miskin, Rezeki Bukan Sekadar Gaji

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Brother Eggi Sudjana (BES)...

Mutiara Hikmah, BES: Tidak Ada Jalan Tengah, Islam Kaffah Harus Tegas dan Benar

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Bismillah. Prof. Dr. H, Eggi Sudjana, SH., M.Si atau dengan panggilan Akrabnya Brother Eggi Sudjana (BES) dalam Mutiara...

Mutiara Hikmah Jumat, BES: Jangan Memilih-Milih Iman, QS. An-Nisa 150–152 Bicara Jalan Tengah yang Keliru

BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Mutiara Hikmah Jumat, 18 September 2026, Brother Eggi Sudjana (BES) mengangkat pembahasan yang cukup serius mengenai persoalan aqidah...

Mutiara Hikmah, BES: QS. An-Nisa 150-152 dan Pentingnya Memahami Iman kepada Para Rasul

Oleh : Prof Dr H Eggi Sudjana, SH., M.Si BOGOR | MATA PENA INDONESIA — Brother Eggi Sudjana (BES) kembali menyampaikan pesan keagamaan melalui rubrik Mutiara...